
kia memutuskan kembali ke kantor setelah mendapatkan pesan dari rehan saat di menuju ruangan nya tak sengaja bertemu dengan rehan yang memang benar menenteng kresek berisi makanan dan minum milksake rasa strowbery entah kebetulan atau apa itu adalah kesukaan kia juga jika berhubungan dengan strowberry
" miss,tunggu, ini makanlah perhatikan kesehatan mu " ucap rehan sambil memberikan sebungkus makanan yang di lapisi kresek
"ehm terimakasih, sebenarnya tidak usah repot repot, tapi jika kau memberikan dengan ikhlas,aku terpaksa menerima " ucap kia dengan wajah dingin nya namun cara bicaranya sedikit lembut dan terkesan lucu
" tidak miss, ini juga sebagai permintaan maafku karna sudah menabrak nu waktu itu " ucap rehan sambil senyum tipis
" baiklah, kali begitu ,saya permisi dulu " ucap kia sambil membawa bungkusan dan berlalu pergi meninggalkan rehan disana
" menggemaskan sekali dia,sepertinya aku sudah jatuh cinta dengan pesona nya " batin rehan menatap kepergian kia yang semakin lama semakin hilang . ia pun memutuskan pergi keruang kerja nya
di ruang ceo
saat kia sedang melamun menatap bungkusan itu ia tak menyadari kedatang sekretaris nya
" ekheemm ada apa gerangan miss menatap bungkusan itu, apa dari sang pujaan hati " ucap nara santai namun terkesan jail
" sejak kapan kau disini" ucap kia malah bertanya
" sejak kau senyum senyum menatap bungkusan itu " ucap nara santai
kia pun malu sendiri karna kecolongan oleh sekretaris nya yang menatap bungkusan pemberian rehan
" ku fikir kau tidak kembali karna kau mengosongkan jadwal mu ternyata kembali lagi dan dikejutkan dengan membawa bungkusan istimewa itu haha " ucap nara sambil terkekeh pelan
" memang aku berencana untuk tidak kembali tapi entah kenapa dia malah menyuruhku kembali ke kantor " ucap kia bercerita
" kurasa dia menyukaimu kia" ucap nara sebagai sahabat
" sudahlah jangan terlalu di fikirkan, ini hanya ucapan sebagai perminta maaf dia karna menabrak ku beberapa hari lalu " kilah kia
" yayaya, terserah kau saja " ucap nara
setelah suasana hening tidak ada yang berbicara . nara pun memutuskan untuk berbicara
" tadi aku sedang bermain main dengan perusahaan anggara, tapi dia berhasil untuk itu, aku pun memberikan dia peluang untuk memperbaiki sistem nya, namunn " ucap nara berhenti
" apa " ucap kia
" bagaimana jika dengan menggunakan cara ini, kau memutuskan hubungan kontrak kerja sama dengan nya, dan bagaimna jika si anak magang itu menjadi sekretaris mu " usul nara
kua nampak menimang nimang usulan dari sahabat nya itu, setelah beberapa saat
" hemm sepertinya itu tidak buruk nara, aku bisa menggunakan ini untuk menjatuhkan nya .
dan pada saat dia meminta kontrak kerja sama dengan ku disitulah yang mengambil rapat adalah pewaris anggara corps sebenar nya yaitu rehan " ucap kia
" benaar sekali, nanti yang menghadiri rapat adalah si rehan, karna selama ini ia tidak mengetahui kan siapa pemilik perusahaan ini yang bekerja sama dengan nya , karna kau memang menutup diri identitas mu kepada siapapun dan hanya karyawan kantor ini yang tau itupun atas dasar ancaman mu jika peraturan disini menolak untuk mempublish dirimu sebagai ceo pemilik perusahan KIA GRUB " ucap nara menjabarkan
" benaar , aku akan menurut saja, silahkan jika kau membutuhkan pertolongan ku jangan sungkan untuk meminta " ucap nara sambil tersenyum
" kau sahabat terbaik ku nara, terimakasih " ucap kia tulus sambil memeluk nara di hadapanya
" sama sama , sebagai sahabat aku siap kau butuhkan kapanpun " ucap nara mantap
" terimakasih " ucap kia sambil tersenyum manis
" sudah, kau cepatlah makan, kasihan bungkus istimewa itu jika tidak dimakan " ucap nara menatap makanan itu
" hemm, ku rasa aku menyukai sikap nya " ucap kia jujur
" hihihi semoga berhasil " ucap nara memberi semangat
kia hanya tersenyum
di sisi lain
" apa kau menemukan anak sialan itu " ucap paman rehan
" belun tuan, sepertinya seseorang menyembunyikan dia, atau mungkin dia merubah identitas nya agar tidak kenali " ucap pengawal itu
"brrraaaaakkkk!, saya tidak mau tau cepat temukan anak sialan itu, jika tidak mau keluarga mu jadi taruhannya " ancam paman rehan murka
" ba baik tuan, saya permisi " ucap pengawal itu dan pergi dari sana
" sialan, kenapa ia bisa hidup, dia bisa membawa bencana bagi ku jika ia mengambil alih perusahaan ku, perusahaan yang sudah susah susah ku rebut dari tangan kaka ku dan anak sialan itu " ucap paman rehan frustasi
" aku harus segera bertindak, aku harus menemukan anak itu dan membunuhnya , tidak perduli dalam keadaan hidup atau mati" ucap paman rehan nenyeringai
tanpa paman sedari ada seseorang yang merekam itu dan mengirimkan nya ke seseorang . orang itu merupakan mafio kia yang ditugaskan seno untuk menyamar menjadi mata mata disana sekaligus bawahan paman rehan
" bagusss, terus awasi dia, apapun rencana nya beritau aku walaupun itu seujung kuku " ucap seno pada mafio nya lewat headsat
" baik tuan " ucap mafio itu dan segera pergi dari sana sebelum ada yang curiga
seno pun mengirim kan bukti itu kepada kia yang sedang makan diruang nya
ting!!
suara pesan masuk dan menampilkan video rencana paman rehan
" heh! sepertinya ia tidak sabar menghabisi keponakan nya. maka sebelum itu, ia tidak akan bisa karna ada aku yang melindungi nya " batin kia tersenyum devils
tbc