
sore 16.30 hari kamis
" sore tuan muda , dan nona muda " ujar seperangkat orang yang memang sudah bertugas untuk menjadi bawahan ku
" oh oke " ucap ku dingin langsung berjalanan menggenggam lengan mulus zahra menuju ke sebuah jet pribadi milik ku
tak ku sangka di sana juga ada wanita murahan , ya ada beberapa gadis muda yang berpakaian menjijikan
"tuan muda , ah lengan mu kekar sekali " kata salah satu wanita yang tiba tiba merangkul ku
aku membiarkan saja dan terus berjalan sembari menggandeng zahra
" hei wanita murahan , lepaskan tuan muda kami , dan pergi dari sini " bentak gadis muda yang aduh menggoda banget , entah bagaimana cara membentuk nya tapi jujur saja body nya melebihi zahra
aku menatap nya dengan kesal , ya meskipun pikiran ku sedikit tergerak tapi hati ku tidak bisa
" sudah lah sayang jangan pedulikan mereka " ajak zahra yang ingin aku segera masuk agar ga berlama lama lagi
" em , sayang mari , aku ajak mereka boleh ga?" tanya ku dan langsung saja zahra batuk darah kembali
aku sontak panik , " zahra " teriak ku langsung menggendong zahra dan membawa masuk , " berangkat sekarang jangan buat aku muak dengan kehadiran para ****** itu " tegas ku pada pilot yang sudah ada di dalam pesawat
sementara di luar para gadis murahan itu sedang mengetuk ngetuk pintu agar bisa masuk
" sayang ga papa?" tanya ku pada zahra yang terlihat sangat pucat
kenapa kenapa aku melukai mu lagi , kenapa , kenapa aku ga bisa nahan sedikit aja padahal aku sudah memiliki mu , kenapa
hanya penyesalan yang aku rasakan , aku jadi sangat marah pada diri ku sendiri , jelas sistem sudah mengatakan kalau aku atau dia melakukan pengkhianatan maka hukuman nya akan langsung zahra rasakan
" sayang , aku ga papa kok, aku hanya lemas , maaf ya membuat mu khawatir , mungkin istirahat sebentar bisa membuat ku baik baik saja " ucap nya dengan lemah
tentu saja aku sangat merasa bersalah ,aku yang membuat nya seperti ini , padahal kesetiaan nya sangat dalam pada ku ,tapi aku selalu melukai nya
".baik istirahat lah , aku temani kamu" ajak ku , dia hanya mengangguk senang , lalu berbaring di atas ranjang mewah di jet pribadi ku
aku langsung menemani nya di ranjang yang sama , dia dalam sekejap pulas dalam tidur nya , aku , bagaimana bisa ikut tidur dengan perasaan bersalah seperti ini
aku hanya bisa mengusap pelan rambut lurus dan hitam nya itu , sambil memandang wajah imut yang aku agung kan beberapa hari ini
" sayang maaf " gumam ku lirih
ini yang terakhir sayang , setelah ini ga akan ada lagi rasa sakit yang akan kamu alami kembali
tak lama ada dua gadis berpakaian rapi yang menghampiri ku , " sore tuan , apakah anda akan makan sore atau langsung nanti makan malam " tanya gadis yang mungkin umur nya hanya belasan tahun
sistem aktifkan skill super peka ku
( baik tuan)
( skill super peka aktif)
**vivi menatap anda kagum
laela menatap anda dengan cinta**
oh begitu , tapi aku ga akan lagi menyakiti zahra
sistem apakah ga ada cara agar aku ga mengkhianati zahra terus terusan
( ada tuan)
apa saja
( kesetiaan tuan )
( pengorbanan zahra)
apa maksud mu pengorbanan zahra
( kalau zahra rela mengorbankan diri nya tuan bisa memiliki banyak gadis lain , tapi tuan harus kehilangan zahra)
apa maksud mu bukan kah itu sama saja menyakiti nya
( benar tuan , tapi jika itu keputusan zahra tuan hanya kehilangan zahra , semua harta tetap ada )
oh begitu ,tapi maaf aku memiliki harta juga untuk zahra , kalau zahra ga ada , lalu untuk apa
( itu memang saran sistem tuan , kesetiaan tuan harus lah tetap terjaga , karena meskipun zahra rela mengorbankan diri nya sistem akan meninggalkan tuan , tapi semua yang sudah di peroleh tetap tuan akan mendapatkan )
ok baik lah makasih , dan boleh tampilkan statistik ku
(baik tuan)
statistik
sistem cash back 200 %
pemilik : langit
usia : 18 tahun
poin stone :50 poin stone
kekuatan : 40( maksimal )
kelincahan : 40( maksimal)
kecerdasan : 11 ( di atas rata rata)
kecepatan : 40 ( maksimal)
ketampanan : 4 ( rata rata)
skill :
: super peka level max (4)
penjelasan: _
keuangan : 94 triliun rupiah
pasangan : zahra mayang sari setiawan (zahra)
- kesetiaan (100%)
- kecantikan 7( rata rata)
- keindahan tubuh 6( rata rata)
- matre ( tidak ada)
oh makasih ,
( misi terpicu)
ah apa itu
( lakukan penyatuan sebelum hari berganti malam)
ah bisa ada hal semacam ini , zahra sedang tidur sistem
( itu urusan tuan)
hah
( semangat tuan)
oke makasih , dan tolong redam suara di kamar ini
( akan sistem lakukan )
makasih
( sama sama)
" nanti malam aja , kalian pergilah "
**laela merasa sesak dengan penuturan tuan
vivi merasa kecewa dengan pengusiran tuan**
oh gitu ya
" baik lah tuan saya kami akan keluar "ucap gadis yang bernama laela ,rambut sepundak itu sangat menawan
"tunggu" sentak ku , keduanya melihat ku dengan wajah terkejut
"apa kah ada yang bisa kami bantu tuan?" tanya vivi dengan nada menggoda , untuk wajah jelas laela lebih cantik ,tapi untuk tubuh vivi lebih unggul
" ada "kata ku yang masih berbaring
" apakah itu tuan ?" tanya vivi
"makanan antar jam 10 malam " ucap ku , keduanya langsung mengangguk dengan wajah kecewa , mungkin ada yang mereka ingin katakan tapi ga bisa
" baik lah tuan , kalau begitu kami permisi " ucap laela
" baik pergilah , dan apakah kalian berdua masih tersegel " ujar ku mereka berdua langsung memerah wajah nya
" kenapa diam " kata ku dingin
" aku masih tuan " ujar laela
" kalau aku sudah enggak tuan "ucap vivi memerah kedua pipi nya
" oh , keluarlah , dan jangan sekali pun masuk kembali ke kamar ini " kata ku dingin , keduanya langsung keluar , aku langsung menutup pintu dengan cepat
jam 5 masih ada setengah jam sebelum hari berganti malam
" sayang " ucap ku pada zahra yang masih pulas tertidur
tidur nya nyenyak banget
" sayang bangun" ajak ku membangunkan dan dia malah erat memeluk ku
eh masih betah yah
sistem bagaimana ini
( itu urusan tuan)
kalau aku ga menyelesaikan misi apa ada hukuman
( tentu ada tuan)
apa itu
( hukuman nya , menjadi orang miskin kembali dalam jangka waktu sebulan)
ah kok jadi miskin sih
( itu hukuman nya tuan)
ga ada hukuman lain gitu
( tidak tuan )
( waktu anda tinggal 27 menit)
ah , cepat banget tapi zahra kan belum bangun gimana ini apa aku bangunkan saja , tapi kasian dia
( tuan harus berfikir sendiri , dan kalau tuan melakukan nya dengan orang lain , maka zahra akan meninggal sebagai hukuman tuan dan sistem juga akan meninggalkan tuan)