
Gagah segera menjenguk Aleta di kantor polisi saat mengetahui Aleta berada di sana. Namun sayangnya pria itu tak berhasil menemukannya karena para polisi sengaja menyembunyikan Aleta di ruang khusus.
Untuk menyelamatkan saudarinya ia berubah menjadi seekor kelelawar demi bisa menerobos masuk ke ruang penahanan Aleta.
Namun sayangnya ia tak berhasil mengeluarkan gadis itu karena ruangan itu sengaja di pasang perangkap untuk menangkap vampire. Melihat Aleta terluka parah ia kemudian menyamar menjadi seorang guru SMA PENCERAHAN agar bisa bertemu dengan adiknya itu.
"Siapa yang melakukannya ?" tanya Gagah
"Garnish," jawab Aleta parau
"Sudah ku duga, aku sudah melihatnya saat ia menyelematkan aku dari tahanan Raja Iblis," jawab Pria itu
"Jadi kau sudah tahu kalau dia adalah pimpinan sekte pemuja Iblis?" tanya Aleta
Gagah mengangguk. Pria itu tampak menerawang melihat kondisi adiknya. Tubuhnya dipenuhi luka sedangkan kaki dan tangannya terikat.
"Bagaimana mungkin mereka memperlakukan mu dengan begitu kejam. Mereka bahkan tidak mengobati lukamu, namun justru mengikat mu seperti seorang penjahat," gerutu Gagah
Melihat Aleta yang tersiksa Gagah kemudian memberi sebuah tanaman dan menyuruh Aleta memakannya.
Dalam sekejap gadis itu kembali menjadi manusia lagi.
"Bertahanlah sebentar lagi, aku pastikan akan menyelamatkan mu setelah meluruskan kesalahpahaman ini." ucap Gagah
Pria itu kemudian berubah menjadi kelelawar dan meninggalkan tempat itu.
Tentu saja para polisi terkejut saat melihat perubahan Aleta yang kembali menjadi seorang manusia.
"Kemana perginya pria itu?"
"Dia sudah pulang," jawab Aleta Acuh
"Sekarang kau bahkan bisa bicara seperti manusia, sebenarnya siapa dirimu dan bagaimana kau bisa berubah menjadi manusia serigala!" seru polisi itu
"Aku memang manusia serigala tapi bukan aku yang membunuh teman-teman ku. Kalau kau ingin menangkap pelaku sebenarnya maka tangkap lah siswa SMA PENCERAHAN yang bernama Garnis. Dia adalah pelaku pembunuhan berantai di sekolah kami," jawab Aleta
"Tidak mungkin manusia akan memakan organ tubuh manusia, yang benar saja,"
"Apa kau lupa jika ada manusia kanibal di dunia ini. Kau lupa jika di sekolah kami ada sebuah sekte yang memuja Iblis. Sekte itu mewajibkan semua anggotanya untuk memakan organ tubuh manusia demi untuk mendapatkan keabadian. Dan juga jika benar aku adalah pelaku yang sudah membunuh murid-murid SMA PENCERAHAN mustahil aku akan terluka seperti ini. Memangnya ada anak SMA yang berani melawan manusia serigala seperti diriku bahkan merobek jantungku hingga aku nyaris mati, coba katakan padaku apa itu mungkin terjadi??" terang Aleta sontak membuat sang polisi terdiam
"Dimanapun tidak akan pernah ada cerita pelaku kejahatan akan menjadi korban kejahatannya sendiri," imbuh Aleta.
Pagi itu Gagah segera menemui Riana dan meminta bantuannya untuk menangkap Garnis. Ia kemudian menceritakan tentang Garnis kepadanya.
Riana tak menyangka jika Garnis akan menjadi dalang pembunuh siswa di sekolah.
Ia kemudian menyusun rencana untuk menjebak Garnish bersama sang nenek.
Namun siapa sangka jika Lasmini malah menyarankan untuk tidak menangkap gadis itu.
"Kenapa nenek melarang kami menangkap Garnis?" tanya Riana
"Resikonya terlalu besar. Aku tidak yakin kalian bisa menangkap gadis itu. Apalagi aku melihat sosok Raja Iblis begitu melindunginya. Aku tidak mau kau celaka," jawab Lasmi
Sementara itu telah Aleta yang kesal karena Gagah tak kunjung datang menolongnya mencoba melepaskan tali yang mengikatnya.
Gadis itu berencana untuk kabur dari penjara. Ia merasa harus mengungkapkan pembunuh sebenarnya dan membawa Garnis ke kantor polisi.
"Aku harus membawanya ke sini agar nama baikku bisa segera dibersihkan. Aku tidak mau semua orang mengecap ku sebagai manusia serigala pembunuh, tunggu saja Garnis aku pasti akan menangkap mu,"
Siang itu Riana sengaja mendatangi gudang sekolah. Ia yakin jika para anggota sekte selalu berkumpul di ruangan itu jika ketua sekte memanggil mereka.
Riana kemudian menyalakan lilin untuk menerangi ruangan itu. Tak lupa ia juga menyalakan dupa di depan altar pemujaan.
Benar saja tak lama para pemuja Iblis berdatangan. Seolah magnet yang menarik besi, wangi dupa rupanya mampu memangil para anggota sekte tersebut.
Mengetahui semua pengikut sekte berkumpul.
Riana segera memanfaatkan kesempatan itu untuk menyadarkan mereka dari pengaruh Raja Iblis.
Dengan bantuan Lasmi mereka berhasil menyadarkan sebagian anggota sekte.
Mengetahui ada aroma dupa di gudang membuat Garnis kemudi segera menghampiri tempat itu.
Melihat Riana dan Lasmini juga ada disana, membuat gadis itu menahan langkahnya.
"Jadi mereka sedang mencari ku sekarang," Gadis itu kemudian memakai topengnya dan memasuki gudang sekolah.
Tanpa banyak bicara ia langsung menyerang semua anggota sekte yang berusaha meninggalkan tempat itu.
Semua orang berlarian melihat Garnish yang mulai menggila.
Gerakan cepat dan gesit Garnis membuat Gagah kesulitan melumpuhkan gadis itu.
Riana yang sudah melihat kelemahan Garnis langsung menggerakkan pedangnya dan mengarahkannya kepada Garnis.
Gagah segera menghampiri gadis itu dan menangkapnya. Saat ia akan membuka topengnya, Garnis langsung menyerangnya.
Pria itu terluka saat Garnis berhasil menikamnya dengan menggunakan pisau kecil di tangannya.
Melihat tak seorangpun bisa menghentikan Garnis membuat Lasmi harus turun tangan menangkapnya.
Dengan bantuan Lasmi mereka akhirnya berhasil membekuk Garnis dan membawanya ke kantor polisi.
Namun saat tiba di kantor polisi gadis itu tiba-tiba meninggal membuat mereka terkejut.
Sebuah bayangan hitam melesat dan menyambar mayat Garnis, membuat Riana seketika terhenyak.
"Apakah dia Raja Iblis?" ujar Riana tak percaya
Sementara itu Gagah langsung berubah menjadi seekor kelelawar untuk mengejarnya.
Meskipun Gagah berusaha mengejarnya namun ia kehilangan jejaknya. Bayangan hitam itu melesat begitu cepat dan menghilang di kegelapan malam
Lasmi yang tak mau kehilangan Garnish langsung melemparkan beras kuning ke angkasa membuat Raja Iblis kembali terlihat.
"Jadi benar kau adalah pelakunya?" ucap Lasmini tak percaya melihat sosok Raja Iblis dihadapannya
Riana yang baru saja tiba di tempat itu berjalan perlahan menghampiri Pria itu.
Melihat Riana di depannya membuat Raja Iblis begitu senang.
"Lama tak bertemu, apa kabar mu putriku?" tanya pria itu
"Apa dia adalah ayahku?" tanya Riana Kepada Lasmi
"Dikehidupan yang lalu kau adalah putriku, tapi kau memilih bereinkarnasi menjadi seorang manusia hingga hubungan keluarga kita berakhir. Namun tetap saja tak bisa di pungkiri jika darah Iblis masih mengalir dalam dirimu," jawab Pria itu
Tak mau Raja Iblis mencuci otak Riana, Gagah langsung menyerang pria itu, namun sayangnya Raja Iblis berhasil menikamnya hingga pria itu jatuh tersungkur ke tanah.
"Sampai kapanpun kau tidak akan bisa melawan ku pangeran vampire!"