
KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS ๐โค๏ธ๐น
Sedangkan di sisi lain, Toreto pulang dengan raut wajahnya yang kurang bersahabat.
"Bagaimana Pah?" Tanya Shawn, ketika melihat papahnya itu sudah pulang ke rumah.
Toreto menatap ke arah Shawn dengan tatapannya yang penuh amarah.
Plaaaakkkkkk, suara tamparan yang begitu keras dia dapatkan sebagai jawaban dari pertanyaannya barusan.
Shawn tahu, jika Papahnya baru saja mendapatkan kegagalan. Dan pembatalan pernikahaannya dengan Hanna benar - benar telah terjadi.
"Maafkan aku Pah." Ucapnya dengan menundukan kepalanya, menyesali apa yang terjadi.
"Aku hanya memintamu untuk masuk ke dalam kehidupan wanita itu dan hancurkan! Masa seperti itu saja kamu tidak bisa melakukkannya?!" Sentak Toreto begitu marah. Dan lalu dia pergi melangkahkan kakinya masuk ke dalam mendekat ke arah anak dan istrinya.
Toreto duduk di sebelah istrinya yang sedang memeluk anak laki - laki mereka.
"Sekarang kita sudah kesulitan untuk mendekati wanita itu, karena ternyata dia bukan seorang bangsawan biasa."
"Dia adalah cucu dari Mario Jonathan. Lebih baik, lupakan saja dendam itu Athof." Pintanya pada putra kandungnya.
Athof terlihat menggertakan giginya, dan menatap sinis ke arah Shawn. "Kamu sudah di berikan banyak hal oleh Orang Tuaku, bahkan nama Diekepun sudah kamu gunakan, tidak bisakah kamu mengerjakan hal yang berguna sedikit saja?" Tanyanya pada Shawn yang hanya bisa menundukan kepalanya.
Dia sudah berusah masuk ke dalam hidupnya Hanna, tetapi semua terhalang karena kekuasan keluarga.
"Athof, semuanya sudah selesai, kita sudah tidak bisa mendekati Hanna lagi, please lupakan dendam mu itu." Shawan juga meminta Athof untuk melupakan dendamnya pada Hanna.
"Kamu pikir melupakannya gampang? Aku di pukuli oleh mereka yang memuja wanita itu, sampai aku masuk ke dalam rumah dajit dan koma selama 1 bulan, kamu suruh aku untuk melupakannya?" Tanya Athof, yang lalu beranjak dari duduknya, dan mendekat ke arah Shawn.
"Bukan seperti itu Athof, tapi kamu tahu sendiri, jika keluarga ini bukanlah tandingan keluarganya, bahkan sekali perintah yang keluar dari mulut Kakeknya, kita semua akan habis, mengertilah." Jawab Shawn, masih berusaha memberikan pengertian kepada adik sepupunya itu.
Tetapi sifat yang Athof miliki, lebih tempramen dari pada dia. Bahkan yang melakukkan kecelakaan beruntun tadi adalah orang suruhannya.
Athof benar - benar sangat dendam pada Hanna. Dia menginginkan kehancuran wanita itu, makanya dia memanfaatkan hutang budi orang tuanya yang sudah merawat Shawn kakak sepupunya dan meminta Shawn untuk membalaskan dendamnya.
Dengan sifat Shawn yang juga sama Sycho sepertinya, dia rasa tidak akan susah untuk
Menyakiti hidup Hanna.
"Kamu bisa pakai otakmukan?!" Tanya Athof, menatap wajah Shawn dengan serius.
"Kalau kekuasaan keluarga kita kalah dengan kelurganya, maka lakukkan dengan perasaan!" Tambahnya lagi, membuat Toreto dan Nandia yang sejak tadi duduk melihat kemarahan putra mereka, akhirnya bangkit seakan menyetujui ide putranya.
Shawn menatap ke arah Athof dengan senyumannya. "Maksudnya, kamu menyuruhku untuk membuatnya jatuh cinta sama aku?" Tanyanya, dengan sedikit tawanya.
"Tentu saja aku tidak akan melakukannya! Aku tidak akan mencintai seorang wanita seperti dia, sama sekali bukan typeku. Dia adalah wanita yang sangat membosankan." Sahut Shawn, menolak keinginan Athof yang satu ini.
Dia bahkan ingin melangkahkan kakinya pergi meninggalkan, sekeluarga itu. "Kalau kamu tidak mau, jangan salahkan aku jika kecelakaan beruntun tadi, aku akan membuat semua bukti akan mengarah padamu." Ujar Athof, yang membuat langkah Shawn terhenti.
Tetapi itu hanya untuk beberapa saat saja, karena 1 menit kemudian, Shawn kembali melangkahkan kakinya.
Namun Athof terlihat mulai tersenyum, "hahahahhahahahahahah." Teriaknya tertawa puas.
Sebagai anak yang di katakan memiliki penyakit jiwa, dia cukup pintar untuk memanfaatkan keadaan.
Athof adalah anak yang terlihat polos dari
Luar, namun dia adalah pria yang sangat jahat bagaikan seorang iblis.
Dia bahkan tidak perduli dengan nyawa orang lain, jika memang dia dendam dengan seseorang, maka semuanya akan selesai sampai dendamnya tercapai.
To Be Continue. *
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ******๐๐ป๐๐ป**** dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
Dan Jangan lupa yah, dukunganya๐ฅฐ*** jangan Sinder.***
Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya๐
*Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal ****๐ญLike,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya********๐๐*** ****
*****Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ******๐ญ๐ญ๐ญ*
Terima kasih๐๐ป๐๐ป