The Reincarnation Of Empress Xuan Yu

The Reincarnation Of Empress Xuan Yu
32



Gi mo duduk di kursi yang berada di sebelah nan Xun sembari meminum teh nya.


Dua sahabat yang memiliki wajah yang sudah tidak bisa di toleri ketampanan nya termenung memandang kolam ikan yang ada di hadapan mereka.


"Apa yang telah kau ketahui?" Tanya nan Xun yang membuka topik pembicaraan.


"Dia orang yang berbeda" jawab Gi mo menyeruput teh nya.


"Heng sudah ku duga. Dia sangat berbeda setelah aku mendengar kabar bahwa dia jatuh dan tak sengaja kepala nya membentur batu" ujar nan Xun


"Kau tau wanita yang ada di dalam tubuh permaisuri siapa?" Lanjut nya.


"Xuan yu" jawab Gi mo yang membuat dahi nan Xun berkerut tak mengerti.


"Aku serius,jangan bercanda" kata nan Xun menatap datar sahabat nya.


"Aku tidak bercanda. Dia bilang nama nya adalah xuan yu nama yg sama seperti permaisuri. Namun mereka berdua adalah orang yang berbeda, xuan yu yang ada di dalam tubuh permaisuri adalah xuan yu dari masa depan" jawab Gi mo


"Masa depan?" Pikiran nan Xun semakin bingung.


"Ya. Bisa di bilang dia bereinkarnasi ke masa lalu, yaitu tahun dan zaman kita" kata Gi mo.


"Apa ada hal seperti itu?" Tanya nan Xun tak percaya.


"Buktinya adalah roh yang ada di dalam tubuh permaisuri" jawab Gi mo


"Jelaskan semua hal yang kau tahu tentang dia" ujar nan Xun penasaran.


"Xuan yu adalah wanita dari masa depan,bisa di bilang dia adalah wanita yang hidup di 350 tahun kemudian. Dia adalah anak dari pemilik geng mafia black shadow" kata Gi mo.


"Geng mafia? Apa itu?" Tanya nan Xun.


"Dari penjelasan yang ku dapat dari dia,geng mafia adalah sebuah kelompok yang suka memperluas kekuasaan,bertarung hingga babak belur/mati" jawab Gi mo.


"Lalu... bagaimana bisa dia mati?" Tanya nan Xun.


"Untuk pertanyaan itu aku belum mempunyai jawaban dari nya" jawab Gi mo juga penasaran.


Nan Xun hanya mengangguk mengerti. Hati nya penuh dengan rasa penasaran.


"Baiklah,aku harus kembali keruang bawah tanah utama. Sampai jumpa lagi" kata Gi mo tanpa sikap formal,nan Xun pun sudah biasa tentang hal itu.


_______


"Nona ada apa dengan anda?" Tanya Liu xin yang bingung melihat majikan nya termenung lesu.


Xuan yu hanya menggeleng kepala nya pelan.


"Nona ini waktu nya anda makan malam bersama anggota kerajaan yang lain" ucap Liu xin.


"Hm" jawab xuan yu singkat dan segera berdiri.


Xuan yu menjalankan kaki nya keluar dari kediaman bulan milik nya dan beranjak pergi ke kediaman naga milik nan Xun.


"Salam hormat yang mulia" ucap xuan yu.


"Hm,duduk lah" balas nan Xun sambil mempersilahkan xuan yu duduk.


"Di mana selir agung?" Tanya xuan yu yang sedari tadi tak melihat Xue chi.


"Dia sedang menjalani hukuman" jawab nan Xun.


"Oh ya?,kenapa?" tanya xuan yu yang gembira di dalam hati nya.


"Dia telah memasuki ruang baca ku sembarangan tanpa izin" jawab nan Xun yang mulai memakan daging ikan kesukaan xuan yu.


"Oh". Xuan yu berlonjak kegirangan di dalam hati nya,hahaha siapa suruh kemarin pamer dengan embel-embel 'di panggil yang mulia keruang baca'. Eh tau nya malah masuk tanpa izin dan buat iri irian palsu. Haduh...kasian deh udah dandan lama,pake mahkota poenix segala,eh... Di lirik enggak di hukum iya awkowkowko.


"Aku telah mendengar semua nya dari gi mo" kata nan Xun yang membuat degupan xuan yu terasa berhenti.


"Men.. mendengar apa?" Tanya xuan yu gugup


"Kau bukan permaisuri ku yang asli kan?" Tanya nan Xun balik sembari memincing kan matanya.


"Ap..apa maksud yang mulia?" Tanya xuan yu semakin gugup.


"Jelaskan,kenapa roh mu bisa ada di tubuh permaisuri?" Ujar nan Xun.


Pandangan xuan yu yang awal nya gugup berubah menjadi dingin.


Senyum dingin nya mulai muncul.


Nan Xun yang melihat senyum xuan yu tersebut merasakan ada perasaan asing yang muncul tiba-tiba.


"Anda sudah tau semua nya?" Kata xuan yu sembali menuang teh kedalam cangkir.


"Ya" jawab nan Xun menatap lekat ke arah xuan yu.


*Senyum devil* "jika aku bukan xuan yu yang kau kira,apa kau masih tetap mencintai ku?" Tanya xuan yu sambil mulai menyeruput teh nya.


"Tak bisa menjawab?" Tanya xuan yu menambah rasa dingin di senyum nya.


"Aku hanya mencintai mu" jawab nan Xun yang membuat xuan yu menatap nya.


"Kenapa?" Tanya xuan yu.


"Karna aku menyukai dirimu" jawab nan Xun.


"Yang mana?" Tanya xuan yu.


"Yang ada di dalam nya" jawab nan Xun kembali menatap makanan dan mulai mengambil nya.


Senyum dingin xuan yu memudar dan di gantikan perasaan hangat di dalam hati nya.


"Kau bercanda?" Tanya xuan yu.


"Apa pernah kau melihat aku bercanda di keadaan serius?" Jawab nan Xun menatap lekat ke arah xuan yu.


Cup


"Jika aku sudah ber ujar aku mencintai mu,maka itu bukan lah kata-kata bercanda" ucap nan Xun sembari mengecup dahi xuan yu.


"Kemari" lanjut nan Xun menepuk paha nya.


"Tidak mau" jawab xuan yu.


"Cepat!" Ucap nan Xun.


"Tidak mau" jawab xuan yu menolak sembari mengerutkan kening nya.


"Baiklah" kata nan Xun yang beranjak berdiri dan berjalan ke arah xuan yu lalu duduk tepat di belakang xuan yu,setelah itu meraih pinggang xuan yu dan menarik dalam pelukan nya.


"Tak perduli dari mana kau berasal,yang terpenting sekarang aku mencintaimu" ucap nan Xun mengendus rambut harum xuan yu.


"Bahkan jika aku wanita yang pernah membunuh banyak nyawa?" Tanya xuan yu yang menatap sedih ke depan karna mengingat masalalu nya yang sangat buruk.


"Bukan hanya kau,aku pun juga pernah membunuh orang" jawab nan Xun.


Xuan yu tak menjawab dia hanya menatap kosong ke depan dan menyenderkan dirinya di dada bidang milik nan Xun.


"You are my sun" ucap xuan yu.


"Hm?" Tanya nan Xun yang bingung mendengar bahasa asing yang di ucapkan xuan yu.


"Kamu adalah matahari ku" kata xuan yu memberi translate ke nan Xun.


"Ah...itu artinya. Dari mana kau belajar bahasa asing itu?" Tanya nan Xun.


"Bahasa yang aku gunakan itu adalah bahasa Inggris. Di masa depan seluruh dunia pasti akan belajar dan menggunakan bahasa Inggris" jawab xuan yu.


"Seperti apa duniamu?" Tanya nan Xun.


"Di masa depan nanti, teknologi akan lebih canggih dari masa sekarang. Seperti adanya pesawat,mo-" omongan xuan yu terpotong.


"Seperti apa itu pesawat?" Tanya nan Xun memandang bingung xuan yu.


"Liu xin, ambilkan aku kertas" titah xuan yu untuk Liu xin yang berdiri di balik pintu.


"Baik nona" jawab liu Xin yang segera berlari entah kemana xuan yu tidak tahu.


Namun tak lama,Liu xin datang dan memberikan nya kepada xuan yu.


Xuan yu mulai menggambar pesawat,memang bentuk nya tidak terlalu bagus,tapi yang terpenting ada mirip² nya.


"Pesawat itu burung?" Tanya nan Xun.


"Hm...bukan. hanya bentuk nya saja yang mirip,tapi bahan dasar untuk membuat nya adalah besi/baja" jawab xuan yu.


"Apa kegunaan nya?" Tanya nan Xun.


"Seperti membawa manusia yang banyak untuk berpindah tempat dari yang dekat dan jauh" jawab xuan yu


"Ohh" kata nan Xun mengangguk kan kepala nya.


*Menguap*


"Yang mulia,ini sudah cukup larut malam.hamba harus kembali ke kediaman" ucap xuan yu.


"Tidur saja di kediaman ku malam ini" kata nan Xun.


"Hm, baiklah" ucap xuan yu sembari mengangguk lalu berjalan ke arah kasur nan Xun dan mulai tertidur.


"Tak peduli dari mana kamu berasal. Dari masa depan atau masa lalu. Dari negri yang jauh atau dekat. Hal itu tidak akan menghalangi aku untuk mencintai mu." Ucap nan Xun sembari mengelus wajah xuan yu.


____________


Mon maap klo ad yg typo🙏😶