Abi & Yasmin

Abi & Yasmin
#Perjodohan Itu Terjadi



"Om,Tante,semuanya aku ke toilet sebentar ya," ujar Yasmin.


"Iya sayang silahkan," Sandra mempersilahkan.


Lalu Yasmin pergi ke toilet.


Dan tak lama Rey menyusul Yasmin,dengan alasan mau menerima telpon dari temannya.


"Yasmin!"


"Kenapa kamu di sini?mereka pasti mencarimu," dengan sedikit menghindar.


"Kamu kenapa,kenapa kamu ngelarang aku buat menghentikan perjodohan ini,dan kenapa kamu nggak biarin aku mengatakan semua tentang hubungan kita?jawab Yasmin!!" Perintah Rey dengan nada bicara yang sedikit naik karena kesal atas kejadian yang menimpa merek ini.


"Aku nggak mau ngecewain mereka,Om,Tante,Ayah dan Ibu sudah merencanakan semunya mereka sangat menginginkan perjodohan ini,dan meraka berharap kamu dan kak Bunga menerima perjodohan ini juga,jadi aku nggak mau hubungan kita ini mengecewakan dan mematahkan harapan mereka," jelas Yasmin yang tidak sadar air matanya terjatuh.


"Kamu nggak perlu khawatir,aku yakin mereka pasti akan menyetujui hubungan kita,mereka nggak akan merasa kecewa,jadi ayo kita katakan semuanya tentang hubungan kita pada mereka semua," Rey menarik tangan Yasmin.


"Lepasin aku Rey,aku nggak mau,aku mohon jangan katakan apapun."


"Nggak bisa,ayo cepat ikut aku," memaksa Yasmin.


"Rey cukup hentikan,kamu dengarkan ini baik-baik,mulai hari ini dan mulai detik ini aku dan kamu tidak ada hubungan apa-apa lagi aku memutuskan semua hubungan kita," dengan air mata yang terus mengalir.


Hanya itu satu-satunya cara agar Rey tidak mengatakan apapun tentang hubungan mereka.


Rey melepaskan tangan Yasmin,dengan mata yang terus menatap Yasmin dan masih tidak menyangka kalo Yasmin memutuskan hubungannya.


"Aku mohon maafin aku Rey,aku nggak mau mereka kecewa,kamu sama kak Bunga harus tetap melanjutkan perjodohan ini."


Dengan tatapan marah,Rey pergi meninggalkan Yasmin dan kembali ke meja makan tempat semuanya berkumpul.


Sedangkan Yasmin,Yasmin hanya menangis tidak menyangka hubungannya harus berakhir sampai disitu,dia harus merelakan cintanya untuk saudaranya sendiri demi kebahagian kedua keluarga terutama Ayah dan Ibunya.


Karena merasa sudah cukup lama Yasmin pergi,Yasmin juga kempali ke meja makan dan ikut berkumpul kembali dengan yang lain.


"Baiklah,kita nggak perlu menunggu lama lagi,Rey dan Bunga sekarang sudah saling bertemu,dan hubungan ini bergantung apa jawaban kalian berdua,apa kalian menerimanya atau tidak?"


"Bunga,jadi apa jawaban kamu?" tanya Sandra tidak sabar.


Sesuai dengan apa yang sudah Bunga siapkan tadi,Bunga langsung menjawabnya dengan tegas karen dia yakin Rey pasti akan menolaknya.


"Tante,aku sudah menyiapkan jawaban ini sejak tadi aku bangun tidur,siapapun cowo pilihan Ayah dan Ibu,aku siap menerima perjodohan ini jika dia juga menerimanya.Tapi,jika dia menolaknya,aku juga pasti akan menolak perjodohan ini."


"Baiklah,sekarang penentuan ada pada kamu Rey," ujar Sandra.


"Iya mah,aku akan menerima perjodohan ini,dan aku menerima Bunga sebagai calon istri aku." Rey menjawab dengan tegas sambil menatap Yasmin dengan penuh amarah.


Yasmin hanya menangis lalu menyembuntikannya dengan menyeka air matanya,mendengar jawaban dari Rey,Yasmin sangat terluka dan tidak dipungkira Yasmin masih sangat mencintai Rey,hanya dia melakukan itu karena dia tidak mau mengecewakan Ayah Ibunya.


Bunga,Arfan,Abi dan Tiara sangat terkejut mendengar jawaban Rey.


"Yasmin,apa ini?kenapa Rey menerima perjodohan ini,kenapa kalian tidak mengatakan semuanya tentang hubungan kalian,apa yang terjadi dengan kalian berdua?" Bunga berbisik-bisik.


Yasmin hanya terdiam tidak menghiraukan perkataan Bunga.


"Selamat Irwan,akhirnya kita resmi berbesanan," ujar Gilang.


Dan mereka saling berpelukan dan sangat terlihat kalau mereka begitu bahagia.Berbeda dengan Abi,Arfan dan Tiara mereka sangat bingung dengan apa yang mereka saksikan itu.


"Abi,kenapa kak Rey menerima perjodohan ini dan bagaimana dengan Yasmin?" Tiara bertanya pada Abi yang duduk disampingnya.


"Gak tau,dan kenapa si undur-undur labil itu hanya diam saja,kenapa dia tidak menghentikan ini?" jawab Abi.


Setelah itu,mereka langsung menentukan tanggal pertunangan mereka.


"Iya boleh Wi."


"Satu bulan lagi Arfan dan Selly akan bertunangan,bagaimana kalo Rey dan Bunga juga bertunangan di waktu yang sama,jadi akan ada dua pasangan yang akan bertunangan,bagaimana kak menurut kamu?" Dewi memberikan pendapatnya.


Yaapp...jadi sebulan yang lalu Arfan memperkenalkan Selly pada keluarganya,dan selang beberapa hari kedua keluarga itu di pertemukan dan langsung membicarakan tanggal pertunangan.


"Itu pendapat yang bagus,jadi bagaimana kamu setuju pah?Irwan,Irene kalian setuju nggak?" antusias.


"Iya San,aku setuju," jawab Irene.


"Baiklah,jadi satu bulan lagi kita akan mengadakan acara pertunangan untuk Rey dan Bunga dan juga Arfan dan Selly," Gilang memperjelas.


Setelah semua acara pertemuan,dan tanggal pertunangannya telah di tentukan mereka kembali kerumah masih-masing karena hari sudah mulai sore.


"Rey,kamu antar Bunga pulang biar kalian ada kesempatan untuk saling bicara juga," perintah Sandra.


"Iya mah."


Rey dan Bunga masuk ke dalam mobil.


Dan di tempat lain Yasmin memutuskan untuk pergi ke sebuah tempat untuk menengkan hati dn pikirannya.


"Ayah dan Ibu pulang duluan aja,Yasmin ada urusan sebentar,nanti Yasmin pulang naik taksi online aja."


"Ya udah kamu hati-hati ya sayang,Ibu dan Ayah pulang duluan."


"Iya bu,kalian juga hati-hati ya."


Setelah mobil Irwan pergi,Yasmin menutuskan untuk berjalan kaki sambil menunggu taksi online yang sudah dia pesan.


Dan tiba-tiba ada mobil yang berhenti di depan Yasmin dan membuat Yasmin menghentikan langkahnya.Dan yang keluar dari mobil itu ternyata Abi.


"Ayo cepat ikut gue!!" Abi menarik paksa Yasmin dan memasukan Yasmin kedalam mobilnya.


"Lo mau bawa gue kemana?buka pintunya gue mau keluar." Yasmin berontak.


Dan Abi hanya terdiam dan terus saja melajukan mobilnya.


"Kenapa,kenapa lo lakuin ini ke gue,lo mau bawa gue kemana?"


"Itu,itu yang seharusnya gue tanyakan ke lo.Kenapa,kenapa lo biarin perjodohan ini terjadi?" Abi menghentikan mobilnya lalu bertanya dengan nada bicara yang tinggi.


Yasmin sangat terkejut dan merasa takut saat mendengar Abi marah padanya,dan Yasmin hanya bisa terdiam dan menangis.


"Jawab Yasmin,keluarga kita tidak tau soal hubungan kalian tapi kita tau itu semua,dan kenapa lo larang kita buat mengatakan semuanya,kenapa?Jangan hanya diam dan menangis saja!!" bentak Abi.


Abi benar-benar sangat marah,karena dia takut sesuatu hal terjadi pada Rey setelah kejadian tadi,dan di hadapannya kekasih saudaranya itu hanya diam tanpa mengeluarkan satu kata apapun dan dia hanya bisa menangis.


Bersambung...


.


.


.


TBC🌸


Apa yang akan di lakukan Abi pada Yasmin?...


Ingat,,tinggalkan jejak kalian dengan memberikan like pada cerita aku ini😄**