
Reinkarnasi Menjadi permaisuri eps.27
Xuan yu tidak langsung pulang dan kembali ke kediaman nya,dia sekarang berjalan ke arah kediaman anggrek milik ibu suri.
"Salam hormat yang mulia ibu suri" ucap xuan yu.
"Kemari lah nak,duduk." Ujar ibu suri sembari menepuk bagian bangku yang kosong di samping nya.
"Terimakasih" ucap xuan yu.
Ibu suri hanya mengangguk sembari tersenyum.
"Ibu, berhenti lah bersedih" ucap xuan yu sembari menggenggam tangan ibu suri.
"Bagaimana bisa aku tidak sedih? Anak ku telah tiada sekarang calon cucu ku juga ikut pergi" ujar ibu suri.
"Ibu,tapi mengapa kau harus mencabut gelar selir Li Luo dan Qu Xian?" Tanya xuan yu penasaran.
"Pertanyaan macam apa ini?,tentu karna mereka berdua tidak bisa mengandung,dan karna itu pihak suami berhak menceraikan nya,dan lagi pula itu bagus untuk mu bukan?,setelah 3 selir itu tersingkir kan kau tidak akan mempunyai saingan yang banyak lagi" jawab Ibu Suri.
Bukan kah dia yang mengirim 3 selir itu ha? Kenapa jadi dia juga yang menyingkirkan,tsk g jls.-batin xuan yu agak bingung dan sedikit kesal.
"Terimakasih karna ibu sudah mau memikirkan xuan yu" ucap xuan yu sembari tersenyum.
"Baiklah,sekarang ibu harus beristirahat,ibu tidak boleh sedih karna itu bisa mempengaruhi kesehatan mu" ujar xuan yu.
Ibu suri hanya mengangguk sembari tersenyum ke arah xuan yu.
Setelah meminta ibu suri tidur,xuan yu pergi dan kembali ke kediaman nya.
Tetapi di tengah jalan dia bertemu an ding.
Mereka bertatap mata untuk sementara namun an ding segera menyudahi hal itu.
"Salam hormat yang mulia permaisuri" ucap an ding.
"Terimakasih" ucap xuan yu.
"Un..untuk apa yang mulia?" Tanya an ding.
"Karna kamu telah mencegah Chen untuk tidak membawa ku,dan karna kamu berhasil tersadar bahwa bekerja sama dengan lu Jun Fei adalah salah" jawab xuan yu.
Aku menyelamatkan mu bukan karna alasan itu,tapi aku mencintaimu!,ah...sudah lah bagaimana pun juga kamu adalah seorang permaisuri,sangat tidak pantas untuk ku yang hanya orang biasa- batin an ding.
"Saya akan meminta kaisar memberi penghargaan untuk mu karna hal ini. Baiklah sepertinya tidak ada yang perlu di bahas lagi,saya ingin kembali ke kediaman" ucap xuan yu.
"Sebelum nya terimakasih yang mulia,hati-hati di jalan" balas an ding sembari membungkuk.
Xuan yu hanya mengangguk lalu berjalan pergi, meninggalkan an ding yang diam-diam terluka dan kecewa.
___________
"Wang Soo?" Panggil xuan yu ketika melihat Wang Soo berdiri di depan pintu rumah nya.
"Tidak kemana-mana,tadi ibunda hanya habis dari kediaman nenek kekaisaran" jawab xuan yu sembari tersenyum.
Wang Soo mengangguk kan kepala nya mengerti.
"Ada apa kau malam-malam kemari?" Tanya xuan yu.
"Aku hanya rindu ibunda" jawab anak tersebut sembari memeluk erat xuan yu.
"Kau ini masih saja seperti bocah" ucap xuan yu.
"Ya! Aku memang masih kecil dan selama nya akan begitu" ujar Wang Soo.
"Tidak bisa,kamu harus bisa dewasa,di masa depan kelak,kamu lah yang akan meneruskan tahta ayahanda mu" ucap xuan yu.
"Tidak! Wang Soo tidak mau menjadi kaisar!" Ujar Wang Soo sambil menggeleng.
"Kenapa?" Tanya xuan yu.
"Jika Wang Soo menjadi kaisar,Wang Soo akan menyakiti hati istri Wang Soo di masa depan,seperti ayahanda menyakiti ibunda" jawab Wang Soo dengan wajah polos.
"Tidak ayahanda mu sekarang tidak akan menyakiti ibunda,dan lagi pula kamu tidak harus mencontoh sikap buruk ayahanda mu itu" ujar xuan yu.
"Tapi Wang Soo akan mempunyai istri yang banyak nanti" jawab anak tersebut sambil mengerjapkan mata nya.
"Hahaha apa kau begitu yakin jika di masa depan nanti ada yang mau menjadi istri mu?" Tanya xuan yu sembari tertawa karna ingin menggoda Wang Soo.
"Ten..tentu ada!" Jawab anak tersebut.
"Jelaskan kenapa bisa kamu yakin?" Tanya xuan yu sembari tersenyum lalu mengangkat alis kiri nya.
"Karna Wang Soo tampan seperti ayah!" Jawab Wang Soo sembari mengangkat tangan nya ke atas lalu jari nya membentuk angka 1.
"Pfffttttt bhahahahahah,kau ini hahaha sangat percaya diri hahaha" xuan yu tertawa terpingkal pingkal, walaupun itu terlihat tidak berkelas jika seorang permaisuri tertawa seperti itu,namun xuan yu tidak memperdulikan nya.
"Kenapa ibunda tertawa?? Apa ayah tidak tampan?" Tanya Wang Soo polos.
"Aih...tidak tahu,sudah-sudah kamu harus kembali ke kediaman mu dan tidur,kau cepat bawa pangeran kembali ke kediaman nya untuk istirahat" ujar xuan yu yang masih dengan muka merah karna tertawa tadi.
"Baik permaisuri" ucap pelayan tersebut.
"Tunggu dulu" ucap Wang Soo.
"Ada apa?" Tanya xuan yu.
"Selamat tidur ibunda,Wang Soo sayang ibundaaaa" ucap anak tersebut sembari memeluk xuan yu.
Seketika tatapan dan hati xuan yu melembut. "Ya.selamat tidur".
Setelah itu Wang Soo melambaikan tangan nya dan pergi berlari keluar dari kediaman xuan yu.