THE QUEEN MAFIA OF BLACK DEVILS

THE QUEEN MAFIA OF BLACK DEVILS
kantor



di markas cellio sedang memantau anak buah nya yang berlatih keras diruang latihan.


dan segera keruang khusus nya untuk melakukan beberapa hal .


jam menunjukan pukul 7 malam, ia pun memutuskan nya untuk pulang


semua nya berjalam lancar tidak ada kendala selama ia dalam perjalanan hingga selamat sampai mansion megah nya


"TIIINNNN" bunyi klakson mobil cellio kepada penjaga mansion


" selamat datang kembali nona " ucap penjaga tersebut


" heemm, perketat keamanan di sekitar mansion ku " perintah mutlak cellio


" baik nona"ucap tegas penjaga


setelah cellio menempatkan mobil nya di bagasi ia segera menuju kamar nya yang terdapat beby kecil


candra menginap disana bersamaan dengan kedua abang nya kenapa demikian


karna ia sendiri yang mau .


" honey kamu udah pulang " ucap candra sambil mengecup kening cellio sayang.


" heemmm" dehem cellio lelah


" kamu lelah hem " ucap candra lembut


cellio hanya mengangguk karna merasa ngantuk juga lelah


" istirahat lah aku akan menemani mu 'ucap candra mengelus pipi cellio


" kau tak lelah menjga beby seharian " ucap cellio pelan


" tidak ada kalah lelah jika ini menyangkut putri ku " ucap candra lembut namun penuh ketegasan


celio menghangat kala mendengar ungkapan kekasih nya itu. ia pun mendekap erat tubuh candra yang mengelus pipi nya


CUP.CUP.CUP ..... candra menjatuhkan ciuman nya berkali kali kearah puncak kepala celio


" i love you honey" bisik candra lembut namun seksi


" loveyoumore" bisik cellio


akhirnya tak berapa lama pun candra mendengar suara dengkuran halus dari mulut kekasih nya


cup cup cup... candra memberikan ciuman beruntun itu kepda bibir tipis dan menggoda milik cellio


" aku mencintai mu honney, kedatang mu mendatangkan cahaya dan warna bagi kehidupan ku begitu juga dengan adanya baby kecil kita, aku sangat menyanyangi kalian berdua " batin candra tersenyum tuluss


" aku juga mencintai mu " batin cellio yang tertidur namun hati nya berjaga


akhirnya karna lelah candra pun segers menyusul cellio kedalam mimpi nya


keesokan harinya


mansion cellio kedatangan para sahabat beserts pawang nya


"ASSALAMUALAIKUM YUHUUUUUU KARLA VANRIK JELITA MEMBAHANA MEMBAWA PARA BABU MANA SAMBUTANNYA " teriak karla menggema di seluruh penjuru


" allahuakabar "


" astagfirullah bunuh dosa "


" nyekik boleh laya "


begitulah gerutuan teman teman yang medengarnya


" baby kia manaa aunthy kangen " ucap karla langssung menyerbu cellio yang sedanh duduk bersandar di dada bidang milik candra


" lagi sama abang di taman belakang " ucap cellio malas


karla yang mendengarnya berlalu begitu juga


" ya allah jodoh gue " batin rakha menggeleng geleng kepala melihat kelakuan karla yang sungguh hebat


" hi bro" sapa rakha kepada candra


" hemm" dehem candra sambil mengendus aroma rambut cellio yang wangi


" giamana keadaan markas " tanya candra


" apa yang gerik gerik mencurigakan " tanya candra


" beberapa waktu lalu, gue sempet ke markas dan disana gue kayak nemuin kejanggalan pada mafia kita " timpal reza


candra hanya mengangkat alisnya sebelah pertanda minta di perjelas


" lo masih ingat dengan kecurigaan gue terhadap salah satu mafio kita yang menjaga markas, dia selalu menerima telfon dari seseorang dan gue rasa itu ada kaitannya dengan keadaan markas kita " ucap reza serius


" pengkhianat "ucap cellio tiba tiba .


" pengkhianat? maksud lo mafio kita ini sedang bekerja sama dengan pihak musuh begitu ?" ucap rakha meminta penjelasan


" hem seperti yang lo bilang tadi, kecurigaan lo terhadap anak buah lo . dia bekerja sama dengan pihak musuh untuk menjatuhkan kedudukan mafia kalian . walau itu tak mungkin " ucap cellio dingin namun senyum devil


"karna ada gue di pihak mafio kalian " lanjutnya


yahh memang king mafia dan queen mafia bekerja sama saling membantu dan menguntungkan . makanya salah satu dari mereka akan membantu pihak yang memang memerlukan bantuan nya


candra yang nendengar itu mencium puncak kepala cellio lembut sambil tangan nya mengelus lembut punggung cellio


" pantau aja terus rencana dia, kita liat seberapa besar nyali nya memasuki jeruji nerakaku " ucap candra menyeringai tajam


" pasangan sadis " batin mereka kompak


drrrttt drrtttt


handphone cellio berbunyi menandakan panggilan masuk


"halo kak " ucap cellio


"queen kaka menbutuhkan mu disini banyak berkas berkas yang perlu ditanda tangani, dan akan ada rapat sekitar jam 10 nanti" ucap sebrang sana


" iyaa gue kesana " ucap cellio lalu memutuskan sambungan nya


" honey, aku mau ke kantor dulu yah, ada beberapa berkas yang harus ditandangi dan rapat yang gak bisa diwakili " ucap cellio


"baiklah, hati hati dijaalan jika sudah selesai segera pulang " ucap candra


" hemm, aku mau ganti baju dulu " ucap cellio berdiri menuju kamar nya


beberapa saat kemudian ia keluar dengan pakaian kantor nya


" kaak, bang aku ke kantor dulu yah, beby kamu baik baik dirumah okey jangan nakal " ucap cellio sambil mencium gemas putri nya


" baiklah princess hati hati " ucap kembar kompak


" hati hati dek " pesan sesil


" iyaaa "


akhirnya cellio melaju menuju kantor nya


disana ia sudah disambut oleh beberapa karyawaan nya yang menatap kagum


" selamat datang miss " ucap karyawan kompak begitu juga disetiap cellio berjalan semua karyawan yang melihat nya langsung menyapa nya walau pun hanya di balas wajah dingin nya


di ruang ceo


" tok tok "


" masuk "ucap cellio dingin


" queen, ini berkas berkas yang harus ditanda tangani dan ini ada beberapa proposal yang diajukan oleh pihak kerja sama " ucap cantika selaku asisten pribadi ceo


" hufftttt, sebanyak ini, padahal aku selalu mengurus nya kenapa semakin banyak " keluh cellio menatap nanar berkas di depan nya


" hihihi, sudahlah itu tugas mu sebagai ceo memikul tanggung jawab yang lebih besar " ucap cantika santai sambil terkekeh pelan tak peduli raut wajah cellio yang semakin ditekuk karna kenyataan yang ada


" yayaya kau benar " ucap cellio pasrah


" oiyaa miss, jangan lupa jam 10 nanti akan ada rapat terkait pengeluaran dana " ucap cantika serius


" hem aku mengerti kau boleh pergi " ucao cellio dingin


" baiklah saya permisi miss "ucap cantika pamit undur diri meninggalkan ruangan


tbc


jangan lupa tinggalkan jejak 🥰