The Reincarnation Of Empress Xuan Yu

The Reincarnation Of Empress Xuan Yu
33



"dimana kaisar?" Tanya xuan yu setelah bangun dari tidur nya pada liu Xin.


"Menjawab nona,kaisar di perintahkan ibu suri untuk mengunjungi selir agung karna kabar nya yang mulia selir agung sedang sakit" jawab liu Xin.


Xuan yu mengangguk.


Sakit beneran apa cuma caper tu orang?- batin xuan yu.


"Nona air panas anda sudah siap" ucap Liu xin.


"Mandi disini?apa tidak sebaiknya kita pulang saja ke kediaman?" Tanya xuan yu.


"Yang mulia kaisar memerintahkan,bahwa anda harus mandi di kediaman nya. Yang mulia kaisar juga berujar bahwa setelah beliau mengunjungi selir agung beliau akan kembali dengan cepat untuk menemui anda kembali" jawab liu Xin.


"Hm ya sudahlah" kata xuan yu memasang muka datar.


-


Setelah selesai mandi dan memakai hanfu/baju nya,xuan yu menunggu nan Xun di meja makan sembari sarapan.


"Apa anda tidak akan menunggu yang mulia untuk sarapan bersama?" Tanya Liu xin.


"Untuk apa?pasti dia sudah sarapan bersama selir agung di sana" jawab xuan yu acuh lalu kembali menyuapkan nasi kemulut nya.


______


"Yang mulia kepala hamba sakit" ucap Xue chi manja sembari bersender di dada bidang xuan yu.


Nan Xun hanya memasang muka dingin dan tatapan jijik ke arah Xue chi.


"Sebaiknya kau istirahat yang benar saja,aku harus kembali ke kediaman" ucap nan Xun menatap dingin Xue chi.


"Saya tau di kediaman anda ada permaisuri yg menunggu. Yang mulia tidak bisakah anda menyisihkan waktu anda sedikit untuk selir mu ini?,selir ini sedang tidak enak badan setidak nya anda memberi saya perhatian walau sedikit saja" ujar Xue chi sembari meremas hanfu nya.


"Jangan banyak minta,sudah beruntung kau karna aku masih Sudi untuk menemui mu. Jika ibu suri tiada nanti aku bersumpah akan mengusir mu dari istana" kata nan Xun.


Xue chi menahan air mata nya yg hampir keluar,ia menggigit bibir bagian dalam nya kencang dan tangan nya yang terus meremas hanfu nya karna kesal.


"Yang mulia,saya adalah keturunan dari kerajaan murei barat. Anda tidak bisa memperlakukan saya seperti ini!" Ujar Xue chi menatap lurus ke arah nan Xun dengan mata memerah.


"Kerjaan murei barat sekarang sudah ada di genggaman ku,apa hak mu membahas itu?, walaupun anda adalah keturunan satu-satunya dari raja murei barat,tapi hal itu sudah tidak berguna lagi sekarang. Kau hanyalah sebagai alat perjanjian" Kata nan Xun.


"Yang mulia tega sekali anda mengatakan itu pada istri mu!,aku ini juga istri mu!!" Teriak Xue chi sembari menangis kencang.


"Jaga sikap mu!,kau memang menyandang status selir,namun tak pernah sekali pun aku menganggap mu sebagai istri!!!,istri ku hanya xuan yu seorang!" Bentak nan Xun.


"Kau...,apa hanya permaisuri yg ada di pikiran Anda yg mulia?!,apa aku tak pantas untuk mu?!,kurang apa diriku?!, permaisuri wanita yg cantik aku pun juga tak kalah dari nya, permaisuri dari keluarga terhormat dan memiliki Drajat tinggi aku pun sama!, permaisuri dapat memberi anda anak saya pun juga bisa,mungkin sekarang saya sudah melahirkan anak anda jika saya tak sengaja jatuh saat sedang mengambil kotak hadiah untuk mu secara khusus di atas lemari!!!" Xue chi sudah tidak dapat membendung emosi nya dan terus menerus mencurahkan apa yg ada di dalam hati nya.


"Itu urusan mu,yg perlu kau tau hanyalah aku tidak akan pernah mencintai mu/wanita lain,yg aku cintai hanya permaisuri" kata nan Xun sembari berjalan keluar kediaman Xue chi, meninggalkan Xue chi yg masih terisak kencang dan hati yg benar-benar hancur oleh kata-kata tajam nan Xun.


________


"Apa kaisar masih lama?" Tanya xuan yu pada liu Xin.


Dirinya sekarang Sangattt bosan karna menunggu nan Xun kembali dari kediaman Xue chi.


Sudah 3 mangkuk makanan yg telah dia lahap,namun nan Xun belum datang juga.


"Yang mulia kaisar datang" ucap Kasim yg membuat xuan yu menoleh ke belakang.


"Lama sekali" kata xuan yu sembari menatap sebal ke arah nan Xun.


"Hm ya,tdi ada beberapa urusan" ucap nan Xun.


"Apa kau sudah sarapan?" Tanya xuan yu.


"Sudah tadi sebelum aku pergi ke kediaman awan" jawab nan Xun.


"Xuan yu" panggil nan Xun.


"Ya?" Tanya xuan yu.


"Tutup mata mu,aku punya sesuatu untuk mu" jawab nan Xun.


"Hm?" Xuan yu mengerutkan dahi nya bingung.


"Cepat tutup matamu" ujar nan Xun tak sabaran.


"Untuk apa?" Tanya xuan yu yg mulai menutup mata nya.


Nan Xun berdiri dah berjalan ke arah belakang xuan yu.


Lalu mengeluarkan kalung yang liontin nya terbuat dari batu giok putih asli,dan jika di perhatikan ada ukiran huruf N dan X.


Nan Xun mulai memakai kan kalung tersebut di leher xuan yu.


"Buka matamu" ucap nan Xun yg kembali berjalan ke arah kursi lalu duduk kembali.


Xuan yu meraba kalung tersebut dan menatap kalung itu dengan seulas senyum manis.


"Sangat indah!" Kata xuan yu sembari tersenyum manis dan menatap secara bergantian ke arah nan Xun dan kalung nya.


"Bagus jika kau menyukai nya" ucap nan Xun tersenyum tipis ke arah xuan yu.


"Dan masih ada lagi,ayo ikut dengan ku" ujar nan Xun sembari menarik pergelangan tangan xuan yu ke arah taman kerajaan.


"Sejak kapan pohon bunga sakura ini ada di sini?" Tanya xuan yu yg baru saja melihat nya.


"Kau suka tidak?,aku menanam ini khusus untuk mu" kata nan Xun.


"Hm..ya sangat suka" ucap xuan yu sembari memegang batang pohon bunga sakura.


"Ibundaa" teriak Wang Soo dari arah belakang nan Xun dan xuan yu.


"Salam hormat ibunda dan ayahanda" ucap Wang Soo.


Nan Xun dan xuan yu mengangguk kan kepala nya.


"Ibunda, bagaimana keadaan mu?" Tanya Wang Soo sembari menggenggam tangan xuan yu.


"Baik. Bagaimana dengan dirimu sendiri?" Tanya xuan yu balik.


"Baik jugaa" jawab Wang Soo sambil tersenyum.


"Ehkem" nan Xun mulai mengeluarkan suara ketika dirinya merasa seperti orang asing di sini.


"Ayahanda bagiamana kabar mu?" Tanya Wang Soo ke arah nan Xun.


"Hm,baik" jawab nan Xun sambil memegang bahu Wang Soo


"Bagaimana pelajaran mu?" Tanya nan Xun.


"Lancar ayah" jawab Wang Soo seadanya.


"Bagus... belajar lah dengan giat,hingga nanti tahta ayah percayakan padamu" ujar nan Xun.


"Hm ya pasti Wang Soo akan menjadi laki² yg hebat dan kuat seperti ayah!!" Kata Wang Soo sembari mengangkat tangan kanan nya tinggi² ke langit.


_______


Typo bertebaran 😩