
xuan yu berjalan keluar penjara dengan hati yang memiliki suasana sangat baik.
"nona hari ini anda ingin pergi kemana?" tanya xian dan di angguki Luya.
"akan ku beri tahu nanti,sekarang kita kembali dulu ke kediaman bulan" jawab xuan yu
Xian dan luya mengangguk kecil dan mengikuti xuan yu dari belakang.
setelah sampai di kediaman bulan,xuan yu berjalan ke arah kamar dan memulai pembicaraan lagi
"cari kan aku pakaian laki-laki" ucap xuan yu.
"pakaian laki-laki? untuk apa nona?" tanya luya polos.
"jangan bilang anda berniat untuk keluar istana?" ujar Xian, ya. Xian memang lebih cerdas dan pintar dari pada luya, sedangkan luya,luya adalah gadis yang sangat polos.
"jangan banyak tanya,cepat Carikan saja" jawab xuan yu dengan senyum yang memiliki arti tersirat.
Xian dan luya saling menatap sebentar,lalu Xian pergi ke luar dan luya tetap menemani xuan yu di kamar.
tak lama Xian datang dengan membawa setelan pakaian pria lengkap dengan topi.
"bagus" ucap xuan yu sambil tersenyum.
"bantu aku berganti pakaian" lanjut xuan yu.
Xian dan luya membantu xuan yu berganti pakaian,setelah itu membantu mengikat rambut xuan yu menyerupai laki-laki yang akan di tutup topi nanti.
"selesai nona" ucap luya dengan senyuman dan di angguki Xian.
"sempurna" ujar xuan yu saat melihat diri nya di cermin.
"kalian berdua jaga kediaman selama aku pergi,jika ada yang mencariku bilang saja aku sedang tidak enak badan dan harus istirahat,jadi tidak dapat di ganggu oleh siapa pun" ucap xuan yu.
"tapi nona,jika Kaisar tau anda keluar tanpa izin nya,anda bisa mendapat masalah nanti" ujar Xian khawatir.
"karena itu kalian harus menjaga rahasia ini,dan jangan biarkan kaisar tau" jawab xuan yu.
"sudah lah,aku harus pergi. Ingat pesan ku yang tadi!" sambung xuan yu yang langsung pergi secepat kilat.
________
xuan yu berjalan di tengah pasar yang sangat ramai,banyak pedagang-pedagang yang berteriak untuk mempromosikan dagang Ngan nya.
jadi begini suasana pasar kuno- batin xuan yu sambil tersenyum tipis.
saat di tengah jalan,xuan yu melihat kerumunan orang-orang yang sedang melihat sesuatu,karna tertarik xuan yu melangkah kan kaki nya menuju kerumunan tersebut.
saat melihat objek yang sedang di kerumuni itu,xuan yu terkejut melihat nya, bagaimana tidak? dia melihat seorang pria yang duduk sambil menunduk dan di depan nya terdapat sebuah papan berukuran sedang dengan bertuliskan "tolong beli saya".
"haih bukan kah ini tuan muda an ding,dari keluarga an?" ucap seorang lelaki yang berbisik.
"kabar nya keluarga an sudah mengalami kehancuran dan yang tersisa adalah tuan muda ini" salah seorang lelaki menimpali.
"kesian sekali nasib nya,hahaha mungkin ini karma untuk keluarga an karna telah berlaku sombong dan arogan cih!" saut seseorang lagi.
xuan yu merasa iba dan akhir nya dia berjalan maju dan memutuskan untuk membeli si 'tuan muda' an ding ini.
"ku beli dirimu" ucap xuan yu yang membuat keheningan seketika.
tuan muda an ding,salah! maksud ku an ding yang mendengar itu pun langsung menoleh ke atas dan menatap xuan yu dengan mata elang nya yang dingin.
"berapa harga mu?" tanya xuan yu.
"150 tael perak" jawab an ding.
"cih! sudah hancur masih berlaga jual mahal,siapa yang mau membeli sampah seperti dia dengan harga 150tael perak?" bisik salah seorang wanita paruh baya.
"sepakat" ujar xuan yu.
seluruh orang tercengang melihat xuan yu menyepakati itu dengan mudah.
"siapa orang ini? apa dia seorang bangsawan/pejabat?" ujar seorang perempuan.
"pria ini sangat cantik untuk ukuran seorang pria,bahkan aku sangat terpincut dengan kecantikan wajah nya,tapi sayang seperti nya dia seorang gay" bisik seorang wanita.
"hm ya benar! jika dia bukan gay,untuk apa dia membeli tuan muda an ding?" saut wanita yang lain.
xuan yu sudah bosan mendengar ocehan orang-orang ini,akhir nya dia menarik tangan an ding keluar dari kerumunan.
"kemana tuan akan membawa saya pergi?" tanya an ding.
"penginapan" jawab xuan yu.
ya,mungkin di sini an ding berpikir bahwa pria di depan nya ini gay,untuk apa dia mengajak diri nya ke penginapan?
"jangan berpikir aneh-aneh tentang ku,aku bukan seorang gay!" tegas xuan yu.
xuan yu memesan kamar VIP di sana dan mengajak an ding masuk ke dalam.
"duduk lah" ucap xuan yu dan dituruti an ding.
canggung.
"apakah kau tuan muda an ding?" tanya xuan yu memberi pertanyaan yang jawabannya dia sudah tau dari awal.
"ya" jawab an ding seadanya.
"mengapa kah menjual diri mu?" tanya xuan yu lagi
"untuk memenuhi kebutuhan hidup ku sehari-hari" jawab an ding.
"ini uang mu" ujar xuan yu sambil melempar 2 kantong uang,yang masing² berisi 75 koin perak.
"terimakasih" ucap an ding.
"apa kau benar-benar pria?" tanya an ding mulai curiga ketika tak sengaja melihat ke arah dada xuan yu.
"apa yang kau katakan? jelas aku seorang pria" jawab xuan yu kikuk,tapi untung nya dia pandai bersandiwara.
"sekarang kau pergilah mandi aku akan menyuruh pelayan membawa pakaian untuk mu nanti,dan kamar ini sudah ku beli khusus untuk mu,jadi nikmati saja" ujar xuan yu.
"aku akan membalas Budi mu" ucap an ding.
"tidak perlu,aku tulus membantu ku,karna ini sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab ku" jawab xuan yu.
an ding tak mengerti apa yang xuan yu katakan,tapi dia tidak terlalu memikirkan nya dan hanya mengangkat bahu pelan.
xuan yu beridiri dan berjalan untuk keluar dan kembali ke kerajaan,namun ketika ingin berjalan entah batu/papan/apa lah itu xuan yu tidak tau,yang membuat dirinya tersandung ke depan dan hampir jatuh tengkurap, beruntung an ding dengan sigap refleks langsung meraih pinggang xuan yu dan menahan nya agar tidak jatuh.
kecil sekali pinggang nya, seperti pinggang wanita- batin an ding.
pluk
topi yang di kenakan xuan yu jatuh beruntung masih ada ikat kepala yang menahan rambut nya agar tidak jatuh.
"terimakasih" ucap xuan yu
"sama-sama tuan" jawab an ding.
xuan yu keluar dan lupa akan topi nya yang terjatuh di lantai tadi.
dia berjalan tergesa-gesa dengan rasa cemas,kikuk,dan deg deg kan lah pokok nya,susah untuk di jelaskan.
"hampir saja" ucap xuan yu pelan.
lalu xuan yu berlari cepat menuju istana dan memanjat tembok belakang dengan santuy.
setelah sampai di kamar nya,xian dan luya membanjiri diri nya dengan pertanyaan yang sangat banyak.
"diam lah aku lelah,cepat bantu aku melepaskan pakaian ini dan jangan lupa siapkan air panas untuk ku" ucap xuan yu
_______
"maaf saya terlambat" ucap seorang pria misterius yang memakai jubah hitam.
"jika kau masih ingin hidup bantu lah aku" ujar Mentri lu Jun Fei.
"siapa pria ini ayah?" tanya lu Fei Fei
"diam kau!" sentak lu Jun Fei.
lu Fei Fei diam dan berjalan mundur lalu duduk di papan tipis yang dingin.
"saya akan menuruti dan menjadi pengikut mu" ucap pria misterius itu.
"hahaha bagus,kalau begitu bantu aku menyiapkan pasukan untuk melakukan pemberontak kan di kediaman kaisar.
"hanya kediaman kaisar saja?" tanya pria itu.
"kita hanya bisa menyerang kediaman kaisar,mustahil bagi kita untuk menyerang istana kekaisaran secara langsung" jawab lu Jun Fei.
"kenapa?" tanya pria itu.
"permaisuri, keluarga dia pemilik kekuatan terbesar di istana kekaisaran,apa lagi kakek nya pemilik kekuatan pasukan 70% di sini" jawab lu Jun Fei.
"baik saya mengerti,kalau begitu saya pamit pergi" ucap pria tersebut,lalu beranjak pergi dengan kecepatan kedipan mata.
"hahaha kali ini nan Xun akan hancur!" ujar lu Jun Fei dengan smirk mengerikan nya.
"jangan lupakan untuk membunuh xuan yu ayah!" saut lu Fei Fei.
"untuk wanita satu itu,kita urus nanti,yang terpenting nan Xun dulu yang harus di singkir kan" jawab lu Jun Fei.
xuan yu hanya mengangkat bahu nya dan menunjukkan sikap tak peduli.
"ah iya, siapa nama pria tadi? nampak nya dia tak asing bagi ku" ucap lu Fei Fei.
"dia adalah mantan seorang keluarga bangsawan" jawab lu Jun Fei.
"siapa?" tanya lu Fei Fei penasaran.
"an ding"