The Reincarnation Of Empress Xuan Yu

The Reincarnation Of Empress Xuan Yu
28



Musim dingin telah tiba.


salju yang putih tanpa noda terhampar luas di daratan kerajaan kekaisaran Que Utara.


xuan yu sedang meminum teh di halaman depan kediaman bulan nya.


sringg


satu orang penjaga gerbang kediaman nya jatuh tumbang.


xuan yu beranjak berdiri dan mulai menaikkan kewaspadaan nya.


"nona,ada bahaya!" ujar Xian dan luya berbarengan,lalu berjalan ke sisi kanan dan kiri xuan yu untuk melindungi nya.


tak lama muncul orang berpakaian serba hitam dari atas tembok-tembok tinggi kediaman xuan yu.


"siapa kalian?!" tanya xuan yu dengan mata tajam.


tak ada yang menjawab pertanyaan xuan yu,namun segerombolan pria berpakaian hitam tersebut langsung mengeluarkan pedang nya dan bersiap untuk mengepung xuan yu dan dua pelayan nya.


"kalian berdua cepat pergi dan laporkan ini ke kaisar!" titah xuan yu.


"tapi nona bagaimana dengan anda?" tanya xian dan di angguki luya.


"cepat pergi saja,orang-orang ini masih bisa ku lawan" jawab xuan yu dengan nada tak sabaran.


"nona-" rengek luya.


"sudah ayo,kita ikuti saja perintah nona!,jangan mempersulit nya dasar bodoh!" Xian langsung menarik tangan luya dan berlari keluar kediaman.


xuan yu meregangkan otot-otot nya dengan santai.


krekk krekk krekk


"bagus,aku pun tak sabaran menebas kepala kalian" senyum devil xuan yu aktif,mata nya menatap tajam setiap musuh nya,kini keinginan membunuh nya tiba-tiba meningkat.


sringg


xuan yu menghindari serangan pedang dari salah satu pria berbaju hitam,lalu memukul tangan nya dan merampas pedang orang trsbt.


tranggg trangg sringgg


kini halaman depan kediaman xuan yu di banjiri oleh darah segar.


para pelayan yang lain nya sedang bersembunyi gemetar sambil menahan tangis mereka.


xuan yu merobek rok hanfu nya hingga selutut dan berjalan dengan santai keluar kediaman sembari membawa pedang yang masih berlumuran darah.


degg


jantung nya serasa berhenti berdetak saat melihat Xian dan luya sekarang tersungkur ke tanah dengan panah menancap di dada kiri mereka.


"BA*INGA* !!!" amarah xuan yu kini memuncak.


"no..nona" Xian bergumam dengan lirih.


segera xuan yu menghampiri Xian dengan wajah khawatir.


"siapa yang melakukan ini?!" tanya xuan yu.


Xian tak mampu menjawab karna sudah mencapai masa keritis berat.


"xu...xu..." omongan Xian terputus putus.


takk!


xuan yu melebarkan mata nya saat melihat panah menancap di tenggorokan Xian tiba-tiba.


xuan yu menoleh kebelakang dengan tatapan tajam nya,namun nihil tak ada satu org pun yang dia lihat


brakk


nan Xun terlonjak kaget karna pintu kamar nya di buka kencang.


"ke..kenapa???" tanya nan Xun kaget.


"kedua pelayan pribadi ku telah mati terbunuh,dan tadi ada sekelompok pria berpakaian hitam yang mencoba membunuh diriku di kediaman ku" jawab xuan yu.


nan Xun terkejut dan membulatkan mata nya.


"lalu..lalu bagaimana dengan diri mu?! apa kau baik-baik saja??,dimana yang terluka katakan!".


"aku baik-baik saja,namun kedua pelayan pribadi setia ku telah mati terbunuh. aku ingin menyelediki kasus ini" jawab xuan yu.


"serahkan kasus ini padaku,kau istirahat saja" ucap nan Xun.


xuan yu menggelengkan kepala nya."tidak akan, biarkan aku yang menyelidiki kasus ini".


nan Xun hanya menghela nafas pasrah."baiklah,tapi jika kau mengalami kesulitan segera beri tahu aku".


xuan yu mengangguk patuh.


"apa ada petunjuk yang kau temukan di sana?" tanya nan Xun.


"ada"


"apa itu?" tanya nan Xun.


"sebelum Xian pelayan pribadi ku mati,aku sempat bertanya siapa yang melakukan ini semua. dia menjawab dengan kalimat yang terputus putus. yaitu 'xu..xu'. " jawab xuan yu.


"xu?" dahi nan Xun berkerut sembari berpikir.


"Xue chi?" sambung nan Xun.


"sebaiknya kita jangan asal menuduh dlu sekarang,karna kita belum mempunyai bukti yang cukup" ujar xuan yu.


"aku tidak menuduh,hanya mengatakan apa yang ada di pikiran ku saja" ucap nan Xun sembari mengangkat bahu nya.


"ya. Selir mu itu bisa menjadi tersangka utama sekarang" ujar xuan yu.


_______________


"semua nya sudah terselesaikan" ucap pria bertopeng.


"bagus. Apa target utama juga sudah musnah?" tanya wanita dengan aura yang tegas.


"soal wanita itu....., dia sangat sulit di singkirkan. Bela diri dan ilmu pedang nya sangat lincah dan Sempurna" jawab pria bertopeng.


brakk.


wanita itu marah dan langsung menggebrak meja.


"sia*an!" marah wanita tersebut.


"selir agung tolong jangan marah,saya akan berusaha lagi untuk menyingkirkan nya" ujar pria bertopeng sembari berlutut.


"baiklah kita akan memilih rencana lain,tapi semua saksi mata apa sudah kau bungkam?" tanya selir agung siapa lagi klo bukan Xue chi.


"sudah yang mulia,dua pelayan pribadi permaisuri telah mengetahui ini semua dan sudah saya bunuh,jdi anda tidak perlu khawatir lagi" jawab pria bertopeng.


"bagus".


"Heng! aku akan merebut cinta kaisar!, cukup!!! aku sudah muak bersabar!" ujar Xue chi dengan amarah besar.


"ya nona...pasti anda akan mendapatkan cinta kaisar,dan setelah permaisuri mati,anda lah yang akan menggantikan tahta permaisuri." ujar pelayan pribadi Xue chi.