
"sebelum dia menjadi sekertaris ku, dia sudah jadi kekasih ku, hanya karena aku harus membantu papa, kami sempat lost kontak, tapi hubungan kami membaik saat aku melihatnya untuk pertama kalinya di perusahaan, tapi kami tetap bersikap profesional saat bekerja," kata Rudi dingin.
"wanita yang cantik, jadi bos mu yang brengsek itu cucuku nak," kata pak Harjono tersenyum hangat.
"maafkan saya tuan besar," kata Maya malu.
"apa kamu mengatakan sesuatu yang buruk pada kakek ku," bisik Rudi tersenyum hangat.
"aku tidak tau jika kakek itu kakek mu,karena aku saat itu sedang kalut karena kamu tiba-tiba mau menikah dengan gadis lain," kesal Maya.
"apa bagusnya wanita itu hingga kamu ingin menikahinya, mama sudah memilihkan Salwa untuk mu," kata mama umi yang memancing tatapan kejam Rudi padanya.
"karena apa, karena dia itu keponakan mu ma, maaf tapi aku tak tertarik padanya,karena bagiku Maya sudah sempurna," kata Rudi yang membuat semua orang terkejut
"ya aku tau selera putra ku, dan tidak baik gadis baik-baik seperti Salwa menjadi istri pria seperti Rudi, karena dia gila kerja dan satu-satunya wanita yang bisa bertahan dengan sikap Rudi adalah Maya, jadi seperti janjiku, setelah perusahaan stabil dan maju, kamu bisa menikah dengan siapapun wanita yang kamu cintai, bagaimana ayah?" tanya pak Sulaiman.
"tentu saja, aku juga menyukai Maya, dan aku tak sabar ingin mengendong cicit ku," kata pak Harjono.
mendengar itu membuat mana umi dan rija terkejut, bagaimana bisa wanita seperti itu mempengaruhi semua pria yang ada di keluarga itu.
"tapi aku tak setuju," marah mama umi.
"aku juga, karena dia tak pantas bersama," kata Rika.
"terserah pada mu, tapi aku tak akan membiarkan siapapun mengusik cucu ku, aku akan mengusirnya dari keluarga ini, dan untuk mu Rika, sepertinya kamu sudah bisa mandiri, Sulaiman besok aku ingin dia sudah keluar dari rumah mu dan biarkan dia mandiri bersama suaminya, jika tidak aku akan pastikan semuanya akan ku buat menyesal," kata pak Harjono yang mengejutkan semua orang.
"baik ayah.."
Tapi mama umi tak bisa diam seperti ini, bagaimana bisa dia punya menantu yang pernah gagal menikah.
"karena hari ini cucu ku membawa kekasihnya, kita akan mengadakan acara pertunangan juga," kata pak Harjono yang membuat semua orang terkejut.
Bahkan Salwa tak menyangka akan melihat ini, pria yang dia cintai dari kecil akan menikah dengan wanita yang berasal dari kampung.
Rudi dan Maya pun berdiri di dampingi pak Sulaiman dan pak Harjono.
bahkan Maya terkejut melihat Rudi sudah menyiapkan cincin yang akan mereka gunakan.
"apa..."
"kenapa terkejut sayang, sebenarnya aku ingin melamar mu setelah kita pulang dari pesta, tapi ternyata kakek membuat semuanya semakin baik, jadi Maya Wulansari maukah kamu menikah dengan ku?" tanya Rudi.
"aku mau," jawab Maya yang langsung di pakaikan cincin oleh Rudi.
Dan keduanya berpelukan erat, bahkan mereka berdua melakukan dansa berdua.
setelah acara pesta berakhir, mereka berdua masih berada di rumah utama keluarga Harjono.
Rika tak mengira jika dia akan di usir seperti ini, dan mama umi tak menyangka akan melihat Rudi memilih kekasihnya yang tak sempurna itu.
"jadi kapan kalian menikah," tanya pak Harjono.
"besok jika kakek memperbolehkan, karena aku sudah mengurus semuanya," kata Rudi.
"apa sih sayang, kamu kan tau membuat mu setuju saja itu sangat sulit, jadi saat kamu mau aku akan langsung mengajak mu menikah."
"cukup Rudi, kamu tak pernah melihat ku sebagai ibu mu ya, kenapa kamu begitu ingin menikah dengan wanita yang bahkan tak kita tau asal usulnya," tanya mama umi yang sudah marah melihat drama yang terjadi
"cukup menantu!" bentak pak Harjono.
hal itu membuat mama umi kaget, karena baru kali ini ayah mertuanya itu membentaknya seperti ini.
"kenapa kamu bicara seolah kamu juga berasal dari keluarga terhormat dan kaya, apa kamu juga lupa siapa dirimu sebelum Sulaiman memohon untuk menikahimu, bahkan dia rela meninggalkan ibunya demi dirimu, jadi jangan salahkan Rudi, dan aku tak ingin mendengar bantahan lagi, jika sampai itu terjadi kamu akan tau konsekuensinya,"
Mana umi diam, dia tak menyangka jika ayah mertuanya itu akan membahas tentang masa lalunya juga.
akhirnya semua setuju pernikahan di lakukan sebulan lagi, dan Maya serta Rudi sudah dalam perjalan pulang.
dia tak menyangka akan mendengar semua hdl buruk dari ibu kekasihnya itu
"tenang saja, aku akan selalu bersama mu, dan kita bisa tinggal di rumah lain saat menikah nanti," kata Rudi.
"tidak mas, aku ingin mengambil hati ibu mu, meski itu butuh seratus tahun pun, aku akan mencobanya," kata Maya tersenyum menyakinkan kekasihnya itu.
"baiklah sayang, terserah padamu, sebaiknya kita turun sekarang," kata Rudi yang mengajak Maya masuk ke lift dan menuju ke apartemen miliknya.
Di tempat lain, Chozin baru sampai di kota, dia ingin melihat kehidupan mantan istrinya yang sekarang sepertinya semua sudah baik.
Tentu dia tak akan membiarkan hal itu terjadi, terlebih setelah apa yang di lakukan maya padanya.
"hei kenapa bengong di sana, ayo kita ketemu sama bos," panggil seorang pria yang mengajak pria itu bekerja.
Mereka sampai di sebuah rumah mewah dengan penjagaan yang super ketat, tapi baru juga masuk.
Chozin di buat terkejut dengan apa yang dia saksikan, pasalnya adegan dewasa itu terpampang nyata di depan matanya.
bahkan setidaknya ada dua wanita dan tiga pria di ruang tamu itu dan ada seorang pria yang duduk menikmati hal itu.
"siapa yang kau bawa Sahil, sepertinya dia orang barumu?", tanya pria itu yang tak terpengaruh sedikitpun.
"iya tuan,dia baru datang dan meminta pekerjaan padaku,dan aku sudah memastikan jika dua bersih," kata Sahil.
"memang apa keahliannya, kamu tau jika aku tak suka dengan orang tak terlatih dan juga yang tak aktif,"
"tentang itu semuanya sudah aku teliti,dan pria ini sangat baik," jawab Sahil menyakinkan bosnya itu.
akhirnya Chozin harus menunjukkan bahwa ucapan sahil benar, dan dia bisa membuktikan itu.
Bos pria itu pun merasa puas dan menyetujui jika Chozin bekerja untuknya.
"anda mau istirahat bos?" tanya seorang wanita berpakaian pelayan yang cukup seksi dan minim.
"sudah kukatakan berapa kali jangan menyentuh ku, kamu menjijikan!!" bentaknya mendorong wanita itu hingga tersungkur.
melihat hal itu, semua orang hanya bisa diam, dan hanya bisa melihat pria itu pergi dengan sangat angkuh sambil menggosok tubuhnya dengan jijik.