The Reincarnation Of Empress Xuan Yu

The Reincarnation Of Empress Xuan Yu
5



Xuan Yu menghabiskan hari-harinya dengan berkuda,memanah,bermain pedang,dan menemani kakek nya Xuan Ruong.


Sampai hari dimana Xuan Yu harus kembali ke istana lagi.


Xuan Yu mengucapkan beberapa kata perpisahan untuk para anggota keluarga nya. Xuan Qingyue tidak bisa menahan tangis,dia merasa kehilangan sesuatu yang besar saat mendengar Xuan Yu akan kembali ke istana.


"Qingyue,tidak perlu sedih. Kamu bisa mengunjungi ku ke istana,datang saja tidak perlu takut," ujar Xuan Yu mengusap punggung Xuan Qingyue.


Xuan He menghela nafas,"Qingyue,sudah jangan menangis. Kamu bisa mengunjungi kakak ke-4 mu di istana,aku berjanji akan menemani mu nanti jika ingin berkunjung."


Xuan Ruong menepuk pundak Xuan Yu,"jaga dirimu baik-baik saat berada di istana. Aku dengar kaisar sudah memiliki beberapa selir,kamu jangan cemburu,jangan sampai cinta membutakan mata mu."


Xuan Yu hampir muntah saat mendengar ucapan Xuan Ruong. Cemburu?, ayolah itu tidak ada guna nya,dirinya sudah tidak mempercayai cinta sejak 'itu',dia mati karena cinta,kejadian masa lalu nya sangat gelap.


"Baik kakek,Yuyu akan mendengarkan nasihat mu," jawab Xuan Yu pada akhirnya.


Xuan Yu segera menaiki kereta kuda dan berangkat pergi. Dirinya selalu menoleh ke belakang,para keluarga nya masih berdiri di depan gerbang dan terus melambaikan tangan sampai kereta kuda Xuan Yu tidak terlihat.


Xuan Yu menghela nafas,dia sangat merasa nyaman saat tinggal di kediaman Jendral. Mereka sangat hangat dan rukun. Para Selir ayah Xuan Yu,Xuan Watai juga sangat rukun. Xuan Yu berharap,para selir baru Nan Xun bisa di ajak bekerja sama.



Xuan Yu turun dari kereta kuda. Hari ini dia sengaja tidak memakai mahkota Poenix nya,karna mahkota itu terasa berat, kepalanya pun menjadi pening.


Dia hanya menyanggul rambut nya dan mengenakan tusuk rambut dan beberapa jepit rambut.


Ketika memasuki istana,hal pertama yang dia ingat adalah danau yang terletak di halaman belakang istana. Segera dia berlari menuju danau tersebut.


Saat sampai,senyum di wajah nya luntur.


"Yang mulia ini..." Ucap Xian lirih,dia sangat terkejut saat melihat pelayan wanita yang sedang mengambil ikan di danau tersebut.


"Tarik perempuan itu menjauh dari danau ku," titah Xuan Yu dengan suara suram saat melihat pelayan wanita yang sedang memancing ikan di danau nya.


Saat tiba di zaman ini,Xuan Yu tidak sengaja melihat danau yang di penuhi oleh ikan-ikan yang segar.


Kebetulan,Xuan Yu juga sangat menyukai ikan. Di kehidupan sebelumnya,dia memiliki rumah pribadi yang di dalamnya banyak aquarium ikan yang berukuran besar,sedang,hingga kecil.


Dia telah merawat danau dan ikan-ikan ini dengan telaten hingga ikan nya hidup dengan sehat dan gemuk,namun sekarang orang lain sedang memancing ikan nya,itu sangat membuat nya kesal.


Saat pelayan itu di tarik menjauh,pelayan wanita itu segera marah dan menepis tangan Xian dan Luya,"kalian!,lepaskan!."


Xian dan Luya segera melepaskan pelayan wanita itu.


"Dilarang mengambil ikan di danau ini!," Ucap Luya tegas.


Pelayan wanita itu menjawab dengan marah,"aku di perintahkan langsung oleh Lu Guifei,kalian berani menghentikan ku?!."


"Ah...apa kalian pelayan nona muda ini?,aku sarankan kepada anda nona jangan menghentikan ku jika tidak mau terlibat masalah dengan Lu Guifei!," Lanjut pelayan wanita itu sembari melotot ke arah Xuan Yu.


Xian yang mendengar ini segera menampar pelayan wanita yang baru saja memanggil Xuan Yu dengan "nona muda".


Pelayan wanita itu terkejut.


Sebelum pergi,dia murka tidak jelas dan mengancam akan mengadukan hal ini pada Lu Guifei.


Setelah kepergian pelayan wanita itu,Xian menoleh ke arah Xuan Yu,"yang mulia,pelayan wanita Guifei baru itu sangat kurang ajar!."


Xuan Yu tersenyum tipis,"wajar saja,mereka belum pernah melihat permaisuri ini."


Kepala Xuan Yu menoleh ke arah ember yang berisi tumpukan ikan. Dengan nada kesal Xuan Yu memberi perintah,"ambil ikan itu dan masak sebagai makan siang ku!."


"Baik!."


______


Seisi istana mulai heboh ketika mendengar kepulangan Permaisuri mereka, Nan Xun yang mendengar itu segera pergi menuju kediaman Xuan Yu.


Xuan Yu sedang menyisir rambut nya dengan santai,Xian dan Luya sedang keluar karna memasak makan siang untuk Xuan Yu.


Xuan Yu dikejutkan dengan kemunculan Nan Xun di pantulan cermin.


"Yang mulia!,saya kira siapa!," Ujar Xuan Yu dengan nada kesal,lalu membungkuk untuk memberi hormat.


Xuan Yu menyadari tatapan Nan Xun,namun dia hanya diam.


Sampai akhirnya Xuan Yu mulai kesal dan memutuskan untuk berkomentar,"yang mulia,ada apa?,apa ada sesuatu di wajah saya?!."


Nan Xun memasang senyum pertama kali nya ke arah Xuan Yu,"apa masalah memandang permaisuri milik Zhen sendiri?."


Xuan Yu tersenyum,"anda mempunyai banyak wanita sekarang, bagaimana perasaan anda?,senang?," Xuan Yu sengaja tidak membalas dengan hal berbau romantis.


Senyum Nan Xun luntur,"apa kamu mau para selir baru itu Zhen pulangkan ke keluarga mereka masing-masing?."


Xuan Yu terbatuk pelan,"permaisuri ini tentu tidak berani. Saya dengar,Ibu Suri sendiri yang merekrut selir-selir baru itu."


"Apa kamu tidak merasa cemburu/marah pada Zhen dan Ibu suri?."


"Untuk apa permaisuri ini marah?,yang mulia, sebagai kaisar memang wajar jika memiliki banyak wanita," jawab Xuan Yu.


Nan Xun berdiri dan berjalan mendekat ke arah Xuan Yu,lalu dia merampas sisir dari tangan Xuan Yu.


Dia menyisir rambut Xuan Yu!.


Saat sedang menyisir rambut panjang Xuan Yu,Nan Xun berbicara dengan nada pelan,"kalau begitu,jangan bersikap ketus."


Xuan Yu tertawa di dalam hati,ada apa dengan pria ini?,apa dia sedang mabuk?.


Xuan Yu dengan iseng bertanya,"yang mulia,apa anda sedang mabuk?."


Nan Xun menghentikan gerakan menyisir nya,"mabuk?,kenapa kamu bertanya seperti itu?,tentu saja tidak!."


Tiba-tiba mulut Xuan Yu mengeluarkan 4 kata,"mengapa anda mengacuhkan saya?."


Nan Xun terdiam sejenak,dia tidak pernah menyangka Xuan Yu akan menanyakan hal seperti ini.


Xuan Yu yang tidak mendengar jawaban dari Nan Xun kembali bertanya,"yang mulia?."


Namun sebelum itu dia sempat menertawakan Nan Xun di dalam hati,"bagaimana-bagaimana?,apa kau tidak bisa menjawab?,apa kau menyesal karna telah mencampakkan wanita ini?,dasar pria bodoh yang hanya tahu memerintah kerajaan saja!."


Nan Xun terbatuk sebelum menjawab,"tidak tahu."


Xuan Yu tersenyum,"tidak tahu?,yang mulia,kamu tidak mengetahui isi hati mu sendiri?."


"Jangan membahas hal ini."


"Ini perlu di bahas!,saya adalah permaisuri anda,saya berhak tahu isi hati mu."


"Lupakan masa lalu dan mulai hidup baru!."


"Tidak semua masa lalu bisa di lupakan!."


Nan Xun terdiam sejenak,lalu kembali menjawab,"apa yang tidak bisa kamu lupakan?."


Giliran Xuan Yu yang terdiam.


Sekarang yang ada di pikirannya tentang pengkhianatan cinta yang dia dapat di kehidupan sebelumnya.


"Kamu sendiri tidak mengetahui yang mana?." Kata Nan Xun menatap dingin Xuan Yu.


Xuan Yu tiba-tiba terpaku dengan kata "yang mana". Apa maksud nya kata ini?,tidak mungkin Nan Xun mengetahui bahwa dia bukanlah Xuan Yu asli bukan?.


"Apa maksud yang mulia dengan kata "yang mana?"," Tanya Xuan Yu.


Nan Xun berdecih,"Ck!,jangan pura-pura tidak ingat!."


Xuan Yu memandang Nan Xun bingung. Apa yang di maksud pria ini?,apa ada skandal yang tersembunyi sebelum nya?.


"Xuan Yu ingat,kamu sekarang adalah istri Zhen!,kamu tidak boleh mencintai pria lain selain Zhen!," Nan Xun menambahkan nada yang menekan di dalam ucapan nya.


Karna tidak mau terjebak dengan suasana yang rumit,Xuan Yu akhirnya hanya mengiyakan omongan Nan Xun.


Apa yang sudah terjadi sebelumnya?