
" ih apaan sih " ucap sulis ketus
" hei hei , ngapain marah , maaf ya , coba tanya lagi bakal aku jawab kok!" ucap ku penasaran dengan apa yang di tanyakan sulis tadi
" kenapa wajah mu langsung muram.saat aku bilang pernikahan kita ga usah di perlihatkan di dunia umum"tanya sulis yang sedikit suram
" ak aku tadi pikir , apa kamu malu sampai ga mau orang tahu dengan pernikahan kita " ucap ku menjelaskan singkat sambil memeluk sulis yang semula berjalan di samping ku
" enggak lang , aku ga malu , aku bangga sangat bangga kok " katanya menyangkal pertanyaan ku dengan serius
" lalu ?"aku penasaran dengan kata bangga itu
" aku hanya ga mau nanti sekolah kita kandas lang !" ucap nya penuh
" oh tapi aku berencana keluar dari sekolah lis, aku ingin fokus pada keluarga kita saja"ucap ku penuh keyakinan dengan wajah serius
lis kamu mau kan , aku ga ingin harus membagi waktu dengan sekolah setelah aku memiliki kamu
raut wajah yang terlihat rumit ada pada wajah sulis saat ini , ia nampak berpikir keras , apa dia bisa menerima nya
ia terlihat ingin sekolah , tapi entah lah aku juga tidak tahu pasti apa yang dia pikirkan
sistem
(tuan)
apa ada skill petarung tanpa batas
( ada tuan)
apa aku harus membeli nya
( tidak tuan sistem akan memberikan nya pada tuan )
serius
( iya tuan)
gratis , apa kamu ga rugi sistem
( tidak tuan , tuan sudah di konfirmasikan menjadi tuan sistem , sistem tidak akan merugi )
baiklah aku ingin menggunakan nya , apa saat penggabungan kamu akan off
( benar tuan)
sekarang aku ingin skill itu , dan gabungkan sekarang , firasat ku lagi ga enak
( sistem akan menggabungkan , sistem akan off selama 12 jam penuh )
( mohon tuan berhati hati )
( penggabungan di mulai)
" lang kenapa harus keluar dari sekolah lang? , kita kan bisa terus sekolah dengan menyembunyikan identitas kita setelah jadi suami istri " ucap nya dengan raut muka penuh harap
" enggak lis , gw ga bisa , gw mau keluar dari sekolahan , gw mau fokus aja sama lo ,setelah lo jadi istri ku!" ucap ku tegas terlihat mata sulis berkaca kaca dia hanya diam tak bersuara aku pun sama
tepat saat sudah masuk di ruangan pak Rhodri " maaf tuan rhodri saya membawa orang yang akan membeli villa di sini !" ucap paman satpam yang mengantar kami
".oh iya silahkan di lihat lihat disana ada miniatur semua villa yang tersedia dan belum di beli " ucap pak rhodri sopan dengan mengulurkan tangan nya ke arah miniatur yang ada di atas meja berjajar
".oh makasih pak kami lihat lihat dulu " ucap ku sedikit membungkuk dan berjalan menggandeng tangan sulis yang terlihat tidak fokus
" ada apa lis kok ngelamun , mikirin apa?" tanya ku di sisi sulis saat ini , entah apa yang dia pikirkan terlihat sangat rumit baginya
" lang , apa aku boleh minta ga ?" tanya sulis pada ku
" minta apa lis , asal ga minta aku untuk terus sekolah akan aku turuti kok " ucap ku mengelus kepala sulis yang memperlihatkan rambut terurai
" um ga jadi lang " ucap nya berjalan ke arah miniatur yang ada di atas meja , aku juga mengikutinya dari belakang
apa apaan ini mahal gini , uang ku buat uang muka aja ga mampu , ah aku tahu
aku membuka hp ku lalu membuka toko online
aku melihat jenis jenis alat elektronik , aku langsung membeli semuanya seketika , saldo ku terus naik setelah berkurang , target ku adalah 30 milyar untuk uang muka , aku ga mau mengecewakan sulis yang terlihat berputar putar di tiga meja dari keramik yang berjajar itu
tak terasa sudah dua jam dan aku bernafas lega saldo ku bisa mencapai 30 milyar setelah aku membeli ratusan hp laptop komputer wifi proyektor dan lain lain
" gimana lis udah pilih ? tanya ku melihat sulis yang kebingungan , lis gimana kalau yang ini aja , terlihat sangat indah kan ?" tanya ku menunjuk sebuah villa di ujung pantai yang tidak memiliki tetangga , dengan harga yang paling mahal 300 milyar, uang muka 30 milyar sama seperti yang lain hanya cicilan nya yang lebih besar
sistem kenapa kamu hilang ya di saat begini aku risau karena ada beberapa orang yang terus meneror ku
entahlah tapi beruntung malam ini hanya ada teror belum ada satu pun yang berani bertindak membahayakan ku dan sulis
( permintaan terbatas tuan telah di berikan , mohon tuan tidak meminta hal berlebihan )
uhuk , berlebihan , terbatas
sistem apa maksud nya ?
( sistem akan memberikan 3 hal yang tuan minta , dan akan di revisi sampai misi yang taun jalani sukses )
sial aki ga tau, sistem bagaimana cara menggunakan mata kebenaran , dan apa ga bisa di ganti dengan skill lain
( tuan bisa menggantinya dengan skill yang tuan inginkan , tapi 2 skill akan terpotong )
( untuk pertama kalinya akan ada diskon 50 % sehingga tuan bisa menukar satu skill dengan skill lain yang tuan inginkan )
oke sistem ganti skill mata kebenaran dengan skill segel untuk semua statistik diri ku
( sistem bisa mengganti apa tuan yakin )
kapan aku ga yakin degan keinginan ku , lo jangan nambah pusing ku aja kayak kuis aja banyak tanya
( apa tuan sudah tau statistik tuan )
belok sih , gimana cara lihat nya
( tuan cukup bilang statistik )
oke statistik
sistem cash back 200 %
pemilik : langit
usia : 18 tahun
kekuatan : 6 ( rata rata )
kelincahan : 4( rata rata)
kecerdasan : 7 ( rata rata)
kecepatan : 4 ( rata rata)
ketampanan : 5 ( rata rata)
skill : mata kebenaran
: petarung tanpa batas
penjelasan: .
keuangan : 60 milyar rupiah
pasangan : sulis
: ( cinta 45%)
: (kasihan 30 %)
: ( kesetiaan 20 %)
: ( kecantikan 6( rata rata))
:( matre 80%)
________________________________________________
su sulis bahkan tingkat kesetiaan cuma 20 % , sistem lo gak canda kan
dia dia sangat cinta pada ku kenapa hanya 45 %
apalagi matre , ga lah kalau dia matre pasti sudah kabur dia dari hidup ku , ga ga mungkin sistem pasti bercanda
( sistem tidak akan bercanda tuan )
ta tapi itu ga mungkin, aku selalu merasa nyaman saat bersama sulis , ga mungkin dia ga cinta sama aku , apa lagi dia matre , ga mungkin itu , itu pasti akal akalan lo aja kan sistem , gw tau lo pasti cemburu kan sama sulis ,.makanya lo fitnah sulis
(sistem tidak akan bercanda tuan )
ga ga ga , lo hanya bercanda , gw percaya sulis pasti sangat setia ama gue
( sistem tidak akan bercanda tuan)
udah berhenti omong kosong , gue ga akan ketipu ama akal busuk lo