
bangsat lah , temen ku semua udah ada pasangan tapi aku ? , dapat sekali aja cuma di buat bahan taruhan , sial emang
(penerima sistem cash back 200% terdeteksi )
( apakah tuan ingin menerima sistem cash back 200% )
(ya /tidak)
****** apa gw udah gila ya , gw kan ga lagi mabuk kenapa ada suara aneh gini
" hei bim , ka denger suara aneh ga?" tanya ku memastikan kalau itu bukan khayalan ku
" lo yang aneh lang! , jam segini ada suara aneh , hantu tuh keluarnya malam !" kata abimanyu ketus setelah selesai video call nya
" njing gw serius , lo denger ga?" tanya ku lagi sedikit menaikan nada
" enggak su , mana ada setan datang di siang hari ,di sekolahan lagi " ucap nya ketus emang sifatnya selalu gini dingin banget kayak kutub
cuma sifat ku aja yang ceria di antara mereka berempat , sementara raka orang nya pendiam , tapi murah senyum ga kaya abimanyu yang ketus banget plus dingin lagi
untuk baim dia orang nya suka terang terangan gampang berubah dengan raut muka nya sesuai keadaan tapi ia yang paling jago berantem di antara kami
" eh ka lo denger ga suara aneh ?" tanya ku menatap orang yang sedang bercakap di telpon nya itu
".enggak lang " katanya santai sambil memberikan senyum nya
( tuan apakah ingin menerima sistem cash back 200% )
( ya /tidak)
iya anjing , gw terima
(selamat tuan sudah resmi jadi pemilik sistem cash back 200 % )
( selamat tuan mendapat hadiah mata kebenaran )
****** apa lagi ini mata kebenaran lagi apa gw mabuk ya , gw udah sebulan ga minum deh perasaan
sistem
( tuan )
lo kenapa selalu jawab gw sedang mikir lo jangan ganggu
( tuan memanggil tentu saja sistem akan menjawab panggilan tuan )
ya ya ya serah lo aja gw udah kesel
( terima kasih tuan )
anjing lo., di suruh diem masih nerocos aja
( maaf tuan )
iya iya gw maafin puas
( terima kasih tuan )
oke
" eh lo ga balik waktu istirahat ga lama lagi lo " ajak ku
" iya gw ingin balik " abimanyu langsung berjalan
" gw juga " ucap raka
saat itu aku juga balik bersama kedua temen geng ku itu
***
apa gw juga cinta ama sulis ,? ga mungkin kan , dia anak haram mana ada restu dari ayah ibu ku !
setelah jam pulang terdengar dari speaker yang ada di pojok belakang dan depan kelas berbunyi menandakan waktu jam pelajaran berakhir , hah jumat yang melelahkan
" lang , tadi ibu bilang kalau kamu di suruh pulang cepat " kata sulis yang tiba tiba ada di sisi ku , aku sebenarnya ingin cari tempat minum yang enak agar bisa sedikit meredakan kekecewaan ku pada melinda
belum sempat aku balas ucapan sulis mata ku melihat melinda naik motor sport dengan roni hal itu tentu membuat ku panas tapi aku mencoba menenangkan diri ku agar ga meluapkan nya apa lagi ada sulis yang siap melapor kepada ibu ayah ku
" emang ada apa lis?" datar ku penasaran ga biasa biasanya ibu meminta ku pulang cepat
" ga tau lang aku ga nanya alasan nya " kata sulis menggelengkan kepala nya memperkuat perkataan nya
" kapan ibu bilang ke kamu gitu ?" tanya ku penasaran
" tadi saat abis sarapan dan kamu udah berangkat ke sekolah " jawab sulis serius
" ya udah aku balik dulu " kata ku langsung melangkah kaki menuju motor sport ku tepat saat itu raka bersama ceweknya datang juga di susul abimanyu sendiri dan juga baim yang menggandeng tangan pacar nya
" nanti malem ngumpul ga? " tanya abimanyu pada kami bertiga
" iya lah , kita rayain hari bersejarah ini " kata baim
ya aku ga tau apa maksud baim bilang kalau jumat ini hari bersejarah
" apa maksud lo baim ?" tanya ku serius
apa maksud nya apa dia mau nyindir aku?
karena aku baru kali ini mau mentraktir makanan mereka
" udah lupa bahas nanti malam aja ,oke !" katanya langsung melesat pergi bersama vita
abimanyu pun gitu " pamit dulu lang vania minta di jemput
" oke " aku sekaligus raka mengiyakan nya pergi meninggalkan kami bertiga
raka juga mengatakan hal yang sama dan langsung menaiki sepeda sportnya bersama pacar nya anis bahkan mereka teman se kelas
setelah itu aku langsung pulang ke rumah ku dan betapa kaget ku melihat ada dua sosok yang aku sayangi terbaring tertutup kain kafan
rumah ku sangat ramai oleh tetangga dekat ku
" ayah ibu " teriak ku memegang tangan keduanya yang nampak pucat sambil kepala ayah ku terbungkus plastik karena abis kecelakaan ibu ku juga sama tak jauh berbeda dengan keadaan ayah
" kenapa dengan ayah dan ibu ku " teriak ku pada paman pertama ku
" lang , ayah ibu mu udah ga ada , jadi kamu sudah otomatis tercoret dari daftar nama penerima warisan keluarga samsudin " kata paman ku sekaligus kakak ayah ku
aku dingin menatapnya tak percaya bisa bisa nya dia mengatakan nya di depan mayat ibu dan ayah ku
" nak benar itu , ibu mu udah ga ada , warisan keluarga dippon juga tidak ada nama mu jadi kami sudah setuju akan membagi bagian ibu mu , maaf ya , kamu yang sabar " ucap bibi ku sekaligus kakak ibu ku
aku ga berbicara cuma bisa menatap tajam orang orang di sisi ku , kemudian melihat kedua mayat orang tua ku
" ada apa kok rame , lang ada apa?"suara dari orang yang familiar aku dengar
" i ibu , a ayah , lang kenapa dengan ibu dan ayah lang ?" teriak marah ga percaya sulis yang baru saja sampai di rumah bahkan masih memangkul buku yang ada di dalam tas nya
" lang , bicara lang , kenapa dengan ibu dan ayah ?" teriak histeris sulis yang langsung pingsan seketika aku langsung memeluk tubuh lemas yang tak sadar kan diri itu , aku tahu sulis sangat hormat dan patuh kepada kedua orang tua ku , jadi ia pasti sangat terpukul dengan apa yang ia lihat
meskipun aku juga terpukul tapi aku masih sanggup menahan diri ku , kenapa semua ini bisa terjadi ? apa ini hanya kebetulan atau para bangsat keluarga samsudin dan dippon yang melakukan ini semua
aku bingung otak ku ga bisa bekerja aku meninggalkan kedua mayat orang tua ku dan berjalan menggendong tubuh sulis yang masih pingsan masuk ke kamar ku , ya emang aku tidur sekamar dengan nya aku tidur di sofa sementara dia tidur di ranjang hal itu sejak beberapa bulan yang lalu