
PREVIEW●>mama minyoung, pak moonbin, dan minjae bergegas menuju rumah sakit family ( rumah sakin keluarga cici) tempat cici dirawat.<●
●●●●●
Di Rumah Sakit Family......
"minho kita pulang aja, kan ada perawat yang akan mrnangani cici", kata kim tae mengajak minho pulang
" iya minho, kita ke club malam aja, nggak usah di pikirin siapa suruh dia mau ngelawan kita, tanggung sendiri akibatnya kan", sambung jaesung
dokter ahn di bantu dengan perawat yang bertugas pada hari itu mulai mempersiapkan kamar VIP yang akan di tempati cici,
setelah semua persiapan sudah selesai dokter ahn menyuruh perawat untuk memindahkan cici ke kamar VIP
"tapi...", ucapan minho terhenti karena ada beberapa perawat yang mau memindahkan cici ke kamar VIP
"kalian mau bawa cici ke mana!!", kata kang minho yang masih duduk di sisi tempat tidur cici
"kita akan memindahkan pasien ini ke kamar VIP", jawab salah satu perawat
"VIP?, kenapa di pindahkan ke kamar VIP?, memangnya di suruh siapa di pindahkan ke kamar VIP?",tanya park jisoo.
"karena dia pasien VIP disini, dan ini disuruh langsung oleh Direktur rumah sakit", jawab dokter ahn yangvsedari tadi sudah berdiri di ruang IGD
"direktur rumah sakit?", tanya kang minho
"iya, direktur rumah sakit ini park moonbin orang tua pasien ini", jawab dokter ahn
"apa!!!", jawab minho, jisoo, jaesung, dan tae bersamaan.
"kalian siapanya cici?", tanya dokter ahn
"kita seniornya", jawab kim tae
"humm, kemarin kita kurung cici di sebuah gudang karena kita ingin memberikan pelajaran karena sudah mau melawan kita yang senior, tetapi kita tidak tau bisa terjadi sampai seperti ini", jawab kang minho jujur
"apa!!", jawab kak minjae yang mendengar ucapan kang minho itu
sedari tadi orang tua dan kakak cici sudah tiba di rumah sakit dan langsung menuju IGD dan tidak sengaja mendengar pengakuan kang minho dan langsung membuat orang tua bahkan minjae marah
minjae yang mendengar perkataan minho itu langsung berjalan dengan cepat ke arah kang minho dan langsung meninjunya dengan sangat kuat karena amarah seorang kakak yang mendengar adik satu-satunya di perlakukan seperti itu
" ada apa ini?, kenapa kamu meninjuku?", tanya kang minho
"kenapa?, kamu bilang kenapa?", jawab kak minjae yang mau melayangkan tinjunya lagi ke arah kang minho tetapi di tahan oleh pak moonbin karena tidak mau anaknya bermasalah dengan anak-anak yang berperilaku buruk itu
"tunggu, kalian senior yang waktu itu tumpahin makanan ke badan cici kan?", tanya pak moonbin mengenali wajah berandal itu
"kalau iya kenapa?, cici yang cari gara-gara duluan yah pak, mau ikut campur urusan orang lain", jawab jaesung dengan nada ketus
"apa?, tapi apakah pantas memperlakukan anak orang sampai segitunya?", tanya mama minyoung
tapi tidak ada yang menjawab pertanyaan mama minyong
"dan kalian kenapa berani-beraninya membuat anak saya sampai seperti ini?", kata pak moonbin
" nggak punya hati, orang tua kalian tidak mengajarkan bagaimana berperilaku yang baik pada orang?", kata mama minyoung
"tante, jangan bawa-bawa orang tua dong, kita minta maaf dan kita juga kan nggak tau kalau bisa seperti ini", jawab jisoo ketus
"maaf?, kalian tau tidaj cici phobia terhadap gelap sampai bisa membuat dia susah bernafas dan akan pingsan apabila dia tidak ditangani dengan cepat bisa-bisa cici meninggal, apa kalian mau bertanggung jawab hah, tapi ingat kalian jangan harap saya memaafkan orang yang sudah membuat anak saya hampir saja kehilangan nyawanya akibat perbuatan bodoh kalian", ucap mama minyoung
"kalian pergi dari sini, saya tidak mau melihat wajah kalian lagi, sampai kalian masih mengganggu cici, liat sajaa saya tidak akan tinggal diam", jawab pak moonbin mengusir kang minho dan teman-temannya