THE QUEEN MAFIA OF BLACK DEVILS

THE QUEEN MAFIA OF BLACK DEVILS
jalan bareng



" happy reading 📕📕"


"typo bertebaran "


"enjjooeeyy"


.


.


.


sesuai kesepakatan sepulang di kampus renata,kayla maupun cellio(alexsa nama sebelum nya) memutuskan pulang ke mansion cellio . karla terus mendesak dan merengek karna ingin menbuat kejutan . walaupun cellio enggan namun ia juga tak tega dengan telinga nya yang sedari tadi mendapatkan santapan rengekan karla . renata pun tak bisa menahan tawanya melihat kedua sahabat nya itu


akhirnya mereka sampai di mansion. karla langsung menggeret tangan nya menuju kamar cellio


"udah lo diem dulu biar gue yang aktif oke " ucap karla memegang pipi chubby cellio yang menatap nya datar


"gatau lagi gue sama kalian" ucap cellio jengah


"udah lo serahin aja ke kita. kita mau bikin suprise dengan mengubah penampilan lo buat sementara " ucap karla diangguki renata


"jangan aneh aneh yah, awas lo berdua kalo sampai bikin gue ilfil sama diri sendiri" ucap cellio tegas


"iye iye lu kecot deh mending diem sebelum waktu nya hangout" papar karla


akhirnya mereka pun merias cellio walau sedikit susah karna cellio enggan dengan nama nya make up. apalagi dress . gerah cuy .


setelah sekian abad bertempur dengan merias cellio akhirnya pun jadi lah princcess .


"waah gilaa lo cantik banget sumpah. ini lo cell" ucap renata terpana


"gila gila, gak sia sia gue belajar make up buat make up in nih si kutub " ucap karla cengo


sedangkan cellio yang mendengar hanya menatap datar juga jengah melihat tingkah keduanya


" pasti mereka bakal menganga liat lo cel " celetuk renata yang masih menatap takjub


" alay " ucap cellio


"udah udah bisa bisa gue jatuh cinta sama kutub kalo gini jadinya " ucap karla ngasal


" dihh lasby lo" celetuk renata terkekeh


"gila. yakali gue lasby ya gak lah" timpal karla ngegas


setelah percakapan absurd itu. mereka pun melanjutkan berias diri sambil menunggu para pangeran


sedangkan di luar mansion


"mana nih yang punya rumah sepi amat cuma penjaga nya doang?" tanya raka


"tau mending kita masuk " ucap reza


" assalamualaikum princessss /beby/swetttyyy yuhu kita datang " ucap nino enno raka reza


tak tak tak tak


raga dkk melihat kearah lift yang terbuka menampilkan para bidadari yang berjalan kearah nya


mereka semua terpana melihat kecantikan cellio dkk


"astagaa bidadari gue" ucap reza takjub menatap renata


"ya allah malaikat tak bersayap gue "ucap raka menatap takjub karla


sedangkan varo vero juga raga memerhatikan cellio yamg berubah drastis


" ya ampun princess abang cantik bangeettt" puji nino


"princess ini beneran kamu , cantik banget sayang " ucap enno memuji


"cantik " ucap raga tanpa sadar


" wehhh ini siapa ini cellio" pungkas raka yang baru menyadari perubahan cellio


"whaat gila gila gilaa makin cantik aja si kutub " pekik reza


"tuh kan apa gue bilang pasti lo bakal di puji abis"an" ujar karla


cellio hanya berdehem


raga maju mengulurkan tangan nya kearah cellio bermaksud mengandeng tangan nya


cellio pun mengulurkan tangan nya menerima ukuran tangan raga


mereka pun berjalan bergandengan tangan


raka dan reza pun tak mau kalah ia segera mengulurkan tangan nya kearah pujaan hatinya dan diterima dengan senang hati


sedangkan nino dan enno hanya bisa membatin


"tenang tenang, masih muda, masih ganteng gausah buru buru " batin nino mengelus dada nya sabar melihat keuwuwan di hadapan nya


"gue tenang gue ganteng " timpal enno menanggapi


sedangkan cellio yang mendengar hanya terkekeh dalam hati


di mall terbesar milik cellio tentunya


semua pengunjung menatap kagum, iri juga memuja melihat kecantikan juga ketampanan raga dkk juga cellio dkk terlebih kearah raga dan cellio yang menjadi titik pusat nya


" kamu kenapa cel" tanya raga menoleh kearah cellio yang seperti nya kurang nyaman


"gue ganyaman diliat kayak gitu. ini bukan penampilan gue , gue risih ngeliat tatapan pengunjung " ujar cellio risih


" kamu cantik pakai ini, sesekali ganti fashion juga gapapa kan, tapi aku gak rela kalo mereka liat tubuh kamu ini " ucap raga yang seketika kesal


"kenapa " tanya cellio


"karna tubuh mu ini hanya buat aku. cuma aku yang boleh liat nanti kalo kita nikah " ucap raga santai namun tegas


"pede banget lo" timpal cellio senyum sinis


" aku yakin koo, satu lagi ganti panggilan kamu jangan lo gue. aku gasuka " ucap raga


mereka pun melanjutkan jalan nya menuju bioskop diikuti teman teman nya


setelah 3 jam film pun berakhir mereka pun memutuskan untuk berjalan jalan di mall


"kita berpencar yah " ucap karla yang tangan nya di gandeng raka


" titik temu di parkiran " ucap cellio


"okeeyy" ucap mereka serempak


raka dan karla , reza dan renata . mereka menuju ke tempat kunjungan masing masing . sedangkan mengikuti cellio juga raga


" kita kemana bang" tanya cellio


" kita ke pakaian itu Aja princess beli baju couple "balas enno


cellio mengangguk ia pun berjalan ke toko baju yang dimana itu semua merk ternama


" selamat datang nona, silahkan dipilih" sapa karyawan mall sambil menunduk hormat


" kalian pilih Aja . nanti aku yang bayar " ucap cellio


" eh eh apa apa n nggak princess jangan gitu abang gasuka. masa kamu beliin kita sih . kita masih mampu yah " ucap nino menolak


" baang. nurut "perintah cellio sambil menatap tajam varo dan vero yang hendak berkata


" yaudah deh iya, tapi aku gak mau kalo sepenuhnya kamu yang bayar kita bayar bagian " tawar nino yang masih menolak


" yaudah " ucap cellio


akhirnya mereka pun memilih baju couple begitu juga raga yang memilih hoody couple untuk dirinya dan cellio


setelah semua nya selesai mereka pun memutuskan pulang ke mansion masing masing


di mobil nino enno


disaat nino dan enno menyusul mobil raga .nino maupun enno melihat beberapa orang berpakaian hitam seperti orang jahat yang sedang ingin memperkosa perempuan bukan 1 tapi 2 wanita


eh apa tuh kok main keroyokan " ucap enno


kita berhenti dulu itu ada perempuan mau di perkosa kayaknya " ucap nino panik


wah gak bisa dibiarin kita tolong " ujar enno panik


wooyy berenti looooo" teriak nino


siapa kalian " ucap orang jahat itu


gaperlu tau gue siapa lepasin 2 cewek itu atau lo mau mati disini " ucap nino menatap nyalang


gausah sok berani sini lawan gue " ucap penjahatitu dan


bughh bugh bugh krekk


bughh krrekk bughhh burrghhhh


tendangan demi tendangan maupun pukulan di lontarkan penjahat itu hingga akhirnya penjahat itu pingsan tak berdaya


" mbak. mbak gapapa. mari ikut saya mbak"ucap nino mengulurkan tangan kepada 2 perempuan itu


2 perempuan yang seperti nya teman atau nggak adik kakak . mereka menatap nino dan enno takut jugs gemeteran


" jangan takut kita orang baik, gapapa pegang tangan saya " ucap nino pelan masih mengulurkan tangan nya


perempuan itu pun menerima uluran tangan nino walau masih gemeteran


" kamu tinggal dimana? kenapa malam malam keluyuran "tanya nino kepada perempuan itu


" saya dan teman saya baru di keluarkan dari kontrakan karna gabisa bayar kontrakan kita jalan terus di tengah jalan ads penjahat tadi " ucap cewe itu


"oh gitu nama kamu siapa, dia siapa" tanya nino di dalam mobil


" nama saya sesilia putri anggara , ini temen saya dinda kirana , kita satu kontrakan . udah seperti adik saya " ucap sesil menjelaskan


" hai dinda, kenalin saya nino dan di samping kamu itu nama nya enno,dia kembaran saya, maaf kalo dia dingin " ucap nino memperkenalkan


" ehm gapapa nino" ucap dinda


" kalian mau tinggal dimana "tanya nino


" kita belum dapat tempat tinggal " ucap dinda menunduk


" kalian mau tinggal di tempat adik saya, kebetulan dia sendirian disana " tawar nino


" enggak perlu nino, kita gak enak, kalian udah bantu kota tadi kita gak mau ngerepotin " tolak sesil


" gapapa, ini juga udah malam makin bahaya kalo kalian keluyuran cari tempat tinggal " ucap nino


" gue telfon princess dulu " ucap enno datar


" princess, kita kerumah mu, ada yang mau dibicarakan " ucap enno


"............" ucap sebrang sana


"iya kita kesana. nanti kamu liat sendiri " ucap enno lembut


"........." sebrang sana


" udah, katanya disuruh kesnaa langsung " ucap enno sambil memasukan hp nya


akhirnya mobil nino melaju menuju mansion


mereka tidak tau, jika cellio memasangkan alat penyadap suara . jadi cellio tau apa yang dibicarakan abang nya. setelah mendengar percakapan nino dan gadis itu. cellio segera mencari data diri kedua wanita itu


"tobecontinue"


"mksh sdh vote "


"mksdh sdh coment"


"mksh bwt semuanya "


"janganlupatinggalkanJejak"