
besok nya sang dady harus melakukan tindak operasi untuk jantung nya yang sedang bermasalah
celin dengan sang putri juga kedua abang nya pun ikut untuk menemani sang dady nya
" mom, apakah kakek bisa sembuh " ucap kia menunggu diruang icu
" doakan saja princess , semoga kakek bisa menjalani operasinya dengan lancar dan bisa bermain dengan mu " ucap celin
" iya mom " ucap kia
" bang kakek dan nenek apa sudah kau beritahu ?" tanya celin
" sudahh mereka menuju kesini " ucap enno
" hhm " dehem celin
beberapa jam kemudian lampu operasi menyala mendadakan operasinya selesai
" bagaimana dok apa dady bisa selamat " ucap nino
" syukurlaah operasi nya berjalan dengan lancaar saat ini pasien sedang dalam masa pemulihan dan masih dalam pengaruh biussb. di perkiraan sekitar 1 jam kedepan pasien akan sadar " ucap dokter A menjelaskan
" baik dok terimakasih " ucap nino bernafas lega begitupun dengan yang lain
"naakk, bagaimana keadaan dady mu"ucap nenek tiba tiba berjalan mendekat kearah cucu nya
" operasi nya berjalan dengan lancar nek, saat ini dady sedang dalam pengaruh biuss dan di perkirakan 1 jam mendatang akan sadar " ucap nino
" syukurrllaahhh kalo begituuu " ucap nenek bernafas lega
" haii princess nenek, bagaimana keadaan mu hemm, " ucap nenek sembari memeluk celin sayang
" baik nek, maaf aku belum sempat pulang ke sana " ucap celin sesal
" tidak masalah sayaang, nenek mengerti " ucap nenek menenangkan
sebulan setelah operasi akhirnya dady bisa beraktivitas kembali ia pun mulai bekerja seperti biasa namun masih dalam pantauan dokter yaitu dilarang kelelaahan, akhirnya karna putri kecil nya sudah mewanti wanti akan kesehatan dady nya . mau gak mau dady harus menuruti keinginan putrinya itupun juga kebaikan dan kesehatan nyaa
" dad ingat , aku mengizinkan mu hanya untuk datang disaat rapat atau tanda tangan sajaa selebihnya serahkan kepada ku atau ke bang enno dan nino" tegas celin kepada dady nya yang memakai jas kantor
" baiklaah putrikuu, dady menurutimu hemm " ucap dady lembut sambil mengelus kepala putrinya
" heemm"dehem celin asal
" baiklaah dady berangkat dulu" ucap dady pamit
, hati hati dad " ucap celin, nino enno
" iyaaa " ucap dady
" baang aku harrus keperusahaan , aku tinggalkan kia , jaga putri ku " ucap celin
" baiklah princess tak perlu khawatir " ucap nino
" babay moomm, cepatlah pulang " ucap kia yang bermain peliharaan nya
" hemm, by sayang " ucap celin sambil mencium pipi kiri kia
"uncle, apa uncle punya peliharaan " ucap kia bertanya
" yaa princess, kami punyaa tapi di kandang karna gak mungkin kita keluarkan " ucap nino
" karna dia sangat buas " ucap enno menimpali
" apa aku boleh melihat nya uncle " ucap kia berbinar
" hem baiklah tapi jangan dekat dekat " ucap nini memperingati
" siap unclee yukkk " ucap kia semangat
akhirnya mereka ke belakang halaman mansion keluarga besar manuel memang si kembar mempunyai peliharaan buas yaitu berupa buaya putih yang dulu pernah di taruh di markas namun karna sempat dirusak oleh musuh akhirnya memutuskan membawaa nya ke kediaman manuel beberapa waktu setelah kejadian itu
" nah ini diaa " ucap nino
"waahh buayaa putih " ucap kia berbinaar namun kaki nya perlahan mendekat
" princess jangan mendekat , itu bahaya " seru nino ikut mendekat kearah kia untuk menjauhi namun kia tetap kekeh untuk mendekat
" hay buayaa " ucap kiaa seperti mengajak obrol
" unclee buayaa nya sangaat kejam seperti ku " ucap kia senang
" apa aku boleh ikut memelihara nya uncle " ucap kia yang nengelus kepala buaya itu tanpa mereka sadaru
" princes kaaau" ucap si kembar cengo karna terkejut
bagaimna tidak selama ini buaya putih itu sulit untuk dijinakkan termasuk pemiliknya yang memang kadang tidak mau tapi liat lah pertama kali kia diperkenalkan buaya itu seperti mau dengan kia
" boleh yaaa uncle "ucap kia dengan puppy eyes
" baiklaah " pasrah mereka .
" tapi ingat tetap hati hatu dengan buaya putih itu mengerti ????" ucap enno menegaskan
" okeeey unclee terimakasih " ucap kiaa sambil mengelus badan buaya putih itu
" unclee aku rindu dengan aunthy sesil dan dinda " ucap kia berceloteh ria
" kau rindu dengan aunthy mu princess " ucap nino
" yes uncle, aku sangat merindukan nyaa " ucap kia
" baiklaah nanti kita akan kesana sebelum itu bilang pada momy mu terlebih dahulu okey " ucap nino
" heemm " dehem kia asal
akhirnya nino dan enno memutuskan menemani kia yang sedang bermain dengan peliharaan barunyaa
tak lupa dengan aksi aksi konyol kia yang sedang bercanda gurau dengan buaya yang pasti kalian tau buaya tidak akan bisa tertawa terkecuali menerkam bukan????
" kurasaa , kia semakin lama semakin mirip dengan princess " ucap nino pelan
" hmm , sama sama menyukai binatang buas , " ucap enno menimpali
" kudengar putri kecil kita ini juga mempunyai peliharaan beruang putih di kandang miliknyaa " ucap nino dengan ekspresi kagum
" kecil kecil bernyali besar " ucap enno
tbc