
ga mau jalan jalan apa dia malas ya apalagi sudah malam juga kan
oke kita pulang
di perjalan pulang ada sekumpulan pria bertubuh kekar yang menghadang aku dan zahra
" sayang kenal mereka?" tanya ku pada zahra yang menatap beberapa pria yang menghadang jalan kami yang jelas membuat ku muak dan meningkatkan gairah bertarung ku , ya itu yang terjadi aku hanya menikmati nya saja bagaimana jalan nya perasaan bertarung ini
zahra mengangguk menandakan dia kenal dengan kumpulan pria itu
aku sudah bersiap siap untuk bertarung ,eh tapi malah sekumpulan orang itu membungkuk di depan kami
a apa yang terjadi kok jadi mereka membungkuk aneh kan , kan aku belum menaklukan nya kaya di tv tv gitu
" selamat malam nona muda " ujar salah satu dari belasan pria kekar itu
"siapa kalian ?" tanya ku menimpali , aku ga mau ya kalau mereka punya tujuan membawa zahra pergi dari sisi ku , ya kan mana ada mc yang rela heroin nya di bawa oleh para bajingan bajingan ga jelas kaya mereka
" maaf , kami dari kediaman nona mayang , dan anda sendiri siapa?" tanya balik orang itu
ah mayang siapa itu , kok jadi rumit sih , apa namanya zahra itu mayang , ah enggak lah sistem mana ada salah menamai orang
**zahra merasa kesal dengan kehadiran mereka
zahra ingin tuan membawa nya pergi agar tidak terganggu dengan kehadiran mereka**
oh zahra ga mau dekat dengan mereka ya
" aku pacar nya , dan kalian siapa , dan siapa nona mayang yang kalian sebut kan ?" tanya ku mencari kebenaran karena ga mungkin kan sistem membodohi ku
" oh malam tuan muda , kami dari rumah besar keluarga besar setiawan , dan nona muda mayang yang kami maksud adalah orang yang ada di kursi roda yang anda dorong saat ini" ujar pria itu yang mungkin menjadi kapten pencarian zahra karena selalu dia yang bicara
ah tapi kan namanya zahra kenapa jadi mayang kok aku ga paham ya
" bukan kah nama pacar ku zahra ?" tanya ku lagi kali ini sambil duduk mensejajarkan diri pada zahra yang sedang duduk di kursi roda yang aku dorong untuk kembali ke arah hotel yang ku sewa sebelum nya bersama sulis
" eh itu tuan muda , anda belum tahu ya ,nama nona muda adalah zahra mayang sari setiawan
ah panjang banget , apa tadi zahra mayang sari setiawan , kok bisa sih ada orang dengan empat nama dalam satu tubuh , dasar pacar ku selalu ya membuat ku terkejut
"oh begitu ya , maaf aku kenal nya hanya zahra ga tau kalau nama nya sepanjang itu , dan untuk apa kalian kemari " sahut ku kali ini aku memandang wajah indah kekasih ku
semoga ga ada yang aneh aneh ya , aku ga siap kalau harus berpisah kembali dengan orang yang aku cintai setelah pengkhianatan kedua ****** yang aku anggap serius aku ga bisa lagi kalau harus berpisah dengan zahra kali ini
" saya dan teman teman di suruh oleh tuan besar setiawan untuk membawa nona muda pulang , dan kalau tuan muda ingin bersama nona muda tuan boleh ikut kami ke rumah besar setiawan !" ucap nya sopan.tapi nadanya seperti di tekan
apa dia memancing emosi ku saja , ah aku turuti saja lah siapa tahu dapat restu oleh orang tua zahra
"oh sebelum nya aku tanya dulu , apa zahra punya saudara ?" tanya ku yang belum tahu apa kebenaran nya aku ingin tahu sedikit tentang zahra meskipun aku malas juga sih
" punya tuan muda ada nona besar dan ada tuan muda ke dua , nona muda adalah anak ke tiga dari empat saudara nya di keluarga setiawan " ujar pria itu
nona besar apa dia juga secantik zahra , apa aku nanti bisa tergoda oleh nya , kok aku jadi ga berani ya ke sana , aku takut akan tergoda dengan nona besar di sana, sudah jelas pilihan nya adalah lari dari mereka
"sayang kamu ikut aku pulang.atau balik ke rumah mu?" tanya ku jelas aku malas kalau harus ke rumah zahra , aku takut kesetiaan ku pada zahra goyah pada nona besar nya , entahlah aku berpikiran begitu karena biasanya pikiran ku ada peluang untuk terjadi
"kalau ikut anggukan kepala kalau balik ke rumah mu geleng kan kepala , dan maaf aku ga bisa ikut kalau kamu memilih pulang aku akan menunggu mu selalu " ujar ku dan apa menurut kalian itu hal wajar
karena dia menganggukkan kepala yang berarti dia lebih memilih bersama ku dari pada pulang ke keluarga nya
" maaf tuan muda " sebelum kalimat itu berkahir aku sudah bergerak dan memukul semuanya sekaligus , mereka semua langsung tak sadar kan diri , zahra mungkin kaget dengan kekuatan bertarung ku ya sebagai pemilik skill petarung tanpa batas level max jelas mudah mengalahkan mereka semua sekali gus
ah aku mungkin membuat zahra takut juga
zahra merasa bangga karena tuan menyelamatkan nya dari pria pria kiriman ayah tiri nya
ha ayah tiri apa lagi ini , kok aku kaya ga tau sedikit pun sih tentang zahra kaya ada banyak rahasia yang di sembunyikan
" baiklah sayang kita ke hotel ya , sekalian makan malam " ajak ku dan zara mengangguk kan kepala nya tanda setuju , tak lama aku langsung mendorong nya yang duduk indah bak tuan putri melewati tubuh yang bergelimpangan itu
lama ga lihat statistik ku , sistem buka dong
(baik tuan)
statistik
sistem cash back 200 %
pemilik : langit
usia : 18 tahun
kekuatan : 40( maksimal )
kelincahan : 40( maksimal)
kecerdasan : 10 ( di atas rata rata)
kecepatan : 40 ( maksimal)
ketampanan : 5 ( rata rata)
skill :
: super peka level max (4)
: petarung tanpa batas level max (4)
penjelasan: _
keuangan : 60 milyar 72 juta rupiah
pasangan : zahra mayang sari setiawan (zahra)
- kesetiaan (100%)
- kecantikan 6( rata rata)
- keindahan tubuh 5 ( rata rata)
- matre ( tidak ada )
wah senang nya zahra adalah pasangan yang tepat , aku akan selalu menjaga mu sayang
dan halangan pun terjadi sebelum kami sampai ke hotel hujan menimpa kami ya aku langsung berteduh di rumah tua yang ada di pinggir jalan bersama zahra
" sayang kita neduh dulu ya , ga papa kan " tanya ku dia pun mengangguk menyetujui , aku.melepas jaket ku langsung memakaikan nya pada zaha , ya gitu lah ga papa aku yang membeku asal zahra ga kedinginan