The Reincarnation Of Empress Xuan Yu

The Reincarnation Of Empress Xuan Yu
21



Chen melonggarkan pelukan nya ketika sudah sampai di belakang kediaman xuan yu.


Xuan yu melepas pelukan Chen dengan kasar dan berjalan menjauh dari Chen.


"Apa kau benar-benar sudah melupakan ku?" Tanya Chen dengan nada rendah.


"Ya" jawab xuan yu jujur.


"Kenapa semudah itu?,apa kau tidak pernah menganggap ku dan kenangan kita selama ini?" Tanya Chen lagi dengan wajah sendu sambil menatap punggung xuan yu lurus.


"Aku sekarang adalah istri kaisar ,kisah kita seharus nya sudah berakhir 7 tahun lalu,aku sudah mempunyai anak bersama kaisar.


Kaisar adalah masa depan ku dan kau...hanya masa lalu ku." Ujar xuan yu, tapi entah kenapa hati nya begitu sakit ketika dia mengucapkan kalimat ini pada Chen.


"Hahaha ternyata usaha ku selama 7 tahun sia-sia,hahaha ini adalah lelucon hidup yang sangat bagus!" Ucap Chen sambil tertawa namun tersirat di wajah nya terdapat kesedihan yang sangat mendalam.


"Ingat xuan yu,kau hanya milik ku. Jika aku tak bisa mendapatkan mu maka orang lain pun juga tak bisa mendapatkan mu walaupun itu adalah kakak ku,aku akan menantang nya dan jika perlu bertarung dengan nya sampai mati demi bisa memiliki mu!" Lanjut Chen yang sekarang air mata nya jatuh setetes dengan rasa kecewa yang SANGAT besar.


"Sadar lah pangeran Chen,kau sudah di butakan oleh cinta!,kau harus sadar! Aku bukan kekasih mu lagi! Aku adalah istri kakak mu! Yang mulia kaisar nan Xun!" Sentak xuan yu.


"Aku tak perduli !" Balas Chen dengan nada yang sama tinggi nya dengan xuan yu,lalu melompat ke atap dan pergi.


Xuan yu terdiam dan memikirkan pangeran Chen namun buru-buru dia tepis.


"Itu sangat tidak penting di pikir kan" gumam xuan yu lalu berjalan mendekati jendela kamar nya dan masuk.


Xuan yu mengganti baju pria nya dengan hanfu tidur berwarna putih polos milik nya.


Ikatan rambut yang sedari tadi terikat kencang sekarang dia lepaskan.


Sekarang rambut panjang se bokong nya itu Ter urai bebas.


Tak lama ada yang bicara dari luar.


"Nona apa anda di dalam?" Tanya suara tersebut yang di ketahui milik luya.


"Ya" jawab xuan yu.


"Kalian pergi lah,aku ingin tidur dan beristirahat" sambung xuan yu.


"Baik" jawab Xian dan luya kompak lalu pergi meninggalkan kamar pribadi xuan yu.


Di malam ini pikiran xuan yu sangat lah kacau,suasana hati nya pun sangat buruk.


Dia tak mengerti tentang perasaan hati yang sedang dia rasakan sekarang.


Arghhh ini sangat menyiksa!


__________________


Keesokan pagi nya


---di kediaman Selir Agung Xue Chi.


Xue chi duduk di meja makan sambil memakan sarapan nya hari ini.


Hari ini,dia berniat untuk mengunjungi xuan yu.


Ya..dari ke empat istri kaisar,hanya xuan yu lah yang dia suka.


Dia tak pernah merasakan cemburu jika kaisar dekat-dekat dengan xuan yu,namun...dia merasa sangat kesal jika kaisar dekat-dekat dengan selir kehormatan, kemuliaan,dan kebanggaan.


"Nona selir kebanggaan Qu Xian ingin bertemu anda" bisik Wulan pelayan pribadi Xue chi.


Untuk apa dia kemari? - batin Xue chi sambil mengangkat alis kiri nya.


"Persilakan dia masuk" ucap Xue chi.


Wulan pun mengangguk dan keluar untuk menemui selir Qu Xian.


"Selir Qu Xian,yang mulia selir agung mempersilakan anda masuk" ujar Wulan.


"Hm" jawab Qu Xian dengan deheman dan mengangguk mengerti,setelah itu melangkahkan kaki nya masuk.


"Salam hormat yang mulia selir agung" ucap Qu Xian.


"Ada apa?" Tanya Xue chi yang langsung ke inti nya.


"Saya hanya ingin mengunjungi selir agung saja" jawab Qu Xian dengan senyum yang sangat manis namun berbisa menurut Xue chi.


"Bagaimana kabar kandungan anda yang mulia?" Tanya Qu Xian menatap perut Xue chi seperti mangsa dan ingin langsung memakan nya.


Xue chi yang melihat tatapan Qu Xian yang seperti itu ke arah perut nya langsung memegang perut nya seolah sedang melindungi anak yang ada di dalam kandungan nya dari Qu Xian.


"Baik" jawab Xue chi agak ketus.


"Bagus lah,ah iya yang mulia,saya membawakan jamu untuk anda,saya dengar jamu ini sangat bagus untuk di minum oleh ibu hamil,jadi saya langsung membeli nya khusus untuk anda" ujar Qu Xian.


"Ah..selir Qu sangat baik" ucap Xue chi sambil tersenyum palsu.


"Ini tidak seberapa yang mulia" ujar Qu Xian.


"Baiklah jika tidak ada yang ingin di biacarakan lagi selir Qu boleh pergi,karna setelah ini saya juga akan pergi kesuatu tempat" ucap Xue chi beralasan,untuk mengusir Qu Xian secara halus.


"Baik,kalau begitu,selir ini pamit undur diri" ujar Qu Xian sambil membungkuk lalu pergi berjalan keluar.


"Hais entah racun apa yang dia masukan ke dalam jamu ini" ucap Xue chi sambil memandang ke arah botol jamu pemberian Qu Xian.


Xue chi tidak bodoh jika membahas soal racun.


Diri nya sangat paham dan sangat mengenal jenis² racun yang ada di dunia ini, bisa di bilang dia adalah ahli racun.


Xue chi membuka tutup botol jamu tersebut lalu mencium aroma nya.


"Aconitine" gumam Xue chi ketika mencium bau racun dari minuman jamu tersebut.


"Wulan" panggil Xue chi.


"Saya nona" jawab wulan


"Buang ini" ujar Xue chi sambil melempar botol jamu pemberian Qu Xian.


"Tapi nona,ini adalah pemberi-" omongan Wulan terputus.


"Cepat! Jika aku suruh buang ya buang!" Sentak Xue chi.


"Ba..baik" patuh Wulan.


_______________


Sementara itu di kediaman bulan xuan yu.


"Kediaman ibu suri" jawab xuan yu.


Luya hanya mengangguk kecil.


Tak lama Xian datang dan membisikkan bahwa Xue chi datang.


"Persilahkan dia masuk" ujar xuan yu.


"Baik nona" jawab Xian


Xian kembali berjalan ke arah pintu dan mempersilahkan Xue chi masuk.


"Salam hormat yang mulia permaisuri" ucap Xue chi sembari membungkuk.


Xuan yu hanya mengangguk lalu tersenyum ke arah xue chi.


"Apa kau ingin ikut bersama ku?" Tanya xuan yu.


"Jika saya boleh tau,kemana Anda akan mengajak saya?" Tanya Xue chi.


"Ke kediaman ibu suri" jawab xuan yu.


"Tapi...apa selir ini pantas?" Tanya Xue chi memasang ekspresi merendah.


"Kenapa tidak?,derajat mu hanya beda 1 tingkat dengan ku" jawab xuan yu sambil menggenggam tangan Xue chi lalu tersenyum.


"Bagaimana?kau mau ikut atau tidak?" Tanya xuan yu.


"Ya" jawab Xue chi sembari mengangguk lalu Tersenyum hangat ke arah xuan yu.


_________


Kediaman Ibu Suri.


"Salam hormat yang mulia ibu suri" ucap xuan yu dan Xue chi


"Ah..xuan yu,kemari cepat duduk di samping ibu" ibu suri langsung memasang wajah yang bahagia dan antusia kala melihat menantu kesayangan nya ini datang.


Xue chi hanya terdiam di ambang pintu tak berani masuk karna ibu suri belum mempersilahkan diri nya masuk.


Xuan yu yang melihat kesedihan tersirat di wajah Xue chi langsung berbisik pada ibu suri dan meminta untuk mempersilahkan Xue chi bangun.


"Selir agung kau boleh masuk" ucap ibu suri dengan senyum tipis.


"Duduk lah di sini" ibu suri,sambil menepuk bagian bangku yang kosong di sebelah kiri nya.


Xue chi ragu-ragu untuk duduk disana,sebelum duduk dia melirik xuan yu.


Xuan yu yang mengerti langsung mengangguk "duduk saja tidak apa-apa,ibu suri kan sudah mempersilahkan dirimu untuk duduk" .


Xue chi akhirnya berjalan maju dan mulai duduk di samping ibu suri.


"Ibu,apa ibu sudah tau? Bahwa sekarang Xue chi sedang hamil?" Tanya xuan yu sambil tersenyum ke arah ibu suri dan Xue chi bergantian.


"Oh..benarkah?" Kaget ibu suri.


"Kenapa tidak ada yang memberi tahu ku?" Lanjut nya.


Xuan yu hanya menggeleng pelan sambil tersenyum,pertanda dia tidak tahu.


Ibu suri langsung beralih menghadap Xue chi dan menggenggam tangan nya.


"Jaga baik-baik kandungan itu" ucap ibu suri sambil tersenyum.


"Tentu saja yang mulia ibu suri" jawab Xue chi.


"Salam hormat untuk yang mulia ibu suri,yang mulia permaisuri,dan selir agung" ucap seorang Kasim yang tiba-tiba masuk lalu membungkuk.


"Ada apa?" Tanya ibu suri.


"Menjawab yang mulia,kaisar memanggil selir agung untuk segera menemui nya di ruangan nya" jawab Kasim tersebut.


Ibu suri yang mendengar itu langsung menatap Xue chi lalu beralih ke xuan yu.


Xuan yu hanya bisa menahan rasa penasaran nya. Untuk apa kaisar memanggil selir agung?.


"Yang mulia ibu suri,selir ini mohon pamit undur diri untuk menemui yang mulia kaisar" suara Xue chi membuyarkan lamunan xuan yu.


"Ya pergilah" balas ibu suri.


Xue chi mulai berjalan keluar dan meninggalkan kediaman ibu suri.


Setelah Xue chi sudah tidak terlihat lagi,ibu suri mulai angkat bicara kembali.


"Kenapa kamu sangat dekat dengan nya?" Tanya ibu suri.


"Menantu ini tak mengerti,apa yang ibu suri maksud?" Tanya xuan yu balik.


"Hais menantu ku sangat polos" ujar ibu suri sambil memegang pipi xuan yu lembut.


Polos?wkwkwk- xuan yu terkikik sendiri di dalam hati nya.


"Ibu sarankan jangan terlalu dekat dengan para selir lain nya" ucap ibu suri.


"Kenapa?" Tanya xuan yu.


"Mereka semua itu musuh mu,terutama untuk selir agung itu.Jika kamu terlalu baik padanya bisa jadi sewaktu-waktu dia akan melawan mu dan menggeser mu dari tahta permaisuri" jawab ibu suri ber- api-api seperti sudah pernah merasakan hal tersebut.


Xuan yu menggeleng pelan.


"Tidak.menurut saya Xue chi adalah wanita yang baik,tidak mungkin dia melakukan hal seperti itu".


"Apa kau selalu baik kepada semua selir-selir kaisar?" Tanya ibu suri.


"Tidak semua" jawab xuan yu jujur.


"Kau ingat kejadian dirimu dan selir kehormatan Fei waktu itu?" Tanya ibu suri lagi.


"Ya,menantu ini ingat" jawab xuan yu.


"Bisa jadi selir agung yang kau percayai itu berbuat hal yang sama seperti selir kehormatan Fei." Ujar ibu suri.


"Aku percaya pada selir agung,dia tidak mungkin melakukan hal seperti itu."


"Siapa yang tahu yang akan terjadi di masa depan?" Ucap ibu suri.


Jika itu benar terjadi.apa yang xuan yu khawatirkan? Xuan yu tak perduli sama sekali jika itu terjadi.


Tetapi jika ada yang berani menyentuh anak nya Wang Soo dan berani menggoyahkan kedudukan putra mahkota anak nya,jangan salahkan ia jika akan ada pertumpahan darah yang tersembunyi di istana kekaisaran.