
setelah mereka semua mengetahui nya. mereka pun tidak mempermasalahkan altar ego yang sudah dimasuki oleh zeze kaka sekaligus adik kedua abang nya. asalkan itu tidak membahayakan keselamatan princess kecil satu satu nya itu tidak masalah bagi mereka. selama altar ego nya bisa menjaga nya dengan baik .
kehidupan cellio beserta anak kesayangan nya pun semakin hari semakin cepat hingga tak terasa baby kia sudah berusia 2 tahun. yang akhirnya ia sudah bisa berbicara walau dengan nada cadel nya tapi itu sangat menggemaskan bagi mereka yang mendengarnya apalagi mendengar nya merengek setiap ia menginginkan sesuatu yang membuat baby kia itu penasaran . dan kedekatan antara cellio dan candra pun sudah nampak jelas mereka pun akhirnya menjalin hubungan walau banyak pihak yang menentang nya siapa lagi jika bukan para wanita yang iri akan mendapatkan hati es pria tampan di kampus nya .
dan juga hubungan antara sesil dan nino juga semakin dekat, begitu juga dengan saudara kembar nya.
baby kia sangat dekat dengan candra ia sering memanggil nya dengan sebutan dedy tanpa diminta seperti saat ini yang membuat gempat seluruh mansion karna pertama kalinya baby kia menyebut candra dengan sebutan daddy .
"da-d-daddy" ucap baby kia gemas
mereka yang melakukan aktifitas nya pun terhenti dsn melihat kearah baby kia yang berjalan tertatih tatih kearah candra
"daddy endong" ucap baby kia yang merentangkan tangan nya kepada candra
mereka semua yang melihat nya melongo tak percaya . apalagi candra yamg tersenyum haru langsung mengendong baby kia dengan gemas juga erat
baby kia pun tertawa keras senang karna digendong oleh candra yang dianggap nya dady
" uhhh gemes banget sihh kamu beby " ucap candra mencium gemas pipi gemul kia
" dady delii dad " ucap baby kia geli
" geli beby heemm" ucap candra yang terus mencium pipi gemul kia
" mommy dady nakal, tium kia telus " aduh baby kia dengan muka imut nya
" ppffffttttt" mereka menahan tawa melihat raut muka baby kia yang sangat menggemaskan
" udah sayang jangan dicium terus beby nya nangis ntar dianya " ucap cellio datar namun masih teebilang lembut dan mengambil alih baby kia namun ia menolak
" no mom, kia au di endong dady " tegas kia menolak
" nempel banget sih kamu beby heemm" ucap cellio gemas dan mencium pipi kanan candra namun sedikit menempel hidung candra karna baby kia berada di wajah candra yang sedang di dicium
" princess, bagaimana keadaan perusahaan mu " ucap enno
" di perusahaan ku ada hama yang sedang bermain licik bang, tapi aku tak ingin gegabah, aku akan mengikuti permainnya sejauh mana ia bisa berkhianat kepada ku " ucap cellio menyeringai tajam
" apa kamu tau siapa dalang dibalik penggelapan dana itu? tanya nino penasaran
" heem aku tau" ucap cellio singkat lalu duduk disamping candra yang sedang bermain dengan baby kia
" bagaimana dengan hama itu" tanya candra
cellio yang tau arah pembicaraan nya pun menjawab
" masih ku pantau sayang, aku masih ingin memberikan mereka kebebasan sebelum masuk kedalam kandang singa ku " ucap cellio tegas
" heemm tapi berhati hatilah , kamu ingat kan setahun yang lalu ada mafia yang ingin mencelakaimu " ucap candra penuh perhatian
yah setahun lalu sesuai janji amel dan ibunya akan membunuh orang yang sudah bermain main dengan nya . saat dijalan cellio dihadang oleh beberapa mafia yang rupanya itu adalah suruhan momy amel . momy amel yakin jika yang mengirim kepala buntung itu adalah cellio ia atau pun tidak akan tetap membunuh cellio maka dari itu momy amel menyewa mafia terkejam no 4 . namun bukan kematian yang didapat malah kehancuran yang didapat momy amel sebab mafia yang ia sewa mati menggenaskan di jeruji markas cellio .
bagaimana momy amel tau? itu urusan dia dengan orang yang bersangkutan wkwkwk
momy amel tidak tau siapa yang dihadapinya hingga berani menyewa mafia yang hanya no 4 di dunia . oke back to topik
" heem aku tau honney, kamu tenanglah aku tak semudah itu untuk mati kembali " ucap cellio menyeringai
" yayaya kamu memang wanita ku " ucap candra mencium bibir ranum cellio cepat
" ekheem permisi disini ada orang lo" ucap sesil tersenyum kaku
" kau kan sudah ada pawang nya " ucap candra dengan nada datar
" sayang jangan dengarin omongan kaku es itu, dia hanya lembut jika bersmaa pawang nya " ucap nino menatap sinis candra yang tak mengindahkan nya
" dady auuuss au minum " ucap baby kia menggerjapkan mata nya sembari meletakkan tangan nya ke tenggorokan
" bentar ya dedy ambilkan minum " ucap candra menaruh baby kia kepangkuan cellio
mereka seperti keluarga kecil saja sungguh bahagia jika melihat pasangan ini .
" sini beby minum " ucap candra memberikan susu strowberry kesukaan nya
" sayaang aku akan ke markas dahulu, aku ada kepentingan " ucap cellio menatap candra yang mengangkat alis sebelah seolah kenapa
"ada rencana yang harus aku susun bersama dengan para sahabat juga mafio ku " ucap cellio
" hem.baiklaahh tapi ingat hati hati terhadap apapun jika berada di jalan " pesan candra sambil memegang tangan cellio lembut
cellio yang mendengat hanya tersenyum lembut
" kaka, abaang aku pergi dulu " ucap cellio pamit tak lupa mencium kening baby kia yang asik dengan susu dot nya
" baby, momy keluar sebentar ya nanti pulang kembali " ucap cellio mecium kening baby kia
" mmmmmmm" gumam kia seolah mengizinkan
akhirnya cellio pun berjalan menuju mobil mewah nya dan berlaju ke markas utama
di markas
" selamat datang queeen" ucap mafi penjaga serempak
" hmm " dehem cellio sambul berjalan ke ruang rahasianya dengan wajah datar dan dingin nya
" zeennn" panggil cellio teriak
" ada apa queen " ucap zen membungkuk hormat
" bagaimana tugas yang ku berikan pada mu ?"ucap cellio dengan wajah dingin
" racun yang sudah di pesan akan datang beberapa hari lagi queen, karna disana pihak penggelola sedang berusaha untuk tidak terlibat dengan adanya bentrokan terhadap pihak lain yang mencoba merebut racikan racun itu " jelas zen dengan tegas
" hem baiklah, aku memberikan waktu selama 3 hari setidak nya mereka aman , jika terjadi adanya perebutan racun itu ,perintahkan beberapa mafio untuk meninjau musuh " ucap cellio mutlak
" baik queen, akan saya sampaikan dan lakukan " ucap zen mengangguk mantap
" ah zen, kumpulkan semua mafio di ruang utama " ucap cellio dingin
" baik queen " ucap zen lalu meninggalkan ruang rahasia yang hanya di masuki oleh cellio dan orang kepercayaan nya jika ia mengizinkan .
" semua sudah berkumpul queen "ucap zen
" heemm" dehem cellio berjalan menuju ruang utama
disana ia melihat kedua teman dan orang kepercayaan nya serta anak buah nya
"SELAMAT SIANG SEMUA! SAYA HANYA INGIN MEMBERIKAN PERINGATAN TEGAS BAGI KALIAN , JIKA ADA YANG BERMAIN MAIN DENGAN KU, BERMAIN LAH DENGAN BENAR, SAYA MEMANTAU KALIAN SATU PERSATU DI MARKAS INI !" ucap cellio tegas keras hingga menggema seluruh markas
cellio merasa ada yang bermain main dengan nya di markas ini, yang membocorkan rahasia nya kepada pihak musuh nya
semua nya bergidik ngeri memikirkan ucapan tegas milik queen nya semua nya menunduk takut termasuk renata dan karla walau mereka tetap mengadahkan kepala nya. percayalah ia lemas jika mendegar suara queen nya yang mengerikan disini
" ya allah selamat kan baim dari auara mencekam dan ketegangan ini ya allah " batin renata dan karla serempak
tbc
jangan lupa tinggalkan jejak yah 😆😚