
xuan yu membuka matanya pelan.
"tuan..eh maksud ku nona,an..anda sudah sadar?" tanya an ding dengan pipi merona.
"nona?apa maksud mu? aku laki-laki" kaget xuan yu.
"eh..." an ding bingung ingin menjawab nya.
tak lama xuan yu menyadari ikatan rambut nya yang sudah terlepas membuat rambut nya tergerai bebas.
"anu..saya sudah tau rahasia anda no..nona" ucap an ding pelan membuang tatapan nya ke segala arah agar tidak bertemu mata xuan yu.
"kau..." xuan yu tak bisa berkata apa-apa lagi ketika rahasia nya terbongkar.
"te..tenang saya akan merahasiakan hal ini" ucap an ding.
"baiklah,aku akan ingat ucapan mu ini. Jika kau berani membocorkan rahasia ku,kau akan lihat akibat nya nanti" ujar xuan yu sembari melangkah mengambil ikat rambut nya untuk mengikat rambut nya kembali.
an ding diam dan tak bisa berkata apa-apa.
sungguh dia sangat mengagumi wanita yang ada di hadapan nya ini.
arogan,sombong,namun baik hati. Itulah yang sangat an ding suka dari xuan yu,di tambah lagi kecantikan wajah yang tertera pada xuan yu.
setelah selesai mengikat rambut milik nya,xuan yu berjalan keluar tanpa pamit pada an ding.
sedangkan an ding,masih Ter hipnotis oleh kecantikan dan aura yang di bawa xuan yu.
Namun tak lama an ding merutuki diri nya sendiri karna lupa untuk menanyakan nama asli wanita yang dia kagumi tersebut.
___________
hupp!
xuan yu melompat masuk ke kamar pribadi nya melewati jendela kamar.
Xian dan luya yang berjaga di luar langsung masuk dan lupa untuk mengetuk pintu.
"nona kau dari mana saja?"
"nona apa yang kau lakukan di luar sana,hingga kau baru pulang sekarang?"
"nona apa kau tau,tadi kaisar datang ke kediaman mu,beruntung Xian dan aku bisa meyakinkan kaisar bahwa kau benar-benar sedang tidak ingin di ganggu"
"nona kami-"
aiss pelayan pribadi nya ini benar-benar cerewet- batin xuan yu.
"diam!,sekarang siapkan aku air hangat untuk mandi" ucap xuan yu mengakhiri ocehan Xian dan luya.
"baik" patuh mereka berdua.
setelah selesai mandi dan memakai baju nya,xuan yu berjalan keluar untuk merileks kan fikiran nya.
xuan yu memetik bunga yang ada di taman kerjaan kekaisaran beberapa tangkai.
namun tak lama nan Xun datang yang membuat mood nya menjadi buruk kembali.
xuan yu hanya melirik ke arah nan Xun sebentar lalu memfokus kan tatapan nya ke arah bunga kembali.
"apa kau tidak ingin memberi hormat pada kaisar sekaligus suami mu ini?" tanya nan Xun.
"salam hormat untuk yang mulia kaisar" ucap xuan yu yang langsung memberi hormat untuk menghindari perdebatan yang tak berguna.
"ada apa dengan mu?kenapa kau acuh sekali kepada ku?" tanya nan Xun
"bukan urusan mu" jawab xuan yu menatap dingin nan Xun.
nan Xun terkejut melihat tatapan xuan yu yang di arahkan untuk diri nya.Kening nya mengkerut dan menatap bingung ke arah xuan yu.
"ada apa?" tanya nan Xun.
"jika anak selir agung telah lahir,lalu ada kejadian di mana anak selir agung dan anak kita Wang Soo jatuh tenggelam ke air,kau lebih memilih menyelamatkan yang mana?" bukan nya menjawab xuan yu malah balik bertanya.
alis nan Xun merajut dan bibir nya melengkung ke atas sedikit.
jadi dia mendengar percakapan ku dengan Xue chi? hahaha seperti nya dia salah paham- batin nan Xun
"hei jawab!" kesal xuan yu melihat wajah nan Xun yang malah tersenyum.
"jelas anak selir agung terlebih dahulu" jawab nan Xun.
xuan yu membulatkan mata nya dan menahan kesal yang bisa kapan saja meluap dan tak sengaja khilaf lalu menonjok nan Xun.
"Xian,luya ayo pergi kembali ke kediaman!" ujar xuan yu yang ingin pergi,namun tangan nya di cekal oleh nan Xun.
"apa kau marah karna itu?" tanya nan Xun yang langsung menarik xuan yu ke pelukan nya.
"lepas!" berontak xuan yu di dalam pelukan nan Xun.
"dengar kan penjelasan ku dulu permaisuri ku" ucap nan Xun di telinga xuan yu.
"apa yang perlu di jelaskan?! dengan pertanyaan tadi itu sudah jelas menggambarkan bahwa kau lebih menyayangi anak selir agung dan kamu,ketimbang anak kita!" kesal xuan yu.
"kau ini selalu saja begini! hormati aku jangan lancang!" bentak nan Xun yang membuat xuan yu diam.
ya...dia terpaksa membentak xuan yu,habis nya sudah tidak ada cara lain untuk menenangkan singa betina ini ketika marah.
"aku lebih memilih menyelamatkan anak selir agung ketimbang Wang Soo karna..." ucap nan Xun menggantung.
"apa?!" tanya xuan yu penasaran.
"coba kau pikir menggunakan logika,jika anak selir agung yang masih balita lahir dan anak kita Wang Soo yang sudah ingin menginjak 8 tahun itu tenggelam bersama,ya jelas aku menyelamatkan anak selir agung yang baru lahir karna dia masih bayi,sedang kan Wang Soo? dia sekarang sudah ingin menginjak umur 8 tahun,tak mungkin dia tak bisa berenang. Tidak mungkin anak dari seorang kaisar nan Xun yang akan menjadi putra mahkota tak bisa berenang" jawab nan xun.
bodoh.
itu yang ada di pikiran xuan yu,baru kali ini dia mengakui diri nya bodoh.
"sudah tidak marah?" tanya xuan yu sembari tersenyum.
"tidak,aku masih marah!" jawab xuan yu.
"kenapa ketika selir agung duduk di pangkuan mu kau tidak marah???" jawab xuan yu dengan pertanyaan.
"selir agung juga istri ku xuan yu,namun aku bersumpah demi langit ke tujuh,hati ku,cinta ku,rasa suka ku,hanya ada untuk diri mu!" ujar nan Xun dengan wajah yang sangat serius.
xuan yu terkikik pelan melihat wajah serius nan Xun.
"hei kenapa kau tertawa?!" tanya nan Xun dengan muka kesal.
"tidak ada yang mulia,hanya saja wajah mu sangat lucu jika sedang serius tentang cinta" jawab xuan yu.
"kau!..." oke,kini muka nan Xun sedang tersipu. Para pelayan yang melihat kejadian ini ingin sekali rasanya tertawa seperti xuan yu,namun mereka sadar akan posisi mereka yang hanya sebagai pelayan.
"malam ini kau-" omongan xuan yu terpotong.
"aku dengan mu" selak nan Xun.
xuan yu menatap mata elang nan xun begitu juga sebalik nya.
"ayo" ujar nan Xun meraih bahu xuan yu
_________
"nona" ucap pelayan pribadi Xue chi.
Xue chi tak menjawab dan tetap menatap ke arah nan Xun dan xuan yu yang sedang berjalan dengan mesra.
"nona...apa kau tidak apa-apa?" tanya pelayan pribadi Xue chi.
"tidak. Tapi sepertinya aku tidak akan pernah mendapatkan hati yang mulia kaisar sepenuhnya" ucap Xue chi tersenyum pahit.
"apa kau akan..." tanya pelayan pribadi tersebut menggantung,namun Xue chi sudah tau maksudnya.
"tidak!. aku tidak akan mengkhianati permaisuri. Dia sudah sangat baik padaku!" jawab Xue chi.
"lalu apa yang akan kau lakukan nona?"tanya pelayan pribadi nya.
"tidak ada." jawab Xue chi.
"aku tidak mau berselisih dengan permaisuri,itu sangat mustahil. Jika iya aku akan berselisih padanya,sudah jelas aku akan kalah telak. Karna hati kaisar tetaplah hanya akan milik xuan yu" sambung Xue chi.
"tapi kau masih mempunyai kekuatan kerajaan asal mu" ucap pelayan itu hati-hati.
"lancang!. Apa kau mau aku berselisih dengan keluarga permaisuri juga?,jika melawan permaisuri seorang aja aku belum tentu menang apa lagi melawan secara langsung keluarga nya. Dan kau sangat tidak sopan berbisnis seperti ini!, kau tampar mulut nya 10 kali!" ujar Xue chi marah sembari menunjuk pelayan nya yang lain untuk menampar mulut pelayan yang baru saja membuat nya kesal.
___________
"yang mulia,apa persiapan untuk ulang tahun pangeran Wang Soo telah siap?" tanya xuan yu.
"tentu sudah,besok kau hanya perlu berdandan yang cantik dan memberi hadiah terbaik untuk Wang Soo" jawab nan Xun.
xuan yu hanya tersenyum sebagai balasan.
"yang mulia maaf mengganggu anda,apa saya boleh masuk? saya jendral Hong Leng" ucap Hong Leng yang tiba-tiba datang.
"ya masuk" jawab nan Xun.
jendral Hong Leng pun masuk dan memberi hormat untuk xuan yu dan nan Xun.
"salam hormat untuk yang mulia kaisar dan permaisuri" ucap Hong Leng.
"ada apa kau kemari?" tanya nan Xun yang melihat kegelisahan di wajah Hong Leng.
"menjawab yang mulia. Yang mulia di kediaman mu terjadi pemberontakan,namun pemberontakan itu berhenti ketika mengetahui kau tak ada di kediaman." jawab Hong Leng.
"beranis sekali mereka!,selidiki dalang di balik pemberontakan ini!" ujar nan Xun dengan wajah dingin nya.
"baik. kalau begitu,saya pamit mohon undur diri" ucap Hong Leng,berjalan mundur lalu pergi.
"siapa yang berani menyerang kediaman mu?" xuan yu kini ikut berpikir.
"Mentri lu Jun Fei" ucap nan Xun dengan wajah menahan amarah.
hebat juga Mentri Fei, walaupun dia ada di dalam penjara,tetapi masih bisa menyerang kediaman kaisar- batin xuan yu dengan senyum sebelah.
"lalu apa yang akan kau lakukan?" tanya xuan yu.
"jelas untuk menghukum nya" jawab nan Xun.
"tidak.jangan sekarang,kau harus mengumpulkan bukti dulu" ucap xuan yu.
"untuk apa? bukan kah 2 hari lagi dia dan seluruh keluarga nya akan di penggal?" ujar nan Xun sambil mengeluarkan smrik mengerikan nya.
"ya..terserah dirimu" ucap xuan yu tersenyum ke arah nan Xun.
_____________
"lapor tuan. pemberontakan kita malam ini gagal total,kaisar tidak ada di kediaman nya" ucap pemimpin dari prajurit pemberontakan itu, an ding.
"nan Xun sialan!" marah lu Jun Fei.
"kita serang secara sembunyi-sembunyi besok saat pesta ulang tahun pangeran Wang Soo" sambung lu Jun Fei.
"apa tidak akan memakan korban tidak bersalah terlalu banyak?" tanya an ding ragu.
"bunuh semua yang ingin menghalangi" jawab lu Jun Fei.
"baik,di mengerti"
splasss
an ding pergi dari penjara dengan kecepatan maksimal yang membuat nya seperti bayangan terbang.
"aku bersumpah akan menghancurkan mu nan Xun! berani sekali kau memenjarakan aku dan putri ku!" ucap lu Jun Fei dengan ber api-api.
_________
hei hei,sorry kalau ada yang typo.