
candra membawa cellio kedalam uks dan membersihkan lukanya dengan sangat hati hati dan juga pelan . saat sedang mengobati pintu uks di dobrak dengan sangat keras!!
yahh kalian tau lah siapa pelakunya jika bukan para cecunguk mencari induknya
braaakkkk!!!!
"queen/cell/princess" pekik mereka
cellio dan candra terkejut dengan adanya hantaman keras di pintu itu mereka menatap kearah pintu dan menatap mereka dengan sangaatt daaatarr seperti tidak ada kehidupan lagi selanjutnya .
" gimana keadaan lo"
"sakit gak"
"kereeenn"
"kamu gapapa kan "
begitulah pertanyaan beruntung dari para cecunguk dan juga abang nya , namun yang menjadi pertanyaan karna salfok dengan kata keren pun menatap ke sumber suara dan kalian tau siapa pemilik suara tersebut????
" apanya keren dodoll, orang kena pisau koo keren gila yah lu" pekik rakha cengo
" ya yah kan dia sebelum kena pisau bisa nyekik tu amel sampe kehabisan nafas . ituu kereeenn brrrohhh sumpaahh " pekik reza dengan santai nya
" mau nyoba lo" ucap rakha jail
" hiiihhhhh, yakali gue ogaaahhhh " cerca reza langsung bergidik ngeri
" ekhem, kacang kacang " ucap renata tiba tiba
" mahal harga nya seribuan " ujar karla
" no debit no limit " ucap enno datar
"pffffftttt"mereka pun akhirnya menahan tawa agar tidak tertawa keras melihat tingkah reza yang tak direspon oleh siapapun
namun juga karna cellio dan candra tak memperhatikan mereka karna saat ini candra dan cellio saling tatap menatap satu sama lain
cellio menatap manik mata candra dengan tatapan yang sulit diartikan , candra menatap cellio dengan penuh kekaguman juga menatap nya dengan sayang
" wooyyy, udah napa tatap tatap nyaa " celetuk reza yang jengah karna tak mendapatkan respon apapun
akhirnya karna suara nyaring milik reza kesadaran cellio dan candra pun kembali . lalu mereka menatap para teman juga abang nya
" santai gue gapapa" ucap cellio datar
" udah nihh, lain kali hati hati " ucap candra yang selesai membersihkan luka juga memperban lukanya
" ehm princess untuk yang"
" nanti di mansion gue jelasin " ucap cellio memotong ucapan abang nya
" yudah, udah selesai kan yok pulang " ucap karla
" loh bukan nya masih ada satu jadwal lagi ya " ucap renata
" kita mah udah pinter kali ren, ngapain belajar lagi " ucap karla berlagak sombong
renata hanya mencibir melihat tingkah karla
" yaudah yuk pulang " ajak candra
akhirnya mereka pun memutuskan pulang dengan mengendarai mobil pribadi nya masing"
MANSION
__________
"ASSALAMUALAIKUM EPRIBADE YUHUUUUU AYE BAWA PARA BABU KEMBALI DENGAN SELAMAT SENTOSANYUHUUU MANA RED KARPET NYAA " teriak karla menggema seluruu mansion
" ckk toa banget lo sih karl, kan bisa ngomong biasa aja " desis renata yang menggosok gosokan telinga karna pengang begitu juga dengan lainnya
" udah terlanjur teriak jadi santai aja, dan ayo masuk anggap aja mansion sendiri" celetuk karla tak tau diri
"waalaikumsalam eh kalian udah pulang yah " ucap sesil sambil menggendong baby kia
" waaaahhh, ponakan aunthyyy " teriak renata cetar . naahh kan udahlah teriak teriak aja anggap aja seprti mansion sendiri kata karla tadi
" lama lama gue harus periksa telinga gue nih bisa budek gue dengar suara cetar mereka kalo begini" cerca reza begitu juga rakha
" kok bisa gue ketemu sama mereka yang modelan nya teriak teriak begini" gumam rakha
" udah gak usah ngedumel ayo masuk noh liat pacar lo udah rebutan ama baby kia " ucap enno datar
dan benar saja karla dan renata sedang berebutan untuk menggendong sang bocil
"gue ajaa "
"gak gue aja , gue pengen "
"gue aja ihh"
gue"
gue
gue
lo
lo
GUEEEE
oeeeekkkkk
oeeeekkkkk
tangis baby kia pecah karna suara bising dari pada aunthy nya
" nahkaann lo sih"
" kok gue sih ya elu lah "
"lo
"lo
"lo
" udah debat nya? " ucap cellio yang menatap jengah kearah mereka
" anak gue nangis udah minggir " ucap cellio datar sambil mengambil alih baby kia
" kak susu botol nya mana " ucap cellio
" oh ini dek " ucap sesil sambil memberikan susu botol
" udah sono kalian duduk dulu, kak gue nitip para babu yah kalo berisik usir aja " ucap cellio pedas
" saddiissss"batin mereka
akhirnya cecil pun pergi meninggalkan mereka diikuti oleh candra
sesil dan dinda hanys tertawa geli melihat raut wajah para teman cellio
" ada nih rame rame" ucap dinda tiba tiba
" oh emm anu gapapa koo kak, main aja kitaa " ucap renata bingung
" ohh mau dibikinin minuman apa " ucap sesil
" gausah yang aneh aneh kak, cukup jus stroberry, mangga sama coklat" ucap reza tak tau diri
"itu nama nya macem macem ogeb, lo gak bisa nafsirin kata aneh aneh yah " ucap rakha yang jengah melihat kwlakuan reza yang tak tempat
" hihihi, udah gapapa, yaudah kaka bikinin dulu yaahh " ucap sesil sambil tersenyum
" aduh senyum nya menggoda iman "celetuk reza
dan langsung ditatap oleh nino
" ekhhem ada yang panas nihh, tapi bukan api " celetuk rakha
" ada yang panas namun bukan terik matahari " celetuk renata menimpali
nino yang merasa di pojokkan hanya menutup telinga nya rapat rapat .
"ini minuman nya silahkan di minum "ucap sesil sambil menaruh minuman diatas meja
cellio dan candra pun sudah ikut bergabung dengan mereka di ruang tamu
" okee cell jadi " ucap renata serius
mereka pun mulai mefokuskan diri terhadap cellio
mereka menanti penjelasan cellio tentang kejadian di kantin kampus
" ekheem iya gue punya altar ego " ucap cellio tibabtiba dan mengagetkan mereka semua
" haaaaaaa"pekik merekaaa
"kobisaaaa" ucap mreka serempak
" altar ego gue itu si kaka gue zeze , adik kandung lo bang" ucap cellio makin membuat mereka terperangah karna terkjut juga tak percaya
" gimana ceritanya " ucap enno dengan wajah terkejut nya namun masih dengan ekspresi datar
" jadi gini, waktu meninggal nya kak zeze , 2 hari setelah nya gue pas gue lagi nenangin diri gue di datangin kak zeze, waktu itu gue gak tau apa apa , tapi gue nangkep omongan dia lewat batin gue
kata dia gini" princess kamu gak usah khawatir, kaka akan selalu ada buat kamu, kaka harap kamu gak benci kaka, kaka akan bantu kamu membalas dendam terhadapku dan mommy , kaka akan masuk dalam badan kamu , jiwaku adalah bentuk emosial mu, ketika kamu dalam keadaan emosi maka kaka yang akan mengambil alih tubuh kamu" gitu katanya
akhirnya yaudahh dia jadi altar ego gue. tapi udah lama dia gak muncul baru kemaren dia muncul karna gue kelepasan " ucao cellio serius dengan wajah datar nya
" teruss apa boleh princess kita ngobrol sama princess " ucap nino menahan tangis
"boleh " ucap cellio. akhirnya cellio menutup mata dan terbuka kembali menampilkan zeze sebagai altar ego yang memiliki mata merah pekat
" abaaang" ucap zeze
" princess ini kamu " ucap nino menatap mata zeze dengan berkaca kaca
" iyaaa ini gue , zeze kalian " ucap zeze sedikit lembut
" hiks hiksss princessss, abang kangeeen sama kamu " ucap nino menangis sambil memeluk zeze yamg berada di badan cellio
" princess juga kangen sama abang" ucap zeze memeluk kembali nino
" princess, ini kamu sayaang" ucap enno yang tak bisa menyembunyikan wajah bahagia juga menahan rindu
" pangeran ku iyaa ini aku zeze princess " ucap zeze sambil tersenyum manis
" brrrukkkkk"
enno memeluk erat zeze, menangis dalam diam karna sangat nerindukan zeze princess nya . enno memang dekat zeze begitu juga dengan cellio
" abang senang akhirnya kita bisa berkomunikasi lagi " ucap enno bahagia
" princess, kenalin ini teman teman abang juga teman nya princess " ucap nino
" ha hai kaka zeze " sapa renata canggung
" iyaa renata, hai karla, hai reza , hai rakha , dan haaii candra " ucap zeze menyapa semua
" kok udah tau nama kita " pekik renata tertahan
" iyaa cellio yang ngenalin kalian ke gue " ucap zeze sambil tersenyum
sedangkan nino dan enno hanya diam menatap zeze dengan sejuta kerinduan
" oiyaaa, kenalin ini sesil dan dinda, dia kaka cellio " ucap renata
" hai zeze " sapa sesil
" hai kak sesil dan dinda " ucap zeze manis
" yaudahh gue mau balikin si cellio dulu yah " ucap zeze lalu menutup mata nya dan terbuka kembali menampakkan mata indah milik cellio
" makasih princess udah ngobatin kerinduan kami " ucap nino sambil tersenyum manis
" sama sama baang" ucap cellio juga tak kalah manis
tbc
jangan lupa tinggalkan jejak yah ❤