The Reincarnation Of Empress Xuan Yu

The Reincarnation Of Empress Xuan Yu
19



"Nona selir agung datang ingin mengunjungi anda" bisik Xian.


"Persilakan selir agung masuk" ucap xuan yu.


Xian menangangguk lalu berjalan keluar untuk menemui Xue chi.


"Yang mulia selir agung yang terhormat,yang mulia permaisuri mempersilahkan anda masuk" ujar Xian.


Xue chi tersenyum dan mulai melangkah masuk.


Xuan yu melirik dengan ekor mata nya sekilas kebelakang ketika mendengar suara langkah kaki.


"Salam hormat yang mulia permaisuri" ucap Xue chi.


"Kenapa kau begitu formal? Santai saja,di ruangan ini hanya ada aku dan kamu" ujar xuan yu.


"Selir tidak berani" ucap Xue chi.


"Hais,sudah lah lupakan" ujar xuan yu


"Apa kau kesini untuk mengajakku berangkat makan malam bersama?" Tanya xuan yu.


"Benar permaisuri" jawab Xue chi sambil tersenyum.


"Baiklah,ayo" ujar xuan yu.


Di tengah jalan menuju ruang makan anggota kerajaan,xuan yu dan Xue chi mengobrol kecil dan sesekali tertawa ringan bersama.


"Ah iya, bagaimana dengan kandungan mu?" Tanya xuan yu sambil melihat ke arah perut Xue chi yang sudah terlihat agak besar namun sekilas masih terlihat datar.


"Baik permaisuri" jawab Xue chi sambil mengelus perut nya.


"Permaisuri..." Ujar Xue chi dengan suara pelan namun masih dapat di dengar xuan yu.


"Ya?" Jawab xuan yu.


"Apa kau tidak khawatir dengan kehamilan ku?apa kau tidak khawatir dengan kedudukan anak mu setelah anak ku lahir?" Tanya Xue chi


"Untuk apa aku khawatir? Aku tak pernah mendidik anak ku harus menjadi seorang pemimpin/kaisar,selama hidup nya tenang dan damai itu cukup untuk diriku merasa puas dan tenang. Dan satu lagi,untuk apa aku takut dengan kelahiran anak mu? Kau juga istri kaisar kan? Berarti anak mu ya anak ku juga,di dalam diri anak mu dan Wang Soo masih terdapat darah seorang ayah yang sama" jawab xuan yu sambil tersenyum.


"Permaisuri..." Gumam Xue chi sambil tersenyum tak menyangka mendengar jawaban xuan yu,ya kejadian ini akan menambah rasa hormat,kagum,dan juga setia Xue chi pada xuan yu.


Tapi....


Tentu saja tidak. Xuan yu menginginkan tahta kaisar untuk anak nya Wang Soo,dia harus membahagiakan anak permaisuri ini,di masa depan jika ada yang berani menggoyahkan kedudukan anak nya sebagai penerus tahta,xuan yu akan melakukan apa pun untuk Wang Soo.


Tidak tidak... Di sini xuan yu bukan wanita haus kekuasaan,dia hanya menginginkan yang terbaik untuk anak dari mendiang permaisuri ini,dan itung-itung sebagai imbalan/bayaran karna dia sudah menempatkan badan mendiang permaisuri ini.


Xuan yu tidak mengatakan yang sebenarnya kepada Xue chi adalah sebuah kesengajaan, jika dia mengatakan yang sebenarnya dia takut Xue chi akan salah paham dan menganggap nya sebagai permaisuri arogan dan haus kekuasaan.


"Yang mulia permaisuri dan selir agung memasuki ruangan" teriak seorang Kasim yang membuat kaisar dan para selir menoleh ke arah mereka.


"Salam hormat yang mulia kaisar" ucap xuan yu dan Xue chi pada nan Xun.


"Duduk lah" ujar nan Xun.


Mereka mulai makan dan menikmati makanan mereka masing-masing.


Hening....


Namun Nan Xun memecahkan keheningan terkutuk itu.


"Bagaimana keadaan kandungan mu selir agung?" tanya nan Xun.


"Kandungan saya baik-baik saja yang mulia,itu juga berkat yang mulia karna membantu saya untuk menjaga janin ini" Jawab Xue chi.


Nan Xun mengangguk kan kepala nya mengerti.


"Selir Li Luo,ada apa dengan mu? Apa kau sakit?wajah mu sangat pucat hari ini" tanya xuan yu melihat ke arah Li Luo


"Saya baik-baik saja permaisuri,ini mungkin karna saya terlalu lelah dan kurang istirahat" jawab li Luo.


Namun....


Bruk...


Li Luo jatuh ke samping dan menimpa selir Qu Xian


"Astaga,cepat panggil kan tabib!" Panik xuan yu.


Tak lama tabib datang dan mulai memeriksa keadaan Li Luo.


Ketika mengecek keadaan Li Luo,tabib istana tersebut mengerutkan dahi nya.


"Bagaimana kondisi selir kemuliaan?" Tanya nan Xun.


"Menjawab yang mulia,selir kemuliaan....dia..." Jawab tabib istana itu ragu.


"Ada apa dengan selir kemuliaan?jawab dengan benar!" Sentak xuan yu.


"Se..selir kemuliaan dia terkena penyakit misterius yang menyebabkan rahim nya rusak dan tidak bisa memiliki anak" jawab tabib tersebut gemetar.


"Apa?!" Kaget nan Xun,xuan yu,Xue chi,dan Qu Xian.


"Apa tidak bisa di sembuhkan?" Tanya nan Xun.


"Menjawab yang mulia,penyakit nya mungkin akan bisa di sembuhkan walaupun sulit,namun saya tidak bisa menjamin bahwa rahim nya bisa kembali seperti semula dan bisa memiliki anak" jawab tabib istana.


"Yang mulia" lirih li Luo yang sudah terbangun dan mendengar penjelasan tabib istana tentang diri nya.


"Jangan sedih selir,sekarang kau harus fokus untuk menyembuhkan penyakit mu agar segera sehat" ujar xuan yu.


"Ya benar apa yang di katakan permaisuri tadi" ucap nan Xun yang duduk di sisi ranjang dan memeluk selir Li Luo.


Ya...nan Xun terpaksa memeluk nya,karna bagaimana pun juga Li Luo juga lah istri nya yang berarti ada tanggung jawab diri nya atas diri li Luo, walaupun tidak ada rasa cinta maupun suka,namun nan Xun tetap harus adil dan terpaksa membagi bagi hati nya.


Tapi harus tetap di ingat! Rasa cinta,suka dan hati inti nya adalah untuk xuan yu seorang!.


"Tapi kaisar, walaupun saya telah sehat nanti,saya tidak bisa memberi mu dan memiliki anak! Hiks hiks" tangis Li Luo pecah di pelukan nan Xun.


Xuan yu yang melihat Li Luo memeluk nan Xun secara intim sangat lah kesal di dalam hati nya,namun apa mau di kata? Istri kaisar bukan lah dirinya seorang.


"Baiklah sekarang kalian bisa kembali ke kediaman masing-masing,dan selir Li Luo maaf aku tidak bisa menemani mu malam ini,karna aku mempunyai dokumen penting yang harus di baca malam ini dan sangat penting" ujar nan Xun sambil mengelus rambut li Luo lembut.


"Tidak apa kaisar,selir ini mengerti" jawab li Luo sambil tersenyum.