
sejak hari itulah kia sangat sangat menjaga keamanan rehan dimanapun ia berada, paman rehan pun terus mencari dan mencurigai seseorang yang mungkin mirip dengan keponakan nya akhirnya ia pun mencari identitas anak itu dan baiknya kia sudah bertindak lebih dulu untuk mengganti semua identitas rehan yang seakan akan ia bukanlah orang yang dicari
dan kini rehan maupun kia semakin dekat, rehan juga sering menghabiskan waktu untuk bersama kia, ia juga akan membawa rehan kerumah utama atas keinginan momy nya disitu momy sangat senang karna anak dari shabaat nya sudah ditemukan dalam keadaan baik baik saja. dan kini juga identitas rehan akan diganti mengganti ceo disana untuk mengelabui musuhnya ( paman)
saat ini rehan beserta kia sedang berada dikantor menuju ke mansion utama untuk pertama kalinya bagi rehan atas permintaan momy celin
" kia, kita akan kemana " ucap rehan yang berdiri tepat di samping kia (karna permintaan kia untuk tidak menggunakan embel embel mis)
" kita akan kemansion utama, ada yang sangat ingin bertemu dengan mu " ucap kia sambil memasuki mobilnya
rehan pun hanya diam namun ia segera masuk ke mobil kia dan menuju ke mansion utama dari kantor
" apa aku akan menemukan semua jawaban atas pertanyaan ku itu" ucap rehan saat mereka sudah dalam perjalanan
" heem, kau bisa menemukan jawaban mu disana " ucap kia sambil menatap lurus jalan
" baiklaah " ucap rehan
" apa kau menyukai jeni" ucap kia menatap rehan dari siluet mata nya
rehan langsung menoleh kearah kia
" tidak " ucap rehan singkat
" kurasa dia sangat menyukai mu bahkan berusaha mendekatimu " ucap kia seolah itu adalh kalimat cemburu
rehan tersenyum
" tapi aku tidak perduli apapun yang dia lakukan selagi tidak menganggu ku lebih dalam " ucap rehan
" itu artinya kau memberi dia kesempatan untuk mendekatimu bodoh " ucap kia kesal sampai matanya menatap tajam
" heii ada apa , apa kau sedang memarahiku karna cemburu " ucap rehan penasaran
" tidak, aku hanya menjaga mu dari para parasit yang mengganggu ketenangan mu " kilah kia dingin
" apa aku sespesial itu " tanya rehan
kia tak menjawab ia hanya memejam kan matanya dan menjawab nya dalam hati
" ya kau spesial, spesial bagiku " batin kia sambil bersedekap dada
saat kia memejamkan matanya ia merasa tangan kekar memegang tangan kanan nya dan menggenggam nya
" terimakasih" ucap rehan lembut sambil tersenyum
" untuk apa " ucap kia yang sudah menbuka mata karna rehan memegang tangan nya ini pertama kalinya rehan berani memegang tangan kia setelah ia dekat dengan rehan
" untuk semua yang kau lakukan untuk ku " ucap rehan
" hmm" dehen kia namun tersenyum tipis
" kita sampai " ucap rehan
" tit tit " bunyi klakson
" selamat datang tuan, nona, silahkan masuk " ucap penjaga mansion (mafia)
" terimakasih " ucap kia datar
" assalamualaikum mom,dad, boy" ucap kia sedikit teriak
" waalaikumsalam" ucap mereka
" assalamualaikum om tante " ucap rehan sopan dengan nada datar namun sopan
" waalaikumsalam, silahkan masuk nak" ucap mom
akhirnya mereka pun masuk dan duduk di ruang tamu
" mom, ini rehan yang dulu pernah ku bilang karyawan ku " ucap kia memperkenalkan diri rehan
" iya momy, syukurlah kamu selamat nak, momy sangat senang atas itu perkenalkan momy, momy celin dan ini suami saya dady candra, dan ini putra bungsu kami dirga " ucap momy celin dengan nada sedikit lembut
"halo tante om, dirga, saya rehan prada asmaranggana tante bisa dipanggil rehan " ucap rehan memperkenalkan diri
" oiyaa tante, maaf jika saya lancang, saya mendapat ajakan dari miss kia jika anda ingin bertemu dengan saya, apa saya boleh tau, ada apa anda ingin bertemu dengan saya " ucap rehan
" iyaa, memang saya ingin sekali bertemu dengan mu, ada sesuatu hal yang harus saya ucapkan sama kamu nak, dan ini juga demi keamaan dan juga keselamatan mu " ucap momy
" apa itu " ucap rehan
" sebanarnya kamu adalah anak dari sahabat karib saya, yang bernama jendral prada adiguna, dia seorang tentara namun juga seorang ceo diperusahaan ADIGUNA CORPS , saat itu juga kamu masih kecil berusia 7 tahun saat itu kamu juga teman masa kecil kia , kalian bermain bersama di markas ku, sebenarnya ayah mu itu adalah bagian dari mafia ku, dia ikut bergabung dalam mafiaku sejak usia ku 20 tahun seusia kia sekarang , dia sangat baik sekali, dia merupakan ayah sekaligus sahabat bagi saya, hingga suatu ketika kebahagiaan itu merenggut kebahagiaan kalian , paman kalian datang dengan sengaja membakar massal kediaman kalian , paman kalian sangat iri dan dengki terhadap kesuksesan ayah mu, karna itu ia melakukan segala cara untuk membunuh semua yang mengganggu rencana nya, saat itulah kebakaran massal itu menjadi trending topik kala itu, sebelum itu terjadi sepertinya ayah mu memiliki firasat yang sangat kuat yang akan terjadi pdanya, dan dia bilang kepadaku bahwa aku harus menjaga dan melindungi mu dari paman licikmu, namun naas kejadian itu seolah terlalu cepat , aku tidak tau bagaimana nasib mu kala itu, dan aku bersyukur karna anak ku bisa menemukan mu " ucap momy celin panjang lebar dengan sesekali menarik nafas, celin menggungkapkan dengan mada sangat dingin seolah itu adalah luka yang sangat mendalam, hingga matanya pun seperti terbakar amarag karna ia masih tidak rela karna kepergiaan ayah sekaligus sahabat karib nya yang tewas menggenaskan
rehan tak bisa berkata kata, ia hanya diam namun matanya memanas, ia sedih, kecewa, marah menjadi satu kia tau itu akhirnya ia berinisiatif memegang tangan nya untuk menenangkan nya
" dan sekarang paman mu sepertinya sedang mengincar mu krna menrut nya kau itu keponakan nya , meskipun ia mendapatkan identitas mu , tapi itu identitas yang dibuat kia sedemikiran rupa, walau begitu paman mu tetap keras untuk berusaha membunuh mu, sebab itu aku memberi perintah padanya untuk tetap berada di sekitar mu " ucap momy celin memberhentikan ucapan nya
" dan ini saat nya kau mengambil alih dalam permainan itu rehan, dan selain membongkar fakta ini, aku sebagai atasan mu menyuruh mu untuk mengambil alih peran ku sebagai ceo di perusahaan ku untuk sementara waktu, walau kau tidak setuju aku tetap memaksamu ini perintah dan kau harus melakukan nya " ucap kia tegas tanpa dibantah
rehan yang ingin memberontak seketika diam tak berkutik dan itu tak lepas dari pandangan momy dady nya .
" seperti anak ayam yang menurut pada induknya " begitulah kata kata yang pantas untuk rehan diucapkan dalam batin momy dady nya
" lalu bagaimna dengan mu " ucap rehan
" aku akan menjadi sekretarismu " ucap kia
" hufftt, lalu apa yang harus ku lakukan , dan siapa nama paman ku itu, karna aku tak pernah bertemu dengan nya sekalipun " ucap rehan
" dia bernama anggara, dan perusahaan yang seharusnya menjadi milikmu adalah adiguna corps namun ia merubahnya nya membalikan nama nya
menjadi anggara corps , dan hal yang harus kau lakukan adalah membuat pertemuan pertama kali untuk nya, dan membuat rencana untuk membuat dia diam tak berkutik, kau jangan khawatir jika dia bertindak, ada aku dan sekretarisku yang akan mendampingi mu, untuk rencana nya, kau cukup diam saja, dan aku akan menjelaskan seolah olah kita sedang bkerja sama kembali karna aku sempat membatalkan kontrak kerja sama itu, dan paman licikmu itu tidak terima, maka dengan hal ini, bisa kita ambil untuk mengumpan nya " ucap kia panjang lebar mengenai rencana nya
rehan hanya mengangguk nengerti dan tersenyum manis
" terimakasih kia, tante om " ucap rehan tulus
" no tante om, kau harus memanggil kami mom dady seperti kia, karna kau menantu ku " ucap momy celin menggoda namun tergolong serius
" mooomm" pekik kia malu namun dengan nada dingin
" aku tak mengerti,tapi aku ikut saja " timpal dirga yang sedari tadi diam menatap semya tang berada disana dengan tatapan polosnya
" hahhaahhahah" mereka semua tertawa