THE QUEEN MAFIA OF BLACK DEVILS

THE QUEEN MAFIA OF BLACK DEVILS
kejadian di resto



hari ini kia sedang bersiap siap berangkat ke kantor karna pekerjaan nya mulai menumpuk, ditambah lagi pekerjaan baru nya tentang mencari anak korban kebakaran massal beberapa tahun lalu


" moomm,dad, kia berangkat dulu " ucap kia sambil menentang tas kerja nya


" iyaa " ucap mereka


" kakaa, loveyou " ucap devon


" jyjykk " ucap kia sinis


" kaakaaaa - iya iya loveyou too boy udahkan , kka mau berangkat dulu byeeeee" ucap kia sambil melambaikan tangan nya tak ingin membuat sang adik semakin kesal


" anaak inii " gumam celin menggelengkan kepala nya


di kantorr


" selamat datang miss " sapa karyawan


" hmm " dehem cia sambil matanya menatap kearah depan dengan tatapan dingin nya ,tak lupa aur kepimpinan memancar di segala arah


" miss" sapa nara membungkuk hormat


" nara ikut saya " perintah kia sambil berjalan


" baik miss " ucap nara


di ruang ceo


" bisa kau bantu aku, untuk kasus kebakaran yang terjadi beberapa tahun lalu, ada seorang anak yang selamat dalam kebakaran itu, jadi saya meminta bantuan mu untuk menemukan nya " titah kia serius


" baik nona akan saya lakukan " ucap nara menyanggupi


" jika kau kesulitan minta bantuan seno untuk menemukan kasus ini " ucap kia dingin


( nara merupakan anggota BD, dia juga menjadi tangan kanan kia disana , kia sendiri juga memegang dalih jabatan itu jika memang diperlukan,kia menjadi queen mafia , dan kelebihan kia adalah bisa membaca batin seseorang, sejak usia nya berumur 5 tahun,


selebihnya adik kecilnya lah yang akan meneruskan segala nya nanti )


" baik miss, ada lagi"ucap nara


" kau bawakan berkas berkas yang perlu aku urus hari ini " titah kia


" baik miss, saya akan segera kembali " ucap nara sambil membungkuk lalu pamit undur diri


tak berapa lama nara kembali dengan membawa beberapa setumpuk berkas dan menaruhnya di meja kia


" terimakasih " ucap kia yang mulai mengerjakan tanpa menoleh ke nara


" sama sama miss, " ucap nara yang masih di tempat


" apakah situasi aman " ucap kia tanpa menoleh


" untuk saat ini situasi markas aman queen, tanpa ada yang berulah " ucap nara menjelaskan dan menyebutkan nama "queen" jika membahas tentang dunia bawah


" baiklah, jika ada yang berulah, biarkan saja, aku ingin tau seberapa besar usahanya untuk merubuhkan markas ku " ucap kia dingin


" baik miss " ucap nara mengangguk


" pergilah! selesaikan pekerjaan mu " ucap kia


" baik miss, saya permisi " ucap nara


"hmmm" dehem kia


jam istirahat makan siang


kia memutuskan untuk turun tangan entahlah ia seperti ingin makan di tempat karyawan dan bergabung disana diikuti nara, walau nara juga kaget dan penasaran tapi ia mengikuti saja


" ha, ah iyaa miss " ucap nara kikuk karna terkejut *ada apa dengan mis tumben turun tangan langsung apalagi langsung di tempat.


sedangkan kia hanya diam saja tanpa mengatakan apapun


saat di resto semua karyawan pada melihat boss nya yang berjalan kearah pantry pesanan


" selamat siang miss mau pesan apa ?" ucap pelayan


" saya pesan spagethy dengan jus strowberry , ah siapkan capcake nya rasa strowberry " ucap kia


" baik miss silahkan ditunggu, nanti akan saya antarkan


" hemm"


" nara kau juga pesanlah temani saya makan disini " ucap kia memerintah


" baik miss" ucap nara


akhirnya nara pun memesan makanan setelah itu ia mengajak boss nya untuk duduk ditempat yang deket kosong dan bertepatan dekat dengan meja rehan (karyawan magang)


" bukannya itu boss " ucap dimas salah satu teman rehan


" hemm, diamlah " ucap rehan berbisik


" selamat siang miss " sapa dimas sambil menundukan kepala


kia yang mendengar sapaan pun hanya menoleh dan menunduk , namun percayalah rehan melirik kia begitu juga sebaliknya sebelum kia mengalihkan nya kembali


" permisi miss, maaf, ini pesanan nya " ucap pelayan


" hem terimakasih " ucap kia datar


" sama sama miss " ucap pelayan itu


" silahkan di coba miss " ucap nara yang siap memakan pesanan nya


" hemm" ucap kia yang lngsung mencoba nya


setelah selesai makan kia segera beranjak dari tempat duduk namun naas ketika ia sedang berdiri tak sengaja kaki nya tersandung dengan meja kursi alhasil ia hampit terjatuh. yah hampir jika tidak ada sepasang tangan kekar yang merengkuh pinggang nya secara posesif. beberapa saat mereka saling tatap sebelum pada akhirnya si penolong menghancurkan lamunan nya


" ah maaf miss, saya hanya menolong " ucap rehan kikuk


" hemm terimaksih" ucap kia datar namun sedikit ads rona merah di pipinya karna terlalu dekat dengan rehan


" nara ayo" ucap kia dingin langsung segera pergi dari sana


" baik miss " ucap nara


" waahh broo gilaa, lo berani banget sama miss " pekik dimas tertahan sambil menepuk bahu rehan


" cuma nolongin ,daripada jatoh bahaya " kilah rehan


" hahaha, yayaya semoga jodoh lo " ucap dimas seraya berdoa


" ada ada aja , ayo karna miss udah masuk kita harus masuk juga " ucap rehan mengalihkan pembicaraan


" yayaya , ayo" ucap dimas sambil merangkul bahu rehan


" shit! malu banget " batin rehan/kia bersamaan


ditempat yang berbeda


tbc