When The Evil Fall In Love

When The Evil Fall In Love
Bab 21. Kambing Hitam



Gagah membawa Riana dan neneknya keluar dari dunia kegelapan.


Pria itu berusaha mencari jalan keluar untuk menyelamatkan keduanya.


Sementara itu sang Raja Iblis yang mulai sadar jika Riana menghilang langsung menggunakan kekuatan sihirnya untuk menangkap mereka.


Melihat Gagah berusaha kabur dari tempat itu.Ia sengaja membuat mereka tersesat. Raja Iblis sengaja menyuruh para lelembut untuk membuat mereka tersesat.


Gagah merasa bingung karena sejauh ia melangkah ia terus kembali ke tempat yang sama.


"Sepertinya kita tersesat," ucapnya pasrah


Ia kemudian beristirahat sejenak dan menyandarkan tubuhnya di sebuah pohon.


Sementara itu Lasmi yang mengetahui ada yang tidak beres dengan hutan itu kemudian meminta bantuan para mahkluk gaib peliharaannya untuk mencari jalan keluar.


Dengan kekuatan Nek Lasmi dan bantuan Gege mereka akhirnya berhasil keluar dari tempat itu dan pulang dengan selamat.


*SMA PENCERAHAN


Acara pergelaran Raja dan Ratu sekolah berjalan lancar membuat Widya begitu senang.


Antusias para siswa dalam mengikuti acara kontes kecantikan itu membuat wanita itu semakin yakin jika sekolahnya akan semakin diminati oleh masyarakat setelah melihat event tersebut.


Sebagai ungkapan kebahagiaan karena acaranya berjalan lancar wanita itu mengadakan acara doorprise untuk para peserta dan juga penonton.


Suasana semakin meriah saat mengetahui sang kepala sekolah memberikan hadiah sepeda sebagai hadiah utama door prize.


Namun siapa sangka kemeriahan acara itu membuat salah seorang anggota Sekte pemuja Iblis sengaja mengacaukan acara tersebut dengan membunuh salah seorang peserta lomba.


Ia sengaja menaruh mayat siswa yang dibunuhnya di toilet agar siswa lain bisa segera menemukannya.


Benar saja semua orang berteriak histeris melihat seorang siswa perempuan yang tewas mengenaskan dengan bagian dalam tubuhnya menyembur keluar di dalam toilet.


Semua siswa berlarian keluar dari toilet dan melaporkan kejadian itu kepada guru .


Widya yang tak mau kejadian itu tercium polisi langsung menyembunyikan jenazah siswanya di ruang kerjanya.


Ia dan Warni berusaha menenangkan siswa di aula dan menyuruh mereka untuk pulang.


Namun keadaan yang semakin mencekam membuat semua siswa tak berani pulang. Mereka takut akan menjadi korban berikutnya.


Melihat suasana genting ini membuat Aleta kemudian mengajukan diri untuk menjadi pengawal para siswa. Ia berani meyakinkan kepada teman-temannya bahwa ia akan melindunginya dan mengantar mereka sampai rumah dengan selamat.


"Apa kau yakin bisa melindungi mereka?" tanya Widya


"Tentu saja, dengan sabuk hitam yang ku dapatkan dari taekwondo aku yakin akan menghajar para pembunuh itu jika berusaha mengganggu kami," jawab Aleta


"Baiklah aku percaya padamu," ucap Widya dengan penuh keyakinan


Widya mempercayai Aleta dan mengijinkan gadis itu untuk mengantar para sahabatnya.


Selain Aleta, Bu Warni juga mengantar beberapa siswa pulang ke rumahnya.


Melihat hanya Bu Warni dan Aleta yang mengantar para siswa pulang ke rumah. Garnis yang merasa kasian dengan sahabat-sahabatnya kemudian mengajukan diri sebagai pengantar siswa pulang tetapi juga Garnis.


Tentu saja hal itu membuat Aleta meragukannya. Bukan hanya Aleta namun semua siswa dan juga Bu Widya.


"Apa kalian meragukan aku karena aku terlihat seperti gadis lemah," ucap Garnis gusar


"Tapi aku yakin bisa mengantar mereka pulang tanpa terluka. Aku janji pada kalian tidak akan ada yang berani menyentuh kalian selama bersamaku!" tegas Garnis


Namun seperti apapun gadis itu berusaha meyakinkan teman-temannya mereka tetap tak mau diantar pulang olehnya.


Melihat orang-orang meragukan dirinya membuat gadis itu sedih. Tentu saja Aleta tak tega melihat sahabatnya itu bersedih. Ia kemudian mengajak Garnis untuk ikut dengannya saat ia mengantar teman-temannya pulang.


Rencana Aleta berjalan lancar hingga tersisa satu siswa. Saat gadis itu mulai mengantuk dan tidak kuat menyetir, Garnis mengajukan diri untuk menggantikannya.


Tanpa curiga Aleta kemudian membiarkan gadis itu menyetir dan tertidur di sampingnya.


Namun siapa sangka, Garnis malah membawa mereka ke markas sekte pemuja Iblis.


Semua siswa tampak terkejut saat Garnis menghentikan mobilnya di depan Markas Sekte Pemuja Iblis.


Mereka berusaha membangunkan Aleta. Namun sebelum Aleta bangun Garnis menyerang teman-temannya membuat mereka langsung berteriak ketakutan.


Suara jeritan minta tolong, membuat Aleta terbangun. Saat ia membuka matanya, gadis itu terkejut manakala melihat Garnis tengah memakan jantung seorang temannya yang sudah mati.


"Kamu??" Aleta terjatuh saat melihat kejadian itu


Ia tak menyangka jika Garnis yang terlihat begitu polos adalah pemimpin Sekte pemuja Iblis yang selama ini selalu membunuh para siswa di sekolahnya.


"Sekarang aku mengerti kenapa selalu ada coklat dalam setiap mayat yang di temukan di sekolah, jadi semua itu adalah ulah mu?" tanya Aleta


Garnis menyeringai saat mendengar ucapan sahabatnya itu.


"Benar sekali Aleta, karena sekarang kau sudah tahu semuanya aku juga harus membunuhmu. Mulai sekarang Kau yang harus menanggung semua ini karena aku akan menimpakan semua masalah ini kepada mu," ucap Garnis menyeringai


Seketika lengan Garnis dengan cepat mencengkeram leher Aleta hingga membuat gadis itu kesulitan bernafas.


Karena ia tahu jika Aleta adalah seorang vampire ia sengaja merobek perut gadis itu dan mengambil jantungnya hingga membuat Aleta nyaris mati.


"Apa yang kamu lakukan Garnis, sadarlah kau hanya di peralat oleh Raja Iblis. Suatu saat kau juga akan di bunuh olehnya," ucap Aleta


"Kenapa aku harus percaya kepada pembohong seperti dirimu. Selama ini kau juga membohongi kami dengan menyembunyikan identitas mu, tapi sayangnya aku sudah tahu dari dulu jika kau adalah seorang vampire," bisik Garnis


Garnis yang sudah dirasuki roh jahat langsung meremas jantung gadis itu hingga darah segar menyembur dari mulut Aleta.


Gadis itu kemudian menghempaskan tubuh sahabatnya itu setelah berhasil mengambil seluruh kekuatannya dan segera menghilang dibalik kegelapan.


Suara sirine mobil ambulance seketika mendekati tempat itu.


Para tenaga medis langsung membawa para korban keatas ambulance untuk dibawa ke rumah sakit.


Seorang polisi yang melihat sosok wanita serigala segera mendekati Aleta dan membawanya ke kantor polisi.


Gagah segera menjenguk Aleta di kantor polisi saat mengetahui Aleta berada di sana. Namun sayangnya pria itu tak berhasil menemukannya karena para polisi sengaja menyembunyikan Aleta di ruang khusus.


Untuk menyelamatkan saudarinya ia berubah menjadi seekor kelelawar demi bisa menerobos masuk ke ruang penahanan Aleta.


Namun sayangnya ia tak berhasil mengeluarkan gadis itu karena ruangan itu sengaja di pasang perangkap untuk menangkap vampire. Melihat Aleta terluka parah ia kemudian menyamar menjadi seorang guru SMA PENCERAHAN agar bisa bertemu dengan adiknya itu.


"Siapa yang melakukannya ?" tanya Gagah


"Garnish," jawab Aleta parau


"Sudah ku duga, aku sudah melihatnya saat ia menyelematkan aku dari tahanan Raja Iblis,"