The Reincarnation Of Empress Xuan Yu

The Reincarnation Of Empress Xuan Yu
16



"yang mulia kaisar dan permaisuri datang" teriak seorang Kasim.


"salam hormat yang mulia kaisar dan permaisuri" ucap para selir


xuan yu dan nan Xun hanya mengangguk sekilas lalu duduk.


di meja makan ini sekarang hanya ada,xuan yu,nan Xun,xue chi,Qu Xian,dan Li Luo.


suasana makan malam hari ini sangat lah hening.


"bagaimana kabar yang mulia permaisuri?" selir agung Xue chi mulai angkat bicara


"aku baik,kau sendiri?" ucap xuan yu


"hamba pun juga begitu yang mulia" jawab xue chi sambil tersenyum.


"3 hari lagi pangeran Wang Soo ber ulang tahun,kita harus menggelar acara yang meriah" kini nan Xun yang bicara.


"ya yang mulia! saya sangat setuju" ucap xuan yu yang langsung senang dan bersemangat.


"baiklah,di acara spesial untuk putra ku nanti,aku sendiri lah yang akan mengurus nya" ujar nan Xun dengan senyum tipis yang nyaris tak terlihat.


"apa itu tidak merepotkan kaisar? bagaimana jika saya sendiri saja yang mengurus?" tanya xuan yu.


"tidak! di acara spesial untuk putra ku,tentu aku sendiri lah yang akan turun tangan" nan Xun tetap kekeh dengan keputusan nya.


"baiklah" jawab xuan yu sembari tersenyum sangat manis.


uueek


tidak-tidak,itu bukan xuan yu,tapi selir agung.


apa?! selir agung?!.


"ada apa ini selir agung?!" panik xuan yu yang langsung berdiri dan mendekat ke arah xue chi lalu duduk di samping nya.


"tidak apa-apa yang mulia,memang belakangan ini saya sering mual-mual,mungkin karna masuk angin saja,maaf jika membuat permaisuri khawatir" jawab Xue chi.


"tidak-tidak,menurut ku kau mual-mual bukan karna masuk angin. Xian cepat panggil tabib" ujar xuan yu,yang di angguki Xian.


tak lama tabib datang dan mengecek denyut nadi Xue chi.


"bagaimana keadaan nya tabib?" tanya xuan yu.


"menjawab permaisuri,selir agung dan janin nya tidak apa-apa,ini adalah hal normal yang biasa terjadi pada masa kehamilan tahap awal" jawab tabib trsbt.


"janin?hamil? kyaaaa Xue chi hamil!!,kaisar kau dengar itu? Xue chi hamil!" teriak antusias xuan yu.


nan Xun pun juga tersenyum mendengar Xue chi hamil,di tambah lagi senyum nya semakin merekah kala melihat xuan yu bertingkah seperti anak kecil dan sangat bahagia.


"baiklah kau boleh pergi" ucap nan Xun pada tabib trsbt.


nan Xun berjalan ke arah xue chi dan duduk di samping Xue chi berbaring,sembari mengelus kepala Xue chi lembut.


entah lah xuan yu merasa sesak di hati nya,tapi dia berusaha membuang perasaan terkutuk itu.


"selamat atas kehamilan anda yang mulia selir agung" ucap Li Luo dengan Qu Xian.


xuan yu melihat senyum li Luo dan Qu Xian,namun xuan yu menemukan perbedaan dari 2 senyuman itu.


yaitu Li Luo adalah orang yang tersenyum tulus,dan Qu Xian memang senyuman nya sama manis nya dengan li Luo,namun xuan yu masih bisa mendeteksi bahwa senyuman Qu Xian adalah PALSU.


"yang mulia kaisar, saya pamit undur diri dulu" ucap xuan yu yang hendak kembali ke kediaman nya.


nan Xun mengangguk lalu berkata "baiklah,hati-hati di jalan permaisuri,ingat! langsung kembali ke kediaman setelah itu tidur,jangan kemana-mana dan ngobrol dengan orang lain, walaupun orang itu seorang pangeran".


entahlah xuan yu merasa ada maksud yang tersirat dari perkataan nan Xun tadi.


"hei" ucap orang itu dengan suara samar.


ternyata orang itu adalah pangeran Chen.


Chen berjalan ke arah xuan yu dengan santai sambil tersenyum.


"salam hormat yang mulia permaisuri cling " ucap pangeran Chen dengan mengedip kan mata kiri nya.


xuan yu hanya tersenyum canggung.


"apa yang mulia ingin pergi melihat bulan bersama ku?" tanya Chen.


xuan yu belum menjawab pertanyaan pangeran Chen,tapi ada seseorang dari belakang pangeran Chen berjalan mendekati nya dan langsung meraih tangan xuan yu.


"ka.. Kaisar eh..tidak, salam hormat yang mulia" ucap xuan yu salting.


nan Xun hanya tersenyum,tapi xuan yu tau,di dalam senyuman manis itu terdapat kemarahan yang luar biasa.


"apa yang kalian berdua bicarakan? seperti nya asik sekali,bolehkah saya bergabung?" ucap nan Xun sambil merangkul bahu xuan yu dan merapatkan jarak mereka berdua.


"ah..tidak ka,aku hanya menanyakan kabar kakak ipar saja" jawab Chen dengan senyum palsu.


sial! kenapa dia harus muncul dan mengganggu sih?!- batin Chen kesal.


"ah seperti itu" ucap nan Xun.


"baiklah,ada yang harus aku biacarakan dengan permaisuri ku, jadi kakak pergi duluan ya,sampai jumpa lagi Adik Chen" sambung nan Xun yang menekan kata ' permaisuri ku'


__________


kediaman bulan.


"apa yang kau bicarakan dengan nya tadi" tanya nan Xun dengan muka serius.


"bukan kah tadi pangeran Chen sudah menjelaskan pada mu? dia hanya menanyakan kabar ku" jawab xuan yu sambil tetap tersenyum.


"bukan kah kau sudah ku suruh untuk langsung kembali ke istana?dan bukan kah aku melarang mu untuk mengobrol dengan orang lain bahkan jika orang yang mengajak dirimu mengobrol adalah pangeran?" tanya nan xun.


"ya aku salah,aku tadi hanya ingin menunjukkan sikap rendah hati sebagai seorang permaisuri,jika aku tidak menanggapi ucapan pangeran Chen,aku akan di cap sebagai permaisuri yang sombong" jawab xuan yu yang kini sudah melunturkan senyuman nya.


"xuan yu dengarkan aku!, tinggalkan Chen dan jadilah wanita ku satu-satu nya!" ucap nan Xun dengan nada naik 1 oktaf.


"yang mulia,saya tidak mengerti apa yang sedang kau biacarakan" elak xuan yu.


"kau pikir selama ini aku tidak tahu,bahwa kau dan Chen telah menjalin hubungan gelap?, apa kau pikir aku bodoh xuan yu?!" ujar nan Xun mulai emosi,namun tetap ia tahan.


"kaisar,aku tidak mencintai nya lagi! dan jangan ungkit masalah itu,biarlah yang telah lalu berlalu!" jawab xuan yu


"kau pikir ini kejadian yang telah berlalu? hahaha xuan yu! apa kau menilai ku sebagai orang bodoh?!,aku tau tadi sebelum aku menjemputmu untuk pergi makan malam bersama. Chen datang ke kediaman mu" ujar nan Xun.


"xuan yu!,tidak bisakah kau melupakan adik ku dan mulai mencintai ku hm?" sambung nan Xun yang langsung memeluk xuan yu.


"percaya atau tidak sekarang aku hanya mencintai mu,kaisar" ucap xuan yu, ya! itu sangat tulus!.


"bagaimana bisa aku percaya" ujar nan Xun.


"beri aku waktu untuk membuktikan nya" jawab xuan yu.


"buktikan lah" ucap nan Xun lirih di telinga xuan yu.


______________________________________________


hai² sorry klo di chapter ini kurg asik dan ada yang typo juga,soal nya ini chapter gabut:v and bikin nya malem jadi mata agak siwer:v


jangan lupa komen and di like oke?.