
Hari sudah pagi,dan hari ini hari Sabtu,Seperti biasa habis sholat subuh Yasmin tidur lagi,berbeda dengan Bunga,setelah bangun Bunga keluar dari kamar Yasmin dan pindah ke kamarnya untuk mandi dan siap-siap ketemu Rey,Arfan dan Selly.
Seperti yang sudah di rencanakan semalam,mereka akan mempersiapkan segala sesuatu buat acara Rey malam nanti.
Setelah selesai siap-siap,Bunga turun ke bawah dan berpamitan ke Ayah Ibunya.
"Ayah,Ibu...Aku ijin mau keluar dulu ya,aku mau ketemu teman-teman kampus aku."
"Ohh ya udah hati-hati sayang," ujar ayahnya.
"Yasmin nggak ikut kamu Bunga?" Ibunya bertanya.
"Nggak Bu,ini acara aku sama teman-teman satu kelas aja,tadinya sii mau aku ajak,tapi Yasmin masih tidur Bu."
"Ohh ya udah,kamu hati-hati ya,kalo urusannya udah selesai langsung pulang ya," ujar Ibunya.
"Iya Ibu,Assalamu'alaikum!" salam Bunga.
"Wa'alaikumsalam" Ayah dan Ibunya menjawab bersamaan.
Setelah Bunga pamit dan salim ke Ayah Ibunya,Bunga langsung buru-buru pergi,karena takut Yasmin keburu bangun,dan bisa-bisa dia mau ikut.Karena Bunga sengaja berangkat pagi biar Yasmin nggak ikut dan nggak nanyain tujuannya buat keluar rumah itu apa.
Dan saat Bunga sedang mengemudikan mobilnya,suara handphonenya berdering,dan itu panggilan dari Rey.
"Hallo Bung."
"Iya hallo."
"Kamu dimana,udh jalan belum?"
"Udah,ini aku lagi di jalan,bentar lagi nyampe kok."
Mereka janjian di salah satu restoran yang ada di Jakarta,mereka memutuskan memilih restoran itu buat acanya Rey nanti malam.
"Kamu juga udah jalan belum?"
"Iya udah,bentar lagi aku juga nyampe."
"Oh iya,Arfan dimana kok aku nggak denger suara dia?"
"Arfan lagi jemput Selly,katanya sii mereka berdua juga lagi di jalan."
"Ohh bagus kalo gitu,ya udah aku matiin dulu ya telponnya."
"Iya,kamu hati-hati bawa mobilnya."
"Iya Rey,makasih."
"Oke."
"Tuut...Tuut...." Sambungan terputus.
Tak lama Rey telpon Bunga,mereka berempat pun udah sampe di restorannya,dan langsung masuk untuk membicaran konsep apa yang akan mereka gunakan.
"Hallo Bunga." Selly menyapanya.
"Hay Sel."
"Kalian mau pesen apa?" Rey menawarkan menu yang ada di restoran itu.
"Lu pesen minuman aja dulu,setelah kita selesai nyiapin segalanya baru habis itu kita makan," ujar Arfan.
"Ya udah bentar gue panggil pelayannya dulu."
"Mbak,tolong kesini!!"
Mbak-mbak pelayannya menghampiri meja mereka.
"Iya Mas,ini menu makanan dan minuman yang ada di restoran kami." Sambil menyerahkan daftar menunya.
"Rey,aku mau orange jus aja," ujar Bunga.
"Iya aku juga sama." Selly memesan jus yang sama seperti Bunga.
"Oke,Lu mau apa Fan?"
"Gue kopi cappuchino aja satu."
"Oh..oke mbak jadi pesanannya 2 orange jus dan 2 kopi cappuchino."
"Oke mas,ditunggu sebentar ya." Lalu mbaknya meninggalkan meja mereka.
Yasmin dan Selly lagi mencari-cari konsep seperti apa yang akan mereka siapkan.Dan pesanannya datang.
"Silahkan mas,mbak...selamat menikmati."
"Makasih mbak." Bunga berterimakasih.
Lalu mereka langsung menyerbu minumannya masih-masing.
Dan tak lama dari itu,Yasmin dan Selly menemukan konsep yang menurut mereka berdua cocok buat mlam nanti.
"Rey lihat deh,gimana kalo konsepnya seperti ini aja?" Sambil menunjukan contoh gambar yang ada di layar laptopnya.
"Kayanya ini bagus Bung,aku suka sederhana tapi elegant,dan romantisnya juga kayanya dapet.Ya udah kalo gitu kita pake konsep yang ini aja." Rey menyetujui pilihan Bunga dan Selly.
"Iya Rey,ini bagus,ya udah sekarang kita temuin receptionistnya buat booking tempat dan langsung suruh petugasnya buat nyiapin decorasi dan segala persiapan lainnya," ujar Arfan.
"Ya udah ayo."
Mereka langsung menuju receptionist dan Bunga membawa laptop untuk menunjukan contoh konsep yang udah mereka setujui.
"Selamat siang Mas,Mbak,ada yang bisa saya bantu?"
"Ohh baik mas,untuk acara kapan mas?"
"Malam ini mbak,tolong ya mbak siapin semuanya dengan baik."
"Baik mas,sebentar saya list dulu bianyanya."
Dan tak lama mbaknya menyerahkan list biayanya.
"Inii biaya administrasinya mas." Memberikan tagihannya.
"Ini mbak." Memberikan kartu debitnya,dan langsung menyelesaikan pembayarannya.
"Oke mas,terimakasih sudah mempercayai restoran kami,kami akan segera menyiapkan segalanya."
"Iya mbak,sama-sama."
Lalu mereka berempat kembali kemejanya,dan memanggil pelayannya lagi buat pesan makanan.
*****
Kamar Yasmin
"Jam berapa ini?" Sambil melihat jam yang ada di samping tempat tidurnya.
"Ya ampun,udah jam 10,ehh kok kak Bunga nggak ada,kapan dia bangun?" Melihat kesampingnya.
"Mungkin kak Bunga bangun duluan,sekarang aku mandi dulu ah." Menuju kamar mandi.
Setelah Yasmin selesai mandi dan memakai baju,Yasmin turun ke bawah menemui Ayah Ibunya.
"Ayah Ibu...kak Bunga dimana ya kok aku lihat tadi di kamarnya nggak ada,aku kira dia disini bareng kalian?"
"Bunga lagi keluar,katanya ada urusan sama teman-temannya," ujar Ibunya.
"Ohh gitu."
"Sekarang kamu makan gih,ini udah siang,lagian bangun kok siang banget sii."
"Iya bu,seminggu ini badan Yasmin berasa cape banget,sampe-sampe tidurnya pules banget hehe."
"Ya udah kamu makan gih,Ibu sama Ayah mau siap-siap dulu," perintah Ibunya.
Yasmin menuju tempat makan,buat sarapan sekaligus makan siang dan nggak memperhatikan kata-kata Ibunya yang mau siap-siap,jadi Yasmin tidk menanyakan hal itu.
Setelah makan,Yasmin malah bersantai-santai di ruang keluarga sambil nonton tv.Dan ternyata Ayah Ibunya mau pergi ke supermarket untuk belanja keperluan rumahnya.
"Sayang Ibu mau ke supermarket dulu,kamu mau ikut nggak?"
"Nggak ah Bu,Yasmin di rumah aja,kalo aku ikut sama Ibu nanti nggak ada yang jagain rumah,dan Ayah juga pasti ikut sama Ibu kan?"
"Ya udah kamu hati-hati di rumahnya,kalo ada apa-apa langsung telpon Ayah ya," ujar Ayahnya.
"Iya Ayah,Ayah sama Ibu hati-hati di jalannya ya."
"Iya,Ibu sama Ayah berangkat ya,Assalamu'alaikum...."
"Wa'alaikumsalam...."
Ayah dan Ibunya sudah berangkat,dan Yasmin sendirian di rumah,Yasmin masih asyik nonton tv dan sesekali menggenggam handphone untuk melihat sosial media Instagramnya.
Dan dilihatnya ada postingan Selly yang menunjukan kebersamaannya dengan Arfan,Bunga dan Rey di sebuah restoran.
"Ohh jadi kak Bunga lagi jalan sama kak Rey,kak Arfan sama kak Selly," ujarnya.
Dan saat Yasmin lagi asyik scroll-scroll kebawah melihat beranda Instagramnya,ada satu panggilan whatsapp masuk di handphone nya.
"Putri?" Lalu mengangkat telponnya.
"Hallo Putri...ada apa kok tumben-tumbenan kamu telpon aku?"
"Nggak Yas aku cuma lagi BT aja di rumah sendirin,aku ganggu kamu nggak?"
"Nggak kok,aku juga lagi nyantai-nyantai aja di ruang keluarga sambil nonton tv."
"Ayah Ibu kamu kemana?"
"Ayah sama Ibu lagi belanja bulanan ke supermarket, dan kak Bunga..."
Kata-katanya terhenti karena Putri keburu menyambungkan kata-kata Yasmin,Putri tau kalo Bunga lagi nggak ada di rumah.
"Dan kak Bunga lagi keluar sama Kak Rey,Kak Arfan dan Kak Selly,iya kan?"
"Kok kamu tau?" merasa heran.
"Tadi aku lihat postingannya Kak Selly dan Kak Arfan," menjelaskan.
"Ohh iya iya,pantesn kamu tau."
Merkapun asyik ngobrol-ngbrol dan mengalihkan panggilan suaranya jadi panggolan video call,dan di sambungkan juga sama Nabila.
.
.
.
TBC🌸
Maaf ya kalo ada typo-typo dan kalo ceritanya kurang yambung,kalo kalian suka jangan lupa kasih likenya,dan kalo ada kekurangan silahkan isi kolom komentarnya dan kasih kritik dan sarannya.
Makasih..😄