
setelah berbincang ria dengan dady nya , ia memutuskan untuk merawat nya terlebih dahulu sebelum dibawa ke rs miliknya
dikamar celin sedang menyuapi sang dady ditemani putri kecil nya
" sayaang selama ini kamu berada dimana ? kenapa dady sangat susah mencarimu " tanya dady yang sedari tadi muncul dibenaknya
" waktu itu setelah aku dady usir, aku memutuskan untuk ke negara x dirumah nenek dan kakek, mereka tau semuaa nyaa maka dari itu aku dirawat disana . dan nenek memutuskan menutup rapat rapat identitas dan jejak ku sehingga dady tak bisa melacak.
apa dady lupa aku ini sangat pintar jadi mudah bagiku memblokir semua akses keluar msuk ku walau di usia masih belia . dan setelah aku dewasa beranjak usia 17 th aku memutuskan kembali ke tanah air karna ada hal yang harus aku urus yaitu perusahaan ku yang bekerja sama dengan mu, diusia ku yang menginjak 17 th aku sudah bisa lulus s3 di negara x dan membangun perusahaan ku sendiri
R'z corps " ucap celin panjang x lebar tinggi
dady yang mendengar penuturan anak nya pun terkejut tak menyangka ternyata selama ini perusahaan nya tergeser karna perusahaan anaknya sendiri walau diusia yang masih sangat lah mudaa
"dady bangga padamu princess " ucap dady senyum hangat
" kakek kakek, apa aku bisa seperti momy?" ucap kia tiba tiba
" bisaa sayaang, memang kamu mau jadi seperti momy yang bagaimana heem" ucap dady
" kia mau jadi seperti momy yang bisa membangun perusahaan sendiri kek" ucap kia antusias
" berusahalah sayaang, karna membangun perusahaan itu tidaklah muda banyak sekali pesaing pesaing hebat untuk mencapai kesuksesan " nasihat dady
" siaaap kakek, kia pasti bisa membangun perusahaan sendiri " ucap kia semangaat
" momy bolehkah aku menyuapi kakek" ucap kia sambil mengarah ke celin
" boleh sayaang " ucap celin
" ayo kakek Aaa buka mulut nyaa " ucap kia sambil menyodorkan sendok berisi bubur
"naahh, kakek makan yang banyak supaya berisi teruss kakek kuat gendong kia nanti " ucap kia
" hahaha, kakek kuat sayang walaupun sekarang kakek kurus " ucap dady
" apa bener kek, ah tidak tidak . kakek sangat kurus dan itu mengkhawatirkann " ucap kia memberi perhatian
dady hanya tersenyum begitupun juga celin
setelah acara suap suapan. kakek/dady pun beristirahat setelah meminum obat nya . celin dan kia menuju lantai bawah dan bergabung dengan yang lain
" uncleeee" ucap kiaa sedikit teriaak
" tangkap aku tangkap aku " ucap kia sambil berlari bersiap meloncat
greeeppp
" kamu yaahh suka sekali bikin orang lain was was hemm, kalo jatoh bagaimana " ucap enno memberi nasihat
" jika kia jatuh maka kia harus bangkit karna apa yang harus dikejar itu perlu jatuh untuk membangkitkan semangat demi mencapai kesuksesan " ucap kia bersikap dewasa
" ponakan siapaa sih ini heemm. pintar sekalu berbicara " ucap enno gemass
" ponakan uncle, anaknya momy celin dan dady candra cucunya kakek manu dooonggggg " ucap kia songong
" hahahaha dasar kucing kecil yang nakal " ucap enno sambil mencubit pipi kia gemas sedikit keras
" aaahhhhh unclee sakit tau, uncle mau tangan ini kia potong terus kia kasih makan peliharaan kiaa " ucap kia dengan kejam nya
" ohh no beby, im so sorry okey, uncle bercanda cup cup jangan maraah " ucap enno membujuk sambil mencium pipi bekas cubit yang sedikit memerah
" ada apa beby " ucap raka
" kia mau ice creeaam " ucap kia sambil mengeluarkan puppy eyes
"mau ice cream? emng momy ngizinin " ucap raka
" mooommm" ucap kia dengan pupil besar nya
" satu cup " ucap celin sedikit datar
" yesss, uncleee beli in burrruuuaaannn " ucap kia teriaak senang
" beby jangan teriak terlalu keras kake tidurr "ingat candra
" hehehe maaf dad, kia terlalu senang " ucap kia sambil cengir kuda
" udah sono pesenin ice cream sekalian sama starrbuck " ucap candra pada raka
" oke boss " ucap raka
" princess kapan dady akan di bawa kerumah sakit " tanya nino
" besok bang " ucap celin sambil mengecek berkas di hp yang dikirim kan cantika
" baiklaah lebih cepat lebih baik supaya cepat ditangani dan kembali seperti semula "ucap nino setuju
" apa dady tau identitas mu princess "ucap enno
" no , dady tidak tau, biarkan seperti ini dulu aku tak ingin dady semakin terpuruk jika tau identitas ku, dan kalian juga masih belum menunjukan identitas kalian kan ?" tanya celin
enno dan nino hanya menggeleng membenarkan
" kita akan mengungkap nya jika kesehatan dady pulih dan sangat sehat " ucap celin telak
nino dan enno hanya mengangguk
" drrrttt drttttt "
dering telfon hp celin berbunyi menandakan panggilan masuk dari dinda
"haaii queen, kamu dimana ? apa kamu baik baik ajaa " tanya dinda dengan nada khawatir
"ah maafkan aku kak, aku lupa mengabarimu, aku dan lainya baik baik saja, sekarang kami berada di kediaman keluarga manuel . kerumah dady " ucap celin menjelaskan
" apa kau sudah beebincang dengan dady mu queen " ucap sesil yang ikut menimpali
" iyaaa , aku sudah berbincang dengan nya, dan aku memutuskan untuk kembali bersama ,tapi saat ini kondisi dady sedang mengkhawatirkan jadi hari ini aku merawat nya besok aku akan membawa nya ke rs ku untuk ditindak lanjut" ucap celin
" syukurlah jika sudah beebicara, dan kaka doakan semoga dady mu sehat kembali dan bisa berkumpul bersama kalian " ucap sesil
" terimakasih kak " ucap celin
" baiklah kalo begitu aku tutup dulu, kamu lanjutkan saja kegiatan nya disana, kami baik baik saja disini " ucap dinda
" iyaaa kak, dan hati hati " ucap celin lalu memutuskan panggilan dan meletakkan hp nya di meja
tbc