
Kini,xuan yu,nan Xun,dan Xue chi sedang makan malam bersama.
"yang mulia,saya dengar di kediaman anda terjadi pemberontakan.Apa itu benar?" tanya Xue chi dengan nada khawatir namun tidak hati nya.
xuan yu hanya mengangguk kan kepala nya. Sunggu malas diri nya untuk menjawab pertanyaan Xue chi dengan kalimat.
"apa anda baik-baik saja??" tanya Xue chi.
"ya" jawab xuan yu sesingkat mungkin.
"permaisuri,aku sudah menyiapkan pelayan pribadi baru untuk mu. Kau,bawa perempuan itu masuk." kini nan Xun mulai bicara.
"terimakasih untuk yang mulia" ucap xuan yu dengan senyum tipis.
"perkenalkan nama hamba Liu xin. Saya berjanji akan membantu,melindungi dan melayani yang mulia permaisuri dengan sepenuh hati dan nyawa saya" ujar Liu xin sembari berlutut.
xuan yu mengangguk lalu memerintahkan Liu xin untuk bangkit dri sujud nya."bangkit lah"
"terimakasih yang mulia" kata Liu xin.
"apa yang mulia akan menginap di kediaman awan saya?" tanya Xue chi pada nan Xun dengan nada manja, aish...telinga xuan yu sangat jijik mendengar nada bicara seperti itu.
nan Xun melirik ke arah xuan yu terlebih dahulu,lalu menjawab pertanyaan Xue chi."ya"
Xue chi pun mengembangkan senyum nya semanis mungkin.
_________
setelah selesai makan malam,xuan yu kembali ke kediaman nya. Begitu juga Xue chi dan nan Xun yang berjalan ke arah ke kediaman awan milik Xue chi.
"yang mulia,saya sangat merindukan andaa" ucap Xue chi sembari memeluk nan Xun dari belakang.
nan Xun tak menjawab ucapan Xue chi,dia hanya diam sambil memajang muka dingin nya sedari tadi.
"yang mulia,kenapa anda diam saja" ucap Xue chi.
"tak perlu bertele-tele,jika kau ingin melakukan itu sekarang maka lakukan lah. Aku tak suka berbasa basi" ujar nan Xun dengan tatapan dingin ke arah Xue chi.
"kenapa anda selalu ketus terhadap saya sedari dulu,saya bagaimana pun juga adalah istri mu" ucap Xue chi dengan nada cemburu.
"istri? sedari dulu istri saya hanya xuan yu seorang. Kalian para selir tak pernah saya anggap sebagai istri" ujar nan Xun
"la...lalu kenapa anda menikahi ku waktu itu??!,kenapa anda juga menerima 3 selir baru waktu itu??!" kini Xue chi sedang menahan air mata nya.
"kau pikir ada alasan lain apa jika bukan perintah ibu suri??" kata nan Xun dengan acuh.
"lalu kenapa yang mulia membiarkan saya hamil anak anda?!" tanya Xue chi dengan hati yang sudah rapuh.
"harus berapa kali saya jelaskan,bawa ini adalah perintah ibu suri?!. Asal kamu tahu,saya tak pernah Sudi mempunyai banyak istri!" sentak nan Xun.
"yang mulia! katakan!,apa kurang nya diri saya untuk anda?!,apa saya tidak bisa menyaingi permaisuri?!,apa kelebihan permaisuri hingga membuat anda tidak bisa berbagi hati untuk saya?!,kenapa dia bisa dan saya tidak hah?!!!" kini Xue chi sudah menangis sejadi jadi nya.
nan Xun mengepalkan tangan nya,cukup.Jangan pernah libatkan istri tercinta nya alias xuan yu dalam masalah apa pun,sampai mati pun Xue chi tak akan bisa menandingi xuan yu di hati nya.
BRAKK!
nan Xun menggebrak meja hingga terbelah dua,yang membuat Xue chi tersentak kaget.
"DASAR TIDAK TAHU DIRI!,SAMPAI KAPAN PUN KAMU TIDAK AKAN BISA MENYAINGI XUAN YU!,KAU INI ADALAH SEORANG SELIR!,SAYA HARAP KAMU SADAR AKAN POSISI MU!!!" nan Xun berjalan keluar kediaman Xue chi dengan kesal.
______
"tidak ada,tidur lah" jawab nan Xun,yang menuntun xuan yu kembali ke kasur.
"bukan kah,harus nya kau berada di kediaman selir agung?" tanya xuan yu.
"aku mencintai mu" jawab nan Xun tak nyambung.
xuan yu hanya memutar mata nya acuh.
"apa selir agung sedang sakit? hingga tidak bisa menemani mu?" tanya xuan yu.
"apa kau menginginkan aku kembali ke kediaman selir agung?,apa kau tidak ingin tidur bersama ku?" tanya nan Xun
"Bu..buk-" omongan xuan yu di selak.
"baiklah aku akan pergi" ujar nan Xun.
"jangan!" xuan yu menarik tangan nan Xun.
"aku hanya bercanda" ucap nan Xun yang kembali memeluk xuan yu.
"ka..kau!!!" xuan yu kesal.
"hahaha,maaf" ujar nan Xun yang menambah eratan pelukan nya.
"ngghhh,jangan terlalu kencang,aku tidak bisa bernafas,aku butuh oksigen" ucap xuan yu yang meronta di pelukan nan Xun.
"oksigen? apa itu?" tanya nan Xun bingung.
"oksigen adalah gas unsur kimia yang tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa yang muncul dalam kelimpahan yang besar di bumi. Tanpa itu kita GK bisa bernafas" jawab xuan yu.
"apa semacam udara?" tanya nan Xun.
"iya" jawab xuan yu.
*senyum manis* " kalau begitu,kamu adalah oksigen ku" ujar nan Xun.
xuan yu hanya tersenyum tersipu sambil memejamkan mata di pelukan nan Xun.
"selamat tidur cup" ucap nan Xun.
"ya,kau juga" jawab xuan yu.
"aku mencintai mu" ujar nan Xun.
"aku juga" kata xuan yu.
"aku menyayangi mu" ucap nan Xun.
"iya iyaa aku jugaa,sudah cukupp sekarang kita harus tidur" ujar xuan yu mengakhiri pembicaraan.
________
maaf banget kalo ada yg typo':(