Abi & Yasmin

Abi & Yasmin
#Pilihan Sulit



Rumah Keluarga Handika


"Ada apa sii kak,kenapa kita harus berkumpul semua disini?" tanya Dewi.


"Ada hal penting yang mau aku bicarakan sama semua orang yang ada di rumah ini,udah kamu tunggu aja,dan dimana Abi sama Rey?"


"Itu mereka tante," ujar Tiara.


"Ada apa sii mah,kenapa semua orang di kumpulin di sini?" tanya Rey.


"Udah sekarang kamu duduk aja dulu," perintah Sandra.


Setelah semuanya berkumpul,Gilang langsung membuka pembicaraannya untuk menyampaikan hal penting itu.


"Jadi kemarin malam papah sama mamah makan malam sama teman lama papah,dan selain makan malam kita juga membicarakan tentang perjodohan antara kamu dan anak sulangnya teman papah itu," jelas Gilang to the point.


"Maksunya aku pah?" Rey sangat terkejut.


"Iya kamu sayang,mamah harap kamu terima perjodohan ini,dan semua anggota keluarga yang ada di sini juga bisa menerima dan menyetujui perjodohan ini," Sandra menegaskan.


"Tapi mah,aku nggak mungkin di jodohin sama cewe lain,aku udah punya pacar mah," membela diri.


"Mana...mana pacar kamu?mamah tau kamu cuma mencoba menghindar aja dari perjodohan ini kan?" sedikit meninggikan nada bicaranya.


"Mamah mohon sayang,mamah dan papah memilihkan wanita itu karena mamah yakin dia wanita yang sangat baik,dan dia juga dari keluarga yang baik-baik,Ayahnya sahabat lama papah kamu.Jadi,mamah sangat berharap kamu bisa menerimanya,keputusan ada di tangan kamu,tapi mamah akan sangat bahagia kalo kamu menerima perjodohan ini."


"Dan kamu nggak perlu khawatir,kita akan mempertemukan kamu dengan keluarga wanitanya dan saat itu lah kamu bisa menentukan pilihan kamu.Tapi ingat papah dan mamah sangat berharap kamu menerimanya." Ujar Gilang,dan berlalu meninggalkan mereka.


Satu persatu semua orang meninggalkan ruang keluarga dan hanya tersisa Rey dan Sandra.


"Mah,aku nggak mungkin menerima perjodohan ini,aku sudah katakan aku mencintai wanita lain,dan mamah nggak boleh paksa aku buat menerima perjodohan ini."


"Mamah nggak memaksa kamu,kamu boleh saja menolaknya tapi akan sangat bahagia kalo kamu menerimanya."


"Mamah mohon sayang,mamah sudah memilihkan yang terbaik buat kamu,mamah yakin kamu pasti akan menyukainya," sambung Sandra meyakinkan Rey.


Sandra meninggalkan Rey,dengan harapan Rey akan mempertimbangkannya kembali dan menerima perjodohan itu.


"Argghh...kenapa harus ada perjodohan ini,bagaimana dengan Yasmin?aku sangat mencintai dia aku tidak mungkin meninggalkan dia,tapi mamah?kebahagian mamah-lah yang selama ini selalu aku utamakan.Bagaimana ini,kenapa aku berada di dua pilihan yang sangat sulit" Menungkup wajah dengan kedua tangannya.


Rey kembali ke kamarnya dan dia belum bisa tidur,Rey masih saja memikirkan soal perjodohan itu.


*****


Minggu Pagi (Kamar Bunga)


"Hari ini,hari ini aku akan bertemu dengan laki-laki yang Ayah jodohkan denganku,bagaimana ini aku belum menyiapkan jawaban apa yang akan aku berikan." Masih berbaring di tempat tidurnya.


"Aku nggak mau mengecewakan Ayah dan Ibu.Siapapun cowo itu,jika dia menerima perjodohan ini aku juga akan menerimanya,tapi jika dia menolaknya dengan senang hati aku juga akan menolaknya.Yaaahh...itulah jawaban yanga akan aku berikan," dengan perasaan yang berharap cowo itu akan menolaknya.


"Aku yakin cowo itu pasti akan menolak perjodohan ini." Bangkit dari tempat tidurnya.


Irwan,Irene Bunga dan Yasmin sedang sarapan pagi di meja makan.


"Waaahh yang mau ketemu calon suami,keliatannya bahagia banget sii?" menggoda Bunga.


"Suuutt...diam kamu." Membekam mulut Yasmin.


"Ehh lepasin Bunga!" perintah Irene.


"Ibu...kak Bunga jahat," rengek Yasmin.


"Kamu ini yah,masih sama aja kaya anak kecil." Memukul bahu Yasmin pelan.


"Dan kamu Bunga,kamu nggak boleh bersikap seperti tadi lagi,Yasmin kan cuma bercanda," menasehati.


"Bercandanya ngeledekin itu mah Bu."


"Sudah-sudah,kenapa jadi pada ribut gini sii?ayo lanjutin sarapan paginya,habis ini kita ke mall nyari baju buat acara nanti siang," ujar Irwan.


"Belanja Yah???" Yasmin dan Bunga bertanya bersamaan.


Yasmin dan Bunga sangat menyukai fashion dan sudah pasti mereka sangat bahagia jika mereka di ajak berbelanja.


"Jam berapa kita berangkata Yah?" Tanya Bunga,langsung berubah jadi happy setelah mendengat kata shopping.


"Ya gapapa dong Yah,jadi kita berangkat jam berapa?" bertanya kembali.


"Sebentar lagi kita akan berangkat,jadi cepat selesaikan sarapannya habis itu siap-siap."


"Oke yah," bersamaan.


Mereka bersiap-siap,lalu pergi ke sebuah mall untuk membeli baju.


Setelah beberapa jam mereka mencari baju pilihan mereka masing-masing,akhirnya mereka pulang lalu beristirahat.


Dan waktunya telah tiba.


Kedua keluarga itu sibuk dengan kesibukannya masing-masing untuk merapikan diri mereka.Berbeda dengan Rey,Rey sangat murung dan bingung jawaban apa yang akan dia berikan.


Seluruh anggota keluarga Handika sampai di rentoran yang sudah Gilang pesan,mereka sedang menunggu kedatangan keluarga Irwan.


"Naahh itu mereka." Sandra mengejutkan semua orang yang terdiam dan langsung melirik ke arah keluarga Irwan.


"Itu kan Bunga sama Yasmin," dalam hari Rey.


Setelah keluarga Irwan semakin mendekat.Bunga,Yasmin,Rey,Abi,Arfan dan Tiara sangat terkejut.Mereka saling mengenal,dan mereka semua juga mengerahui kalau Rey dan Yasmin pacaran,dan yang saat ini keluarga mereka jodohkan adalah Rey dan Bunga.


"Apa kabar kalian?" Tanya Sandra sambil cipika cipiki sama Irene.


"Ini Yasmin dan ini pasti Bunga,benar kan?" Sandra memeluk Yasmin dan bunga bergantian.


Lalu mereka berkenalan dengan semua anggota keluarga Handika.


"Ayo,silahkan duduk," Sandra mempersilahkan.


"Ya Allah apa ini?jadi cowo yang Ayah dan Ibu ceritakan itu adalah Rey?Rey di jodohkan sama kak Bunga?" Dalam hatinya dengan tatapan yang menatap kesembarang arah.


"Yasmin...kita harus hentikan ini,ini nggak boleh terjadi,Rey milik kamu dan mana mungkin mereka menjodohkan aku sama Rey." Bunga berbisik-bisik mencoba meyakinkan Yasmin untuk menghentikan perjodohan ini.


"Aku mohon kak jangan katakan apapun tentang hubungan aku sama Rey,aku mohon kak🙏" Yasmin memohon dengan sangat.


"Tapi kenapa?aku nggak mau perjodohan ini terjadi."


"Aku mohon kak."


"Kalian berdua lebih cantik dari fotonya," puji Sandra yang membuat Yasmin dan Bunga terkejut lalu menghentikan perbincangan mereka.


"Hmm...makasih tante," jawab Bunga dan Yasmin.


Setelah mengetahui Bunga yang akan di jodohkan dengan Rey,Rey terus saja menatap ke arah Yasmin dan memberikan isyarat untuk membatalkan pertunangan itu dan mengatakan tentang hubungan mereka.


Yasmin mengirimkan isi pesan WhatsApp.


"Aku mohon jangan katakan apapun tentang hubungan kita,aku nggak mau perjodohan ini sampai batal."


Dan Yasmin juga mengirim chat kepada Abi,Arfan dan Tiara.Isi chatnya sama,dia melarang mereka untuk menceritakan hubungannya dengan Rey.


Rey langsung bembuka chat dari Yasmin lamu membaca dan membalasnya.


"Tapi kenapa?sejak aku tau orang tuaku menjodohkan aku dengan cewe lain aku tidak menginginkan perjodohan ini terjadi,jadi aku mohon biarkan aku mengatakan semua tentang hubungan kita,aku yakin mereka juga akn menerima kamu."


Yasmin tidak membalas chat dari Rey dia hanya memberikan isyarat permohonan seperti ini 🙏.


"Kenapa Yasmin tidak mau menghentikan perjodohan ini,aku nggak mengerti?" dalam hatinya Rey.


Bersambung....


.


.


.


**TBC🌸


Ayo support terus novelku,like dan koment yang sebanyak-banyaknya ya**.