The Reincarnation Of Empress Xuan Yu

The Reincarnation Of Empress Xuan Yu
11



*Di kediaman selir kehormatan Lu Fei Fei:


prankk*!!!


seluruh benda yang ada di kamar,lu Fei Fei hancurkan berkeping-keping,sampai membuat kamar berantakan seperti kepal pecah.


"tenang lah Fei!" ujar Lu dong un ayah dari lu Fei Fei.


"bagaimana aku bisa tenang ayah?!,semenjak permaisuri sialan itu kembali semua nya telah hilang!" jawab lu Fei Fei.


"tenang lah! ayah akan memikirkan cara untuk menyingkirkan nya" ucap Lu dong un.


"ayah!kata mu xuan yu adalah gadis yang lemah dan bodoh!tapi apa?! dia berani mempermalukan ku di depan kaisar!" ujar lu Fei Fei.


"mana ayah tau!? dulu dia memang benar-bebar anak yang tak berguna,beruntung dulu Fuo Leng sangat menyayangi cucu nya xuan yu jika tidak mungkin dia sudah di buang dari keluarga Leng" jawab lu Dong un.


"jadi sekarang apa yang akan kita lakukan?!" ucap lu Fei Fei dengan amarah memuncak.


"mungkin kita sulit menyentuh xuan yu secara langsung,jadi.." ujar lu dong un menggantungkan ucapan nya.


"jadi apa???" tanya lu Fei Fei penasaran.


"kita lakukan pemberontakkan di kediaman Pangerang Wang Soo saja,itu mungkin bisa membuat xuan yu hancur,dan ku dengar ibu suri meminta para selir lain nya untuk hamil,jika Wang Soo mati pemilihan putra mahkota bisa di mulai ulang" jawab lu Dong un.


"tapi ayah,jika kaisar tau rencana kita,bisa-bisa kepala kita di penggal nanti" ujar lu Fei Fei tak yakin dengan rencana ayah nya.


"dasar bodoh! kalau begitu jangan sampai kaisar tau,tugas mu skrg adalah mendapatkan cinta kaisar" jawab lu Dong un.


"lalu kapan kita akan memulai pemberontakkan di kediaman putra mahkota?" tanya lu Fei Fei.


"malam ini" jawab lu Dong un dengan seringai jahat nya.


_________________


kediaman Bulan(xuan yu)


"nona malam ini udara nya cukup dingin,kau tak bisa berlama-lama di luar,jika tidak tubuh mu akan sakit" ucap Xian menasehati.


"tidak apa" jawab xuan yu.


entah kenapa firasat xuan yu sangat tidak enak tentang Wang Soo, perasaan nya sangat gelisah.


"nona mari kita masuk,anda harus beristirahat" ucap luya.


xuan yu memutar bola matanya malas.


"jika kau ingin masuk,maka masuklah,aku masih ingin tetap berada di sini!" ujar xuan yu tajam,yang membuat xian dan luya menunduk bungkam.


tak lama datang seorang Kasim dengan nafas yang Ter engah-engah.


"salam hormat yang mulia,saya ingin menyampaikan kabar buruk mengenai pangeran mahkota wang soo" ucap Kasim dengan nafas tak teratur.


xuan yu yang mendengar itu terkejut dan langsung membuka suara.


"kabar buruk?! kabar buruk apa?! cepat katakan!" ujar xuan yu panik.


"kediaman putra mahkota terjadi pemberontakan yang mulia, beruntung di sana ada jendral Choi,putra mahkota sedang berlari untuk melindungi diri,tapi kami tak ada yang tau kemana putra mahkota pergi" jawab Kasim tersebut.


"kurang ajar! siapa yang berani melakukan pemberontakan di kediaman putra ku?!" ucap xuan yu dengan nada amarah tinggi.


xuan yu langsung berjalan masuk ke kamar nya dan mengambil pedang yang biasa ia kenakan untuk berlatih.


"yang mulia untuk apa pedang itu?" kaget Xian.


"menyelamatkan putra ku!" jawab xuan yu dingin.


"tapi yang mulia itu-" omongan luya terpotong.


"diam!" ucap xuan yu tajam.


Xian dan luya langsung merinding melihat nona nya marah,baru kali ini mereka melihat kemarahan yang luar biasa pada nona nya.


xuan yu berjalan ke arah kediaman putra nya,dia hanya menemukan jendral Choi terkapar lemah dengan mayat yang bergeletakan di lantai.


"jendral Choi! dimana pangeran?!" ucap xuan yu.


"permaisuri, pangeran sudah saya minta untum melarikan diri, maafkan saya yang tak bisa menahan 2 orang penyusup yang berniat mengejar pangeran" jawab jendral Choi sambil berlutut menahan sakit di lengan nya yang tergores pedang dalam.


"tidak apa,xian luya segera panggil kan tabib,aku akan mengejar pangeran" ucap xuan yu.


"tapi yang mulia" ujar Xian dan luya berbarengan.


"ini perintah permaisuri tak ada penolak kan!" Xian dan luya akhir nya hanya bisa patuh.


xuan yu segera keluar dari kediaman putra nya dan segera mencari keberadaan Wang Soo.


di tengah jalan xuan yu bertemu rombongan kaisar,terlihat di wajah kaisar ada sedikit rasa khawatir.


"permaisuri kau ingin pergi kemana?" tanya nan Xun yang kaget melihat permaisuri nya memegang pedang.


"tidak bisa! itu sangat berbahaya! kau sebaik nya berdiam diri di kediaman dan serahkan masalah ini pada ku!" titah kaisar.


"tidak bisa! putra ku sedang dalam bahaya sekarang!" jawab xuan yu,nan Xun baru pertama kali melihat xuan yu semarah ini dan baru pertama kali nan Xun merasakan aura membunuh yang kuat dari xuan yu.


nan Xun menatap kepergian xuan yu dengan lekat, rambut nya yang panjang,hanbok putih nya yang sudah terkena darah di bagian bawah serta pedang panjang yang dia bawa memberikan kesan yang memukau.


tunggu!apa yang di pikir kan nan Xun?! tidak-tidak! aishh lupakan!!.


______


xuan yu berlari kesana kemari hingga akhir nya dia mendengar suara dentingan pedang saling beradu.


segera xuan yu mengikuti arah suara tersebut dan benar saja di sana ada dua orang yang memakai pakaian serba hitam dan putra nya Wang Soo yang hanya bisa menahan serangan dari kedua orang tersebut.


"persetan! pergi lah kenaraka kalian berdua!" teriak xuan yu yang membuat Wang soo dan kedua orang itu menoleh kebelakang.


Wang Soo terkejut melihat ibunda nya datang membawa pedang dan berteriak dengan kata seperti itu.


prankkk!!!!


xuan yu mulai mengangkat pedang nya namun berhasil di tangkis oleh salah satu pria berbaju hitam.


terjadi pertarungan berdarah di antara xuan yu dan dua orang berpakaian serba hitam trsbt.


Wang Soo yang melihat kemarahan ibu nya hanya bergidik ngeri,sungguh dia baru tahu jika ibu nya mempunyai sifat sadis seperti ini.


satu penjahat telah xuan yu lumpuhkan dengan memotong kedua kaki orang trsbt.


trankk!!


penjahat yang kedua kalah dan jatuh duduk,pedang orang tersebut sudah terpental entah kemana.


xuan yu menghunuskan pedang nya ke leher orang tersebut.


"katakan siapa yang menyuruh mu?" tanya xuan yu dengan tatapan tajam dan jangan lupakan aura membunuh nya.


"kau tak perlu tahu!jika kau ingin membunuh ku maka bunuh lah aku secepatnya!" jawab penjahat trsbt dengan suara yang bergetar.


"baiklah,aku akan menyiksa mu secara perlahan hingga kau mau berkata jujur" ujar xuan yu dengan seringai iblis nya.


di tengah-tengah penyiksaan yang di lakukan xuan yu rombongan kaisar datang.


"permaisuri apa kau tidak apa apa?! Wang Soo kau tidak terluka?!" ujar kaisar dengan nada khawatir yang membuat xuan yu tersenyum tipis.


"saya tidak apa-apa ayah,ibunda pun begitu..." ucap Wang Soo yang menatap xuan yu dengan rasa takut+kagum.


kaisar melihat xuan yu yang sedang asik menyayat-nyayat tangan penjahat tersebut,penjahat itu hanya bisa mengeram menahan sakit yang luar biasa.


"jujur atau ku potong tangan mu" ucap xuan yu yang membuat seluruh orang yang melihat nya termaksud kaisar mentap xuan yu dengan tatapan terkejut.


"apa jika aku berkata jujur kau bisa melepaskan ku?!" tanya orang tersebut.


xuan yu hanya mengangguk,tapi tentu saja tidak setelah orang itu jujur xuan yu akan tetap menebas kepala nya.


xuan yu sadis?memang iya,dia akan selalu seperti itu untuk melindungi orang yang dia sayang dan akan selalu seperti itu jika bertemu dengan orang yang menurut nya licik dan tak bisa menghargai, menurut nya orang-orang yang seperti itu pantas untuk mati.


"orang yang menyuruh ku adalah lu-"


ctakk!


sebuah panah tertancap di tenggorokan penjahat tersebut yang membuat xuan yu dan kaisar terkejut.


"persetan! siapa yang berani melakukan ini?! apa kau tidak ingin hidup lebih lama lagi dan memilih untuk pergi ke neraka secepat nya hah?!!" teriak xuan yu dengan nada frustasi dan berdiri lalu melihat ke arah sekeliling untuk mencari orang yang memanah tenggorokan penjahat tersebut.


"tenang lah permaisuri! kendalikan emosi mu!" ujar kaisar dengan nada dingin.


"jangan membuat Wang Soo takut!" lanjut kaisar.


xuan yu langsung menoleh ke arah Wang Soo dan melihat putra nya sedang menahan takut.


Trang


xuan yu langsung menjatuhkan pedang nya dan berjalan memeluk Wang soo.


"maafkan ibunda karna telah membuat mu takut" ucap xuan yu sambil menahan tangis.


"tidak apa-apa ibunda,Wang Soo tau ibunda sangat menghawatirkan Wang Soo" jawab Wang Soo mengelus punggung ibu nya dengan gemetar.


"ibu sangat takut kehilanganmu nak" ucap xuan yu yang sekarang meneteskan air mata,entah dari mana air mata itu datang,pokok nya tiba tiba keluar aja,mungkin ini efek dari sang pemilik tubuh,batin xuan yu.


"sudah cukup,mari kita kembali ke kediaman masing-masing,Wang Soo ayah sudah menyiapkan penjagaan yang ketat di kediaman mu,kau tak perlu khawatir lagi,dan sudah ada tabib yang menunggu mu di sana,cepat kembali ke kediaman dan obati luka mu!" titah nan Xun pada anak nya.


"baik ayah,Wang Soo undur diri" ucap Wang Soo membungkuk setelah itu berjalan pergi.


"permaisuri,ada yang ingin aku bicarakan dengan mu,ayo ikuti aku ke kediaman ku" ucap nan Xun yang langsung berjalan pergi dan diikuti xuan yu dari belakang.