
setelah adegan mengerikan diruang bawah tanah , rayhan sudah bisa bernafas dengan lega karna siaran langsung itu sudah tuntas , jujur saja ini baru pertama kali rayhan melihat kesadisan calon istrinya secara langsung , mungkin jika ada yang mendekatinya hemm bisa dibayangkan bukan bagaimana kia akan membereskan hama yang menganggu kehidupan nya walau itu rayhan tapi tetap saja rayhan itu jiwa nya jadi apapun yang nenganggu atau mengusik rayhan maka siap siap aja berhadapan langsung dengan sang pawang
kia mengira semua ini aian berakhir dengan bahagia tapi jangan salah masih banyak para musuh yang mengincar nyawanya
satu masalah sudah teratasi membunuh musuh besar sang kakek, lantas musuh besar kia sendiri apa kah sudah oh tentu tidak, kia melupakan itu
mungkin saat ini musuh kia tidak nampak tapi suatu saat akan terjadi
hari berganti demi hari, rayhan serta kia semakin lengket saja , saat ini kia sedang perjalanan menuju kantor rayhan yahh know lah, menjadi calon istri yang baik harus menyiapkan bekal untuk calon suaminya bukan ???
jadii kia berinisiatif untuk datang dan memberikan bekal kepada calon suami nya , dikabarkan hubungan mereka masih belum ada yang tau karna ini belum di publiskan . akan ada saat nya mereka mempublish hubungan mereka dengan ikatan suci pernikahan
kia berjalan dengan anggun di sebelah nya ada nara sang sekretaris , mereka menuju tempat repsesionis
" permisi , saya ingin bertemu dengan bapak rayhan " ucap kia ramah
ngomong ngomong tentang penampilan , kia beserta nara memakai baju biasa ini juga cara mereka untuk melihat kinerja para bawahan rayhan di kantor secara langsung
" maaf, pak rayhan sedang meeting tidak boleh di ganggu " ucap repsesionis yang berpenampilan ketat belahan dada terlihat sedikit menonjol mungkin karna tidak muat wwkwk
" maaf tapi saya hanya ingin nemberikan bekal kepada pak rayhan " ucap kia masih berlagak ramah
" saya bilang pak rayhan sedang tidak bisa di ganggu, kau mengerti atau tidak sih haah " ucap wanita itu marah
" mbakk, saya hanya ingin memberikan bekal kepada pak rayhan, ini atas perintah nya anda mengerti" ucap kia sedikit dingin
" heh, sudah banyak yang seperti mu masih mau berlagak seperti itu, dasar murahan " ucap wanita itu sinis
" anda panggilkan atau anda saya keluarkan " ucap kia dingin
" heh jangan kurang ajar kau, dasar *****, paak satpaam tolong usir wanita tak tau diri ini " ucap wanita itu emosi
satpam yang merasa terpanggil itu pun menghampiri repsesionis
" ada apa bu " ucap satpam
" usir dia atau seret , dan jangan sampai dia kembali " ucap wanita itu
okee cukup bermain nyaa kia hanya memgetes cara kerja repsesionis ini tapi ternyata kinerja nya sangat buruk
kia melangkah maju dan menggebrak meja repsesionis
" saya sudah memberikan anda kesempatan untuk berlaku baik kepada tamu tapi anda semakin memperburuk repotasi repsesionis , baiklaahh , jennica sastapura anda saya keluarkan dari perusahaan ini dan membecklis anda di daftar hitam saya " ucap kia sangat dingin
para karyawan yang berada disana pun berbisik bisik dengan apa yang terjadi, ada yang takut, ada yang penasaran , dan ada yang iba dengan repsesionis itu
" KAU SIAPA HAAH? LANCANG SEKALI MEMECAT KU " bentak wanita itu
" heh, asal anda tau nona jenni , saya adalah TUNANGAN DARI RAYHAN PRADA ADIGUNA, NONA REZKIA CELINA ARHANYA PEMILIK PERUSAHAAN KIA GRUB, DAN ORANG PENTING YANG MEMEGANG PERUSAHAAN ADIGUNA CORPS INGAAT ITU " tegas kia sambil menyeringai devil
mereka yang mendengar itupun sontak terkejut dan tidak nenyangka ternyata nona kia menampakan wajah nya di publik dan memperkenalkan diri nya sebagai tunangan bos nya
" masih mau bermain atau anda dengan senang hati keluar? ingat saya hanya mengeluarkan mu dan membecklis mu tidak dengan membunuh mu, jadi kau masih bisa mencari nafkah, ingat rubah penampilan dan atitude mu itu, jangan sampai aku tau bahwa masih ada karyawan yang seperti mu " ucap kia tegas hampir semua orang mendengarkan ucapan kia
" ba baiik, maafkan saya nona, jangan bunuh saya, saya akan berubah " ucap wanita itu takut takut
" pergilah dan segera ambil surat mu " ucap kia dingin
" kalian kembalilah bekerja " ucap kia keras
akhirnya para karyawan yang melihat itu pun langsung kembali ke tempat masing masing sebelum kia melangkah ia berbelok kearah repsesionis satunya
" jangan sepertinya atau kau tidak ku pecat melainkan ku bunuh mengerti " ucap kia tegas dengan tatapan tajam
akhirnya kia pun melangkah ke arah ruang ceo sedangkan nara hanya mengikutinya saja
" ternyata parasit parasit itu masih saja berpenampilan ***** huh, bagaimana dengan nasib calon ku, pasti dia banyak sekali yang merayu " ucap kia pelan sambil berjalan
nara tak menjawab ia hanya mengangguk saja .
sedangkan di dalam ruangan ceo , tempat nya masih kosong seperti nya rehan belum kembali dr meeting terpaksa kia harus menunggu
kia menaruh bekal untuk suami nya dan nara duduk di kursi empuk tamu , selang beberapa menit rehan beserta sekretaris nya datang
cekleek!
" sayaang, kau datang , maaf aku baru selesai meeting sama klien " ucap rehan tak enak
" hm tidak masalah, oiya kau tidak marah kan aku memecat karyawan mu ? " tanya kia
" emang kenapa sayang " ucap rehan heran
" aku datang kesini untuk mengecek kinerja karyawan mu, dan target ku repsesionis kamu tau kan di semua perusahaan jika ingin bertamu pasti akan mengecek cara kinerja pelayanan repsesionis , nah dia sangat buruk dalam bekerja jadi aku pecat wali harus mnyebut mu dulu sebagai tunangannku dan jati diri ku " ucap kia
" oh maafkan aku sayang, aku akan merubah sistem kinerja mereka " ucap rehan sambil mengelus kepala kia sayang
kia dan rehan sedang bermesraan beda dengan nara dan dimas
masih ingat dimas ??
dims merupakan sahabat dari rehan , dan kia memindahkan dimas untuk menjadi sekretaris rehan di perusahan Adiguna corps,
di posisi nara dan dimas
" hai nona, salam kenal kenal " ucap dimas ramah
nara ? dia hanya diam dan cuek , ingatkan dia itu tidak terlalu teetarik dengan lelaki bukan karna dia lesbi tapi dia hanya ingin sendiri dan mendampingi sahabat yang sekaligus bos nya
" jangan dingin seperti itu nona ,perkenalkan nama ku dimas putra ganesha " ucap dimas
" nara " ucap nara cuek
" kau cantik, tapi sayang " ucap dimas gantung
nara yang diam menjadi menoleh dan mengangkat alis seolah bertanya " kenapa "
" gapapa kok sayang " ucap dimas terkekeh
nara hanya menatap datar manusia di sebelah nya ini
" menyebalkan" batin nara
rehan dan kia memakan bekal mereka , dan kia menyuruh nara dan dimas untuk mencari makan , mau tak mau mereka mengikuti perintah atasan bukan .
gantung yah ?? wkwkw bukan gantunh cuma pengen aja sih wkwkw
msih berlanjut kawan, tenang stok msih banyak karna akan ada keseruan setelah ini,
tentang nara dan dimas
musuh kia yang masih dipertanyakan
dan masih banyak lagi