Abi & Yasmin

Abi & Yasmin
#Sampai Pada Waktunya



Setelah keduanya siap,mereka berdua turun ke bawah dan pamit ke Ayah Ibunya.


"Ayah Ibu Yasmin sama kak Bunga pamit ya."


"Iya kaliah baerdua hati-hati ya,ingat pulangnya jangan malam-malam." Pesan Ibunya.


"Iya Ibu."


"Dan kamu Bunga,jagain ade kamu yah." Perintah Ayahnya.


"Iya Ayah,ya udah kita berangkat ya,yang lain pasti udah pada nunggu," pamitnya.


Mereka berdua bersalaman secara bergantian.


"Assalamu'alaikum...," salam keduanya.


"Wa'alaikumsalam...."


Di depan gerbang rumahnya Yasmin,Rey sudah menunggunya,tadinya Rey mau langsung ijin sama kedua orangtuanya,tapi di larang sama Bunga takutnya,kalo Rey yang langsung jemput kerumahnya dan minta ijin sama Ayah Ibunya,Bunga takut Ayah Ibunya itu tidak mengijinkan,karena sebelumnya orangtua Bunga belum tau dan belum kenal sama Rey,dan Bunga juga takut recananya yang udah di siapin bareng-bareng tadi siang jadi sia-sia.Bunga berfikir biar nanti Yasmin sendiri yang ngenalin Rey ke Ayah Ibunya setelah mereka berdua resmi jadian.Itulah sebabnya.


"Kakak bawa mobil sendiri,kamu bareng Rey aja tuh dia udah nunggu di depan gerbang." Sambil menunjuk ke arah gerbang.


"Kenapa kakak nggak ikut kita aja?"


"Ya kakak nggak mau lah jadi obat nyamuk,ini malam kalian berdua,kakak nggak mau ganggu."


"Kak Bunga...!"


"Iya kenapa?"


"Makasih kakak udah bantu aku."


"Apa sii yang nggak buat ade kakak ini?" Sambil tersenyum lebat.


"Udah sana,Rey udah nunggu kamu tuh," sambungnya.


"Ya udah aku samperin ka Rey ya,kakak hati-hati bawa mobilnya."


"Iya."


Yasmin jalan menuju mobilnya Rey.


Dan didalam mobil itu udah pasti ada Rey,dia terlihat begitu tampan,Yasmin sangat beruntung bisa di cintai cowo yang seganteng Rey.


Dan setelah Yasmin,mulai mendekati mobilnya Rey,Rey keluar dari mobilnya dan menyambut Yasmin


"Hai kak!!" Sapa Yasmin,sambil melambaikan tangannya.


"Hai..." Masih memandang Yasmin.


"Oh iya,silahkan!" Sambil membukakan pintu mobilnya.


"Makasih." Dengan senyumannya yang manis.


Lalu Rey juga masuk ke mobilnya.


"Malam ini kamu cantik banget Yas." Sambil melirik Yasmin.


"Hmm...makasih kak."


"Kak Rey juga ganteng banget." Dalam hatinya,Yasmin nggak berani mengatakannya,karena dengan Rey memujinya saja itu membuat Yasmin jadi salah tingkah.


"Jadi sebenarnya kita mau kemana?"


"Udah,sekarang kamu duduk manis aja,nanti juga kamu tau sendiri." Sambil menengok ke arah Yasmin dan menunjukan senyumannya.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit,Rey dan Yasmin sampai di rentorannya.


"Sekarang kita udah sampe," ujar Rey.


Rey keluar dari mobilnya dan membukakan pintu mobilnya untuk Yasmin.


"Makasih kak."


Rey mengangguk dan tersenyum.


"Yuk kita masuk," ajak Rey.


Mereka berdua berjalan berdampingan,dan terlihat sangat serasi.


Keduanya sampai di tempat yang sudah Rey,Bunga,Arfan dan Selly persiapkan.


"Silahkan duduk." Sambil menarik kursinya Yasmin dan mempersilahkannya duduk.


"Makasih kak."


Hanya kalimat itu yang bisa Yasmin ucapkan,Yasmin sangat terkejut dan merasa bahagia dengan apa yang udah Rey lakukan padanya.


Mereka berdua asyik ngobrol-ngobrol sambil memakan makanan yang udah di sediakan.Dan sampai pada waktunya,Rey mengutarakan isi hatinya pada Yasmin.


"Yasmin,aku mau ngomong sesuatu sama kamu?"


"Ngomong apa kak?kakak ngomong aja gapapa." Dengan hati yang berdebar-debar.


"Yasmin,pertama kali kita ketemu kamu nambarak aku dan kamu juga malah nyalahin aku,terus kamu ngatain aku cowo so ganteng, dari situ aku merasa kamu beda dari yang lain kamu sangat istimewa,walau aku tau gimana kalo lagi marah-marah,tapi itu sangat menggemaskan.Sampai akhirnya,aku nggak tau perasaan yang berbeda ini muncul,perasaan yang tiap malam aku ingat kamu,perasaan saat aku lihat kamu aku merasa bahagia,dan yang pasti perasaan yang membuat aku sayang dan jatuh hati sama kamu.Sekarang aku mau tanya,kamu mau nggak jadi pacar aku?aku ingin seseorang yang membuat aku bahagia ini selalu ada disamping aku." Sambil memegang tangan Yasmin.


Dan itu membuat Yasmin sangat terkejut dan nggak menyangka,kalo cowo yang dia suka juga menyayanginya.


"Aku tau mungkin ini terlalu cepat buat kamu,kamu belum sepenuhnya mengenal aku,tapi inilah bukti sayang aku dan keseriusan aku ke kamu."


"Kak Rey,sebenarnya aku juga nyaman saat aku berada di samping kamu kak.Aku juga sayang sama Kak Rey."


"Apa yang aku dengar ini benar Yas?" Rey sangat terkejut saat mendengar jawaban dari Yasmin.


"Iya kak." Sambil tersenyum menatap Rey.


Setelah ketegangan itu berubah menjadi kebahagiaan bagi Rey dan Yasmin,Bunga,Arfan dan Selly menghampiri mereka berdua.


"Aaaaa....selamat buat kalian berdua" Bunga dan Selly memeluk Yasmin.Dan tentunya Yasmin sangat terkejut.


"Loohh Kak Bunga,Kak Selly sama Kak Arfan kok disini juga sii?" kebingungan.


"Jelasin Rey," perintah Bunga.


"Sekali lagi makasih ya Bunga,Selly sama lu Fan,kalian udah bantu gue,dan sampai akhirnya Yasmin nerima gue," sambungnya.


"Iya Rey sama-sama,kita juga seneng bantuin kamu," ujar Selly.


"Jadi sekarang kita boleh dong gabung bareng kalian berdua?" tanya Arfan.


"Ya tentu aja boleh lah,sekarang kalian pesen makanan yang kalian mau," ujar Rey.


"Oke,,thank bro."


Mereka berlima asyik ngobrol-ngobrol dan sambil makan bersama,dan sesekali mereka mengabadikan moment itu.Dan dan saling memposting fotonya di akun Istagram pribadinya masing-masing.


Dan waktu sudah menunjukan jam 22.00,mengingat pesan Ayah dan Ibunya Yasmin,Yasmin mengajak untuk pulang Rey,Bunga dan yang lainnya.


"Selly hati-hati ya dan makasih bantuannya,dan lu Fan...anterin dia sampai depan pintu rumahnya."


"Iya sama-sama,kalian juga hati-hati,Bunga kamu hati-hati juga ya bawa mobilnya," ujar Selly.


"Ya udah gue duluan ya Rey."


"Iya,,,ingat langsung pulang."


Arfan dan Selly jalan duluan,disusul mobilnya Bunga,lalu Rey dan Yasmin.


Di dalam mobil Rey dan Yasmin asyik ngobrol-ngobrol sambil ketawa-ketawa.Mereka berdua terlihat sangan bahagia.


Karena mereka asyik ngobrol,merekapun nggak nyadar kalo mereka udah sampe di depan gerbang rumahnya Yasmin.


"Kenapa cepet banget nyampe sii?" Gerutu Rey sambil membuka pintu mobilnya untuk keluar membukakan pintu mobil untuk Yasmin.


Dan Yasmin hanya senyum-senyum melihat tingkah konyol pacarnya itu.Yasmin keluar dan berpamitan.


"Ya udah aku masuk dulu ya,makasih banyak buat malam ini." Lalu tersenyum.


"Iya sama-sama,dan kakak juga berterimakasih karena malam ini kamu sangat-sangat membuat kakak bahagia." Sambil menatap mata Yasmin.


"Iya kak sama-sama,Kak Rey hati-hati bawa mobilnya,dan kabarin aku kalo udah nyampe."


"Iya,ya udah kamu masuk gih."


"Daah..." Melambaikan tangan sambil tersenyu.


"Daah..." Rey membalasnya.


Setelah Yasmin masuk,Rey melanjutkan perjalanan ke rumahnya.


Bunga dan Yasmin masuk ke dalam rumahnya.


"Assalamu'alaium...." Salam keduanya sambil Bunga membuka pintunya.


"Wa'alaikumsalam...." Jawab Ayah dan Ibunya.


"Ayah sama Ibu belum tidur?" Tanya Bunga.


"Belum,Ayah sama Ibu nunggu kalian berdua,"jawab Ayahnya.


"Gimana acara makan malam seru nggak?" Ayahnya bertanya.


"Seru dong Yah." Jawab Bunga sambil melirik Yasmin dan tersenyum.


"Ya udah kalian bersihin badan kalian lalu istirahat," perintah Ibunya.


"Iya Ibu," bersamaan.


Lalu Yasmin dan Bunga pergi ke kamarnya masing-masing,dan Ayah Ibunya juga pergi ke kamar mereka.


"Kak Bunga,sekali lagi makasih ya buat semuanya." Sambil berjalan di atas tangga.


"Iya sama-sama,kamu seneng kakak juga ikut seneng," ujar Bunga.


"Ya udah kamu istirahat gih,ini udah malem," perintah Bunga.


"Iya,Kak Bunga juga langsung istirahat ya."


"Iya."


Mereka berpisah dan masuk ke dalam kamar masing-masing.


Dan Yasmin langsung membersihkan badannya dan mengganti bajunya dengan baju tidur.


Tak lama setelah Yasmin bersih-bersih,Rey menelponnya.


"Hallo Yas..."


"Iya hallo Kak,Kak Rey udah nyampe?"


"Udah,ini kakak udah di kamar."


"Ya udah langsung bersih-bersih gih dn langsung tidur ya," perintah Yasmin.


"Iya,kamu juga ya,selamat malam!!"


"Iya,selamat malam juga."


"Kakak matiin telponnya ya."


"Iya kak."


"Tuut...Tuut...."


Setelah itu Yasmin membaringkan tubuhnya di atas kasur lalu tersenyum-senyum karena mengingat kembali kejadian yang baru saja ia alami.


.


.


.


TBC🌸