The Silent Girl Is My Toys

The Silent Girl Is My Toys
Chapter 20



KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS ๐ŸŒŠโค๏ธ๐ŸŒน


Hanna dan Mario yang sudah sampai di rumah sakit, langsung mencari ruangan Inglis.


Dan mereka menemukan ke dua orang tua Inglis yang ada di depan ruang operasi. "Aunty." Panggil Hanna, ketika melihat Caroline Mamah Inglis yang berdiri di sana.


"Hanna," sahutnya, memperlihatkan ke dua matanya yang bengkak karena sejak tadi sudah menangis.


"Berapa lama dia sudah di dalam?" Tanya Mario pada Jody, Papah dari Inglis.


Jody menundukan kepalanya, karena tidak berani menatap wajah Mario yang menurutnya sangat agung.


"Sudah 3 jam Lord," jawabnya, memanggil Mario dengan sebutan Lord.


Mario menganggukan kepalanya pelan, "apakah ada keterangan dari saksi? Bagaimana keadaan ini bisa terjadi? Lalu pelakunya bagaimana?" Tanya Mario


Lagi, mempertanyakan hasil dari investigasi polisi tentang kecelakaan ini.


Karena banyak nyawa yang hilang, itu berarti polisi tidak boleh mengangapnya secara sepele.


"Semuanya benar - benar murni karena kecelakaan Lord, tadi pelaku mengatakan jika Remnya Blong, dan polisipun sudah mengiyakan pernyataan itu setelah melakukkan pemeriksaan pada mobil tronton itu." Jawab Jody lagi. Yang membuat Mario kembali mencerna informasinya.


Karena jika memang kejadian ini semua murni karena sebuah kecelakaan, ya mereka tidak bisa menuntut siapapun.


Dan ketika mereka sedang mengobrol, terlihat dokter yang akhirnya keluar dari ruang operasi itu, setelah 3 jam berjuang di dalam sana.


"Dok, bagaimana keadaan putri saya dok?" Tanya Caroline segera setelah melihat dokter itu melepas penutup kepalanya serta maskernya.


Dokter itu menjawab dengan gelengan kepalanya pelan, yang sudah menjadi arti dalam semua jawaban.


Caroline, yang tadinya sudah sedikit tenang, akhirnya kembali mengeluarkan air matanya. "Enggak, ini tidak mungkin kan dok, putri saya masih bisa di selamatkan, putri saya -"


"Aunty." Panggil Hanna yang juga sedang menangis mendengar berita ini.


Dia bahkan kembali berpelukan pada Caroline untuk sama - sama melampiaskan kesedihan mereka. "Enggak! Ini bohongkan, Hanna! Please, bilang sama Aunty, jika Inglis sedang baik - baik saja kan."


"Inglis sedang main bersama kamukan, kamu lagi sembunyikan Inglis ya?" Caroline tidak bisa mengontrol pikirannya.


Sedangkan Jody, masih terlihat kokoh berdiri, Namun tangannya sudah menutupi


Wajahnya. Sebagai seorang ayah, dialah yang paling sakit ketika anak kesayanganya pergi begitu saja.


Mario mendekat ke arah dokter itu, untuk meminta penjelasan tentang keadaan Inglis sebelum meninggal.


"Kepalanya sudah pecah di saat kecelakaan itu terjadi Lord Mario, dan seharusnya dia lebih baik meninggal saja di tempat, dari pada bertahan dengan kesakitan seperti ini."


"Kami sudah berusaha mengembalikannya, dan mencoba menyelamatkannya, tetapi sepertinya Inglis benar - benar sudah tidak bisa menahan sakitnya, sehingga dia memilih untuk pergi." Dokter itu menjelaskan keadaan Inglis pada saat di bawa ke rumah sakit.


Mario pasti paham, tidak ada manusia yang hidup setelah telempar beberapa meter dan bahkan menghantam aspal dengan sangat keras.


Inglis termasuk wanita kuat, yang masih bisa bertahan beberapa jam, walaupun pada akhirnya dia memilih untuk pergi.


Hanna mengingat, ketika tadi dia meminta Inglis untuk pulang. Dia menyesali hal itu.


"Harusnya tadi aku tidak memintanya pulang, harusnya aku memintanya untuk menginap saja di rumah." Gumamya tertahan, dia tidak bisa membayangkan bagaimana hidupnya jika tanpa Inglis yang menemaninya.


Semua urusannya selama ini, di lakukkan oleh Inglis, wanita itulah yang melindunginya dan menjadi sandarannya selama ini. Tetapi jika Inglis pergi, lalu bagaimana dia akan menjalani hidup setelah ini?


To Be Continue. *


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ******๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป**** dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


Dan Jangan lupa yah, dukunganya๐Ÿฅฐ*** jangan Sinder.***


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya๐Ÿ˜Ž


*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal ****๐Ÿ˜ญLike,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya********๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜*** ****


*****Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ******๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ*


Terima kasih๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป