
KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS ๐โค๏ธ๐น
Di dalam kamar, Shawn menyesap rokok yang ada di tangannya.
Shawn memanglah seorang type perokok, tetapi hal itu hanya dia lakukkan di saat sedang sendiri, atau bahkan di dalam kamarnya.
Hanya rokok saja yang membuatnya bisa sedikit tenang dari banyaknya sebuah masalah.
Jika saja, bukan terhalang sebuah balas budi untuk Toreto dan Nandia yang sudah merawatnya sejak kecil, maka hal konyol seperti ini tidak akan pernah akan dia lakukan.
Apa lagi dia haru mau di perintah oleh anak sakit jiwa seperti Athof, rasanya ingin membuat dirinya ingin tertawa.
Shawn berdiam diri di dalam kamarnya dan terus saja menyesap rokoknya.
Dia merasa pusing sendiri dengan permintaan dari adik sepupunya ini. Rasanya dia ingin membunuh satu keluarga ini yang sudah membuat dirinya seperti budak yang bisa di perintah seenaknya.
Hanya karena dendamnya pada Hanna, dia jadi harus berurusan dengan keluarga itu. Bahkan saat ini dia harus kembali mencari cara agar tetap bisa di terima dalam keluarga itu.
Tidak tahukah mereka, bahwa ini sangatlah berbahaya? Salah langkah, nyawanya yang akan hilang.
Tetapi, apa perdulinya mereka? Yang mereka tahu hanya kebahagian Athof. Jika dendam Athof sudah terbalaskan, maka semuanya akan menjadi aman kembali.
Setelah rokoknya mati, Shawn terlihat mematikan rokok itu dengan menekannya ke dalam asbak. "Sial! Gara - gara anak sakit jiwa itu, aku harus pusing sendiri seperti ini." Umpatnya dengan kesal, lalu mengambil headsetnya untuk mendengarkan musik.
"Lagi pula, kenapa sih dia tidak mati saja? Harusnya yang menganiaya dia itu jangan setengah - setengah, untuk apa menganiaya hanya untuk koma di rumah sakit? Harusnya menghajar seseorang itu sampai meninggal." Tambahnya lagi, tanpa memperdulikan kalimatnya.
Karena memang seperti itulah kenyataanya, jika Athof mati, maka dia akan menjadi orang yang paling bahagia.
Ketika Shawn baru mau mengarahkan headset ke telingnya. Tiba - tiba saja dia teringat akan satu hal.
Yaitu kondisi korban - korban tabrakan beruntun tadi sore.
Shawn membaca dengan teliti, dan dia melihat dalam artikel itu jika ada 4 orang yang meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya berhasil terselematkan, tetapi dalam keadaan kritis di rumah sakit.
Mobil yang hancur ada 3 mobil, sedangkan Supir mobil besar sudah berhasil di amankan.
Shawn juga mengecek identitas - identitas korban meninggal, tetapi dia tidak mendapatkan nama Inglis di dalamnya.
"****! Apakah dia masih hidup?!" Tanyanya pada diri sendiri. Ketika dia sudah selesai membaca artikel itu.
Bahkan dia mendapatkan nama Inglis yang menjadi korban selamat tetapi Kritis. Hingga membuat Shawn tiba - tiba merasa ingin tertawa.
Dia bahkan yang tadinya tegang, kini mulai menyandarkan tubuhnya dengan rileks. "Sepertinya, Tuhan memang masih menginginkan kamu untuk hidup." Lirihnya pelan, ketika melihat keberuntungan Inglis yang masih bisa hidup, padahal kecelakaan yang di alami sudah sedemikian parahnya.
Sepertinya Inglis juga menyadari lajunya mobil di belakang, sehingga dia sempat membuka seat belt yang dia gunakan, dan bahkan sempat membuka pintu, tetapi karena tidak sempat untuk mengindar, akhirnya Inglis telempar beberapa meter bersamaan dengan pintu yang terbuka itu.
"Sebaiknya aku melihat keadaannya, mungkin saja dia benar - benar bisa selamat dari maut, dan bisa berbicara seperti sedia kala." Ucap Shawn, lalu mulai mengambil jacket dan kunci mobilnya, untuk segera pergi ke rumah sakit untuk melihat keadaan Inglis.
To Be Continue. *
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ******๐๐ป๐๐ป**** dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
Dan Jangan lupa yah, dukunganya๐ฅฐ*** jangan Sinder.***
Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya๐
*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal ****๐ญLike,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya********๐๐*** ****
*****Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ******๐ญ๐ญ๐ญ*
Terima kasih๐๐ป๐๐ป