The Reincarnation Of Empress Xuan Yu

The Reincarnation Of Empress Xuan Yu
6



"Yang mulia, seharusnya anda memasang peringatan untuk orang lain agar tidak memancing ikan di kolam halaman belakang kerajaan!," Protes Xuan Yu kala mengingat pelayan wanita Lu Guifei yang memancing di kolam ikan nya.


"Apa kau benar-benar menyukai kolam ikan itu?," Tanya Nan Xun sembari memakan daging ikan yang di sediakan Xian dan Luya.


Xuan Yu mengangguk dan menjawab,"tentu saja!,jika permaisuri ini tidak suka maka aku juga tidak akan perduli jika ada yang memancing ikan di dalam kolam tersebut."


Nan Xun mengangkat alis kiri nya,"bukankah ikan ini kamu sendiri yang memerintahkan pelayan mu untuk memancing nya?,mengapa kamu marah?."


Xuan Yu mendengus kecil,"tentu saja tidak!, Pelayan wanita Guifei baru itu,dia berani memancing di kolam ikan ku,bahkan dia memarahiku,padahal sudah jelas bahwa dia yang salah."


Nan Xun mengangguk,"pada akhirnya dia gagal mendapatkan ikan di kolam mu dan kamu sendiri yang memakan ikan-ikan ini bukan?."


Xuan Yu mengangguk,"itu benar,namun setidaknya anda memperingati orang-orang agar tidak memancing ikan di halaman belakang istana!."


Nan Xun menjawab dengan anggukan sembari terus memasukkan daging ikan ke mulutnya.


Tiba-tiba Xuan Yu teringat akan Nan Soo,"Xian,panggil dan bawa pangeran Soo kemari."


Xian mengangguk dan segera berjalan menuju kediaman pangeran semata wayang itu.


3jam berlalu,namun Xian dan Nan Soo belum juga datang.


Xuan Yu memerintahkan Luya untuk menyusul Xian,namun lagi-lagi Luya juga tidak kembali.


Xuan Yu gelisah,dia dan Nan Xun memutuskan untuk mendatangi kediaman anak mereka bersama. Karna Xian dan Luya tak kunjung datang.


Namun saat di tengah jalan,Xuan Yu terkejut melihat Xian dan Luya sedang di cambuki habis-habisan.


Nan Xun yang melihat ini segera melirik Xuan Yu dan berminat untuk melihat respon nya.


Sebelum melangkah maju Xuan Yu mendengar kata-kata,"berani sekali pelayan rendahan seperti mu melarang ku yang seorang Guifei memakan ikan di kolam halaman belakang istana!."


"Apa?,pelayan permaisuri?,apakah itu benar?," Wanita itu bertanya kepada pelayan nya.


Pelayan nya segera menjawab,"dia berbohong yang mulia!, jelas-jelas dia hanya pelayan dari nona muda biasa!,jika nona muda itu adalah permaisuri, seharusnya nona muda itu mengenakan Mahkota Poenix!."


Wanita yang kerap di panggil Lu Guifei itu kembali melihat ke arah Xian dan Luya,"kamu tahu apa hukumannya jika berbohong lalu menyeret nama Permaisuri?."


Lu Guifei segera memerintahkan pelayan nya untuk mencambuk lebih keras lagi,namun hal itu terhenti saat mendengar suara,"Lu Guifei,berani sekali kamu menyakiti orang-orang ku?."


Lu Guifei menoleh dan terkejut melihat kedatangan Nan Xun dan Xuan Yu.


"Salam Hormat untuk yang mulia kaisar dan yang mulia permaisuri." Ucap nya spontan sembari membungkukkan badan.


"Lu Guifei,apa hak mu menyakiti orang-orang ku?,kamu berani?!," Tanya Xuan Yu marah.


Lu Guifei tersedak kenyataan,dia tidak tahu bahwa kedua pelayan itu(Xian dan Luya) benar-benar pelayan Permaisuri.


Xuan Yu melirik ke arah Xian dan Luya yang berlumuran darah,"jika anda teruskan,anda bisa membunuh mereka. Jika mereka mati,maka sangat sulit bagi permaisuri ini memaafkan mu!."


Xuan Yu segera merampas cambuk dari tangan pelayan Lu Guifei dengan paksa,lalu mulai mencambuk pelayan Lu Guifei satu persatu secara bertubi-tubi,dan memberikan 1 cambukan pelajaran untuk Lu Guifei.


"Lu Guifei,karna kamu adalah seorang selir yang mulia kaisar,maka aku akan memberi mu muka!,satu cambukan ini sebagai pelajaran. Jika kejadian seperti ini terulang aku akan benar-benar menyiksa mu!,dan lagi,jangan pernah memancing ikan di kolam halaman belakang istana,itu adalah milikku!."


Nan Xun sedikit terkejut melihat perilaku kasat Xuan Yu,namun dia hanya diam. Dia tahu Xuan Yu sedang berada di suasana hati yang buruk.


Lu Guifei menangis,"Permaisuri,Guifei ini meminta maaf atas kecerobohan saya. Saya benar-benar tidak tahu bahwa kedua pelayan ini memang benar orang-orang anda,dan saya juga tidak tahu bahwa kolam ikan yang berada di halaman belakang istana adalah milik anda!."


Xuan Yu belum sempat merespon namun Lu Guifei segera menyelak dan merengek ke arah Nan Xun,"yang mulia,bukankah selir ini sudah meminta maaf kepada Permaisuri?,mengapa permaisuri tidak menerima permintaan maaf selir ini?,yang mulia apa kesalahan selir ini terlalu besar?. Yang mulia,tolong katakan pada permaisuri untuk memaafkan selir ini,selir ini benar-benar mengaku salah."


Xuan Yu merasa kesal, bagaimana ingin berbicara bahwa permintaan maafnya telah di terima?,dia sendiri saja sudah menyelak omongan Xuan Yu dan terburu-buru merengek ke arah Nan Xun!,itu sangat menjijikan!.


"Lu Guifei,bahkan permaisuri ini belum sempat menjawab pertanyaan mu karna rengekan mu pada kaisar,namun kamu sudah berbicara kepada kaisar sembari menangis bahwa aku tidak menerima permohonan maaf mu?,apa kau mencoba memfitnah ku di depan kaisar dengan air mata mu?,apa kau pikir semua orang luluh dengan air mata menjijikan mu?," Serang Xuan Yu dengan mulut pedas nya.


Lu Guifei hampir tersedak air liur nya sendiri,dia sekarang berpikir bahwa Xuan Yu memang sulit untuk di atasi.


Dengan sesenggukan dia menjawab,"mengapa yang mulia permaisuri berpikir seperti itu?,selir ini tidak ada maksud untuk memfitnah anda," mata nya kembali beralih ke arah Nan Xun,"Yang mulia,per-permaisuri telah marah kepada selir ini,selir ini pasti akan mendapat hukuman yang berat,yang mulia tolong jelaskan kepada permaisuri bahwa selir ini tulus untuk meminta maaf dengan nya."


Nan Xun melepas tangan Lu Guifei,"Permaisuri telah memaafkan mu,namun kamu harus tetap mendapat hukuman karna telah menyakiti orang-orang permaisuri.


Lu Guifei,tulis kata "maaf" dengan penuh di 5 lembar kertas,setelah selesai kamu bisa mengirim kertas itu ke kediaman permaisuri. Masalah selsai."


Nan Xun segera menarik tangan Xuan Yu menjauh pergi, meninggalkan Lu Guifei yang masih mematung di tempat.


Para pelayan lain membantu Xian dan Luya untuk di bawa ke kamar mereka agar menerima pengobatan.


Xuan Yu dan Nan Xun berjalan beriringan ke kediaman anak mereka. Para pelayan yang melihat ini tersenyum karna permaisuri mereka berjalan sejajar dengan kaisar.


Di kerajaan Que Utara seorang wanita dari keluarga bangsawan maupun kerajaan di larang berjalan sejajar dengan suami mereka. Mereka harus berjalan di belakang suami mereka.


Tidak ada wanita yang mendapat hal serupa seperti Xuan Yu,bahkan Permaisuri terdahulu, mereka tidak pernah berjalan sejajar dengan kaisar suami mereka.


*


Xuan Yu melihat Nan Soo sedang fokus berlatih pedang dengan Jendral Xi,karna tidak ingin mengganggu Xuan Yu menarik Nan Xun untuk langsung duduk di dekat pohon yang rindang.


Nan Soo menyadari kedatangan mereka berdua,dia segera meminta jendral Xi untuk menghentikan latihan,namun Xuan Yu segera berteriak,"Soo kecil,teruslah berlatih!,ibunda dan ayahanda akan melihat latihan mu!,semangat!!!."


Nan Soo tersenyum sangat senang,pandangan nya beralih ke arah Jenderal Xi lagi dan melanjutkan latihan mereka.


Saat sedang asyik menonton latihan Nan Soo, Nan Xun angkat bicara,"apa kamu tidak ingin mengadakan pertemuan dengan para selir baru?."


Xuan Yu menoleh ke arah Nan Xun dan menjawab dengan santai,"apa itu harus?,ah... sepertinya permaisuri ini sangat sibuk."


Nan Xun mengerutkan dahi,dia berusaha mengingat apa yang dilakukan wanita ini?. Seingat dirinya,Xuan Yu hanya makan,tidur, jalan-jalan,dan mengurus keuangan Harem.


"Kamu harus memperkenalkan diri agar mereka mengenali siapa kamu. Apa kamu mau kejadian saat kamu baru kembali datang dari kediaman Jenderal terulang lagi?."


Xuan Yu melambaikan tangan nya, ke arah Nan Xun,"Lu Guifei sudah melihat aku,pasti berita itu akan menyebar cepat,para selir baru itu juga pasti akan segera mengunjungi kediaman ku,untuk apa repot-repot mengadakan pertemuan?."


Nan Xun tidak menjawab,dia hanya diam.Tidak ada guna nya berdebat masalah ini dengan Xuan Yu.


Xuan Yu terkejut di dalam hati,namun dia berusaha menjaga mimik muka nya agar tidak ketahuan jika dia baru tahu,"sudah,anda tidak perlu khawatir."


"Ibunda... ayahanda..." Nan Soo datang dan langsung membungkuk hormat.


Xuan Yu tersenyum,tangan nya terangkat untuk mengelus kepala Nan Soo.


"Soo kecil, gerakan yang di ajarkan jenderal tadi kurang hebat!,ibunda tidak puas jika kamu hanya belajar seperti itu," ujar Xuan Yu.


Nan Xun mengangkat alis kirinya lalu menoleh ke arah Xuan Yu,"gerakan seperti apa yang kamu mau?."


Xuan Yu menoleh ke arah Nan Xun,lalu tersenyum jahil,"jika permaisuri ini menjawab apa yang mulia akan memperagakan nya?."


Nan Xun mengangguk sebagai jawaban,Xuan Yu yang melihat anggukan nya segera berbicara lagi,"Hmm...mungkin yang mulia belum tahu tentang gerakan ini,jadi kalau begitu biar permaisuri ini saja yang lakukan."


Nan Soo yang mendengar itu terkejut,"ibunda,anda tidak perlu melakukan nya,itu sangat berbahaya bagi anda jika memegang pedang."


Xuan Yu mengerutkan dahi nya,"sebelumnya aku adalah Nona besar dari kediaman Jenderal Besar Xuan,apa hanya memegang pedang bisa melukai ibunda?,tidak."


Nan Soo menggeleng,"tetapi tetap saja,pangeran ini khawatir."


Xuan Yu terkekeh lalu mengangkat tangannya untuk menutupi setengah wajahnya menggunakan lengan hanfu panjang milik nya,"kamu memang anak yang baik."


Xuan Yu segera berlari untuk mengambil pedang dari penjaga lalu kembali ke tempat semula,namun jarak nya tidak terlalu dekat,karena dia akan bermain pedang.


Nan Xun hanya diam dan memperhatikan,di dalam hati nya,dia sangat penasaran.


Xuan Yu menghirup udara sebentar lalu mulai mengambil ancang-ancang untuk memulai.


Pedang mulai bergerak ke arah yang acak namun terlihat sangat mengagumkan.


Di empat gerakan terakhir,Xuan Yu mengambil gerakan memutar keatas yang membuat jubah Hanfu merah milik nya ikut memutar lalu berkibar indah setelah itu dia mengayunkan pedang nya seperti menebas kepala musuh.


Selanjutnya Xuan Yu memutar ke belekang dan menghunuskan pedang nya ke depan. Orang yang jeli dan paham soal ilmu bermain pedang pasti mengerti tentang gerakan ini. Di gerakan terakhir,pedang Xuan Yu tidak menghunus lurus,namun sedikit ke kiri,jika di targetkan pada manusia,pedang itu akan menancap tepat di jantung.


Nan Xun mengerutkan dahi nya saat melihat gerakan Xuan Yu, memang ini adalah pertama kalinya dia melihat gerakan seperti ini,namun di empat gerakan terakhir itu adalah gerakan membunuh. Nan Xun bertanya-tanya,dari mana dia belajar gerakan seperti ini?.


Nan Soo yang melihat ini berbinar,senyum nya mengembang,"ibunda,yang tadi itu sangat hebat!."


Xuan Yu tersenyum,"tentu saja!, bagaimana?,apa kamu mau belajar?."


Sebelum Nan Soo sempat menjawab,Nan Xun menyela,"bertarung dengan ku?."


Xuan Yu yang mendengar ini segera menoleh,lalu tersenyum,"yang mulia,apa anda mencoba untuk menindas wanita?."


Nan Xun menggeleng,"tidak,dan lagi pula aku akan menyesuaikan gerakan ku dengan kemampuan mu."


Xuan Yu mengangguk,"baik..."


Nan Xun dan Xuan Yu sekarang berdiri berhadapan,ada jarak 1 setengah meter untuk mereka.


"Maju," ucap Nan Xun dengan nada tenang.


Xuan Yu mengangguk dan segera maju.


Xuan Yu mulai menyerang Nan Xun ketitik lemah,namun Nan Xun berhasil menangkis dengan pedang milik nya.


Nan Xun sedikit terkejut,semua serangan yang Xuan Yu lakukan adalah menuju bagian titik lemah. Hanya orang-orang yang mengerti ilmu bela diri yang memahami titik lemah manusia dalam bertarung.


Saat melihat Xuan Yu memutar ke atas dan mengangkat pedang nya,dia segera berjongkok,karna ingat gerakan ini Xuan Yu lakukan untuk menebas kepala.


Namun dia terkecoh,setelah memutar dan mengangkat pedang,Xuan Yu tidak melakukan gerakan menebas, melainkan kembali memutar dan mengayunkan pedang nya kebawah untuk menggores kaki Nan Xun.


Beruntung Nan Xun tanggap dan langsung melompat mundur.


Nan Xun tersenyum,"yang tadi itu sangat berbahaya."


Xuan Yu hanya membalas dengan senyum juga. Hampir saja tadi dia akan menggores kaki Nan Xun,jika itu berhasil Nan Xun bisa jatuh lumpuh,karna Xuan Yu menggores di bagian tali pembuluh darah dan otot-otot kaki yang penting.


Nan Xun mengambil nafas sebentar lalu kembali maju untuk menyerang.


Xuan Yu juga kembali membalas serangan dari Nan Xun,namun yang ini terasa lebih sulit dan membuat dirinya sedikit kewalahan. Sepertinya Nan Xun mulai serius.


Saat melihat wajah Nan Xun yang serius,Xuan Yu berbicara dalam hati,"jika kamu serius,saya juga akan serius!."


Mereka berdua mulai menyerang dan menangkis satu sama lain.


Hal ini menjadi tontonan para pelayan,namun pengawal pribadi Nan Xun segera mengusir mereka dan memerintahkan mereka untuk kembali bekerja.


Nan Soo yang melihat pertunjukan kedua orang tua nya yang sedang saling menyerang sangat khawatir,khusus nya pada Xuan Yu,dia takut ibunda nya terluka. Nan Xun adalah pria terkuat dan paling berkuasa di kerajaan Que Utara,sampai saat ini belum ada yang bisa menjadi lawan nya,hal itu yang Nan Soo dengar dari orang-orang,makanya dia sangat khawatir tentang ibunda nya.


Ayah nya memang tidak memiliki lawan,tapi dia memiliki Rival. Rival itu sendiri adalah adik ketiga nya Nan Chen,atau biasa di panggil Nan Wangye.


Xuan Yu kesal karena dia belum bisa menemukan celah untuk membuat Nan Xun mundur, akhirnya dia memutuskan untuk memblokir tangan kanan Nan Xun yang memegang pedang secara paksa dengan tangan kiri nya, lalu tangan kanan nya menempatkan pedang di leher Nan Xun.


Namun sayang,saat tangan kanan milik Nan Xun yang Xuan Yu blokir,dengan sigap langsung melemparkan pedang ke tangan kiri,dalam sekejap,pedang panjang dan dingin sudah berada di samping lehernya. Sekali gerak,maka akan tergores.


Xuan Yu tersenyum,"yang mulia,aku sangat mengagumi seni bela diri anda."


Nan Xun menjawab dengan senyum juga,namun sebelum itu dia berdecih,"cih,gerakan mu untuk memblokir tangan ku tadi sangat berbahaya."


Xuan Yu melemparkan pedang yang dia pegang ke tanah,"Aiya,ini sangat melelahkan."


Nan Xun segera menurunkan pedangnya dan menyerahkan nya kepada pengawal pribadi nya.


Xuan Yu segera duduk dan melirik ke arah Nan Soo,"apa Soo kecil sudah memperhatikan?,jika kamu ingin hebat,maka kamu harus bisa menguasai gerakan itu. Gerakan itu adalah gerakan membunuh,kamu bisa menggunakan itu jika ingin membunuh orang dengan menghemat waktu."


Nan Xun hampir tersedak air liur nya saat mendengar ucapan Xuan Yu. Wanita ini terlalu mudah untuk mengucapkan kata "membunuh" di depan seorang anak kecil. Dan lagi,Nan Soo akan menjadi kaisar bukan pembunuh!,"Permaisuri,tolong perhatikan gaya bicara mu di depan Nan Soo."


Xuan Yu mengangkat bahu nya,"hmm baik.."