
PREVIEW●> aku hanya mengangguk dan terlihat papa dan kak minjae langsung mengambil tempat tidur masing-masing di sofa, dan mama tidur bersamaku di atas tempat tidur pasien VIP yang muat untuk 2 orang<●
●●●●●
kang minho yang sedari tadi hanya memandangi langit-langit kamarnya terlihat gelisa karena telepon dari papanya, yang ingin pertunangannya dan yoon sua segera dilaksanakan.
kang minho tidak ingin pertunangan itu di laksanakan karena dia ingin mencari wanita yang mau merubah sisi gelap dan buruknya itu, sedangkan yoon sua baru saja dia kenal dan sepertinya dia bukan wanita yang baik.
waktu terus berjalan sampai tidak terasa jam sudah menunjukan pukul 4 pagi, dan kang minho masih terus memandangi langit-langit kamarnya, dan terus memikirkan cara supaya bagaimana pertunangan itu di batalkan. tapi pikarannya buntu tidak ada cara yang bisa membatalkan pertunangan itu karena sudah di sepakati kedua keluarganya dan yoon sua.
telepon kang minho berdering mengalihkan pandangan yang tadi hanya terfokus pada langit-langit kamarnya kini dia beralih pandangannya ke telepon di atas meja yang terus berdering
"siapa sih, masih pagi udah ganggu aja", kata kang minho sambil melihat layar hp nya
ternyata telepon dari nomor yang tidak di kenal, segara kang minho mengangkat telepon itu
"hallo!!", ucap kang minho dengan nada kesal
"hallo, kang minho kan, ini aku yoon sua, maaf mengganggu waktu mu pagi-pagi", terdengar suara wanita dari seberang telepon yang tidak lain adalah calon tunangan kang minho
"kalau udah tau mengganggu kenapa telepon pagi-pagi, kamu nggak ada kerjaan hah", bentak kang minho
"iya, kan aku udah minta maaf, tadi aku udah telepon papa kamu, tapi papa kamu nggak angkat, aku cuman mau kasih tau, keluarga aku ngundang keluarga kamu makan siang nanti sehabis kita pulang dari kampus", kata yoon sua menjelaskan
"ya iyalah nggak angkat masih pagi gini juga, dan aku nggak ada waktu buat makan siang, setelah pulang kampus aku ada urusan yang lebih penting ketimbang makan bareng kamu", ketus kang minho
"kok kamu segitu nggak sukanya sama aku", ucap yoon sua
"siapa dia, sampai kamu menolakku?", tanya sua
"jangan harap aku bakal kasih tau kamu", jawab kang minho yang langsung mengakhiri telepon itu
"menyusahkan", bisik kamg minho
●●●●●
di rumah sakit cici secara fisik sudah mulai membaik, dokter ahn menyarankan cici harus tetap di rawat sampai keadaanya benar-benar sembuh total
"tapi dok aku udah baikan kok, aku kan udah nggak masuk kampus beberapa hari, pasti nilai aku juga...", cici yang belum menyelesaikan pembicaraannya itu di potong oleh mamanya
"sayang, kamu itu harus dengar kata dokter, jangan dulu pikirin nilai dan kampus, mama udah bilang ke kepala kampusnya kamu tenang aja yang harus kamu perhatikan itu kesehatan kamu, supaya kamu bisa ke kampus dalam keadaan kuat dan ceria", ucap mama menasehati
mama memang orangnya sangat tegas masalah kesehatan, kebahagiaan, dan keselamatan anak-anaknya.
"iya mah, cici bakal sembuh dengan cepat, cici kan kuatt, hehehehe", ucap cici semangat
"kuat dari hongkong, kamu kalo nggak di tangani bisa-bisa kamu K.O", ucap kak minje bercanda
"ihh, kakak mulai deh bercandanya", ucap cici kesal
"iya iya maaf, utuk utuk utuk anak manja", balas minjae sambil ketawa
dan hari ini pun keluarga cici masih menemani cici, mama dan kakak minjae harus absen dari jadwal kantor, kalau papa harus tetap bekerja demi keselamatan pasien-pasiennya.