
Sepulang sekolah bergegas aku berganti pakaian dan cepat\-cepat menuju WC yang ada di belakang rumah.Ibu melihat ku terheran\-heran,aku tak begitu merespon ibu karena aku sudah kebelet tak kuat menahan rasa sakit perut ini.Sudah 20 menit aku berada di dalam WC."Sialan tuh sih Chelsea,awas aja besok kalau ketemu" gumam ku di dalam WC.Aku baru keluar dari WC ibu sudah berada di hadapan ku."Habis makan apa kok sampai bolak\-balik ke WC?" tanya Ibu."Paling saya telat makan bu" ujar ku.Aku tak bercerita ke Ibu apa yang sesungguh nya terjadi,lebih baik ku selesaikan masalah ini sendiri.Berada di dalam kamar aku merenung sendiri " Betapa jahat nya teman ku,padahal aku tak pernah menyakiti mereka.Kalau mereka iri padaku apa yang pantas mereka iri dari semua kekurangan ku ini?".Ibu masuk ke kamar membawakan aku obat sakit perut."Setelah minum obat terus tidur biar obat nya meresap" ujar ibu."Baik bu" ucap ku.Ibu pergi meninggalkan kamar ku.Saat ibu pergi aku tak langsung tidur melainkan bermain HP.Notif pesan nomor tak di kenal masuk ke whatsapp ku.Di sini ku baca ia meminta save nomer nya dan ia tak memasang foto profil whatsapp nya bikin aku penasaran aja.Saat ku introgasi nomer siapa ini namun ia off terakhir dilihat 15.18.Lama tak di balas aku tinggal tidur akhir nya.Hujan tiba begitu deras aku pun terbangun,tak terasa sudah 2 jam aku tidur.Baru bangun ku buka sedikit jendela kamar ku sambil menikmati turun nya hujan tanpa angin kencang dan badai yang dasyat.Semilir angin ku nikmati,bibir ku mulai gatal jika tak ku nyanyikan hujan yang tiba ini.
Waktu pertama kali....
Ku lihat dirimu hadir....
Rasa ini inginkan dirimu....
"Inginkan siapa ?" ucap Mita.Tiba-tiba Mita masuk ke kamar ku dan mendengarkan lantunan lagu ku."Eh cuman nyanyi aja kok,kesini ga chat dulu aku kan malu belum mandi" ujar ku."Sudah aku chat tapi kamu off dan chat ku tak kunjung kau balas"ucap Mita(sambil berdiri berjejer di samping ku ikut menikmati turun nya hujan)."Ehh kata ibu mu tadi kamu sakit perut ya,terus bolak-balik keluar masuk WC" ucap Mita(sambil tertawa)."Iya gara-gara Chelsea ini semua tapi aku gak cerita ke ibu,pokoknya besok mau aku omelin dia" ujar ku(sambil ekspresi jengkel)."Ngomelin nya jangan sampai ketahuan guru-guru,entar masuk BK mampus kau wkwk" ucap Mita."Yaelah tenang aja itu mah soal gampang" ujar ku."Ehh bentar aku mau nujukin sesuatu ke kamu" ucap ku (sambil mencari dimana letak HP ku)."Nahh ini dia,kamu kenal sama nomer ini apa gak barangkali kamu nge save nomer nya" ucap ku sambil memperlihatkan beranda whatsapp ku."Oalah ini kan nomor nya Kak Dicky" ujar Mita."Ahh yang bener dong kamu jangan hoax coba cek ini nomer nya" ucap ku sambil nada merasa tak percaya."Nihhh kan bener coba lihat nomer nya tuh" ucap Mita(jari-jari Mita yang menunjuk-nunjuk ke arah kontak tersebut)."Iyah bener"Gumam ku.Aku langsung diam dan berpikir dia dapat nomor ku dari siapa ? apa mungkin ada yang menyebarkan kontak ku ? haduh aku jadi bingung kalau kayak gini."Bentar ya Mit aku tak mandi dulu,kamu tunggu di sini bentar sama itu kamu makan jajan-jajanan di situ" ucap ku (sambil mengambil handuk di belakang pintu)."Ehh entar aja aku main nya habis ini aku mau di ajak ayah cari buku" ucap Mita."Yaelah gajadi main ke sini dong,yaudah lah gapapa deh" ujar ku."Kamu jangan lupa makan buah dari ku ya tadi aku udah kasih ke ibu mu" ucap mita."Iya makasih banget ya Mit,maaf udah ngerepotin kamu" ucap ku."Enggak ngerepotin sama sekali kok,cepat sembuh ya Hes sama cepetan mandi gihhh biar gak kecut tuhhh bau nya wkwkwk" ucap Mita sambil ketawa-tawa."Heleh Wangi kan yaa" balas ku sambil ketawa."Yaudah aku pamit Assalamualaikum" ucap Mita."Waalaikumsalam" dari ku.Lantas Mita pergi meninggal kan kamar ku.Aku masuk ke kamar mandi dan mandi.
20 Menit aku berada di dalam kamar mandi...
Siapaaaa?? ucap ku dengan nada keras di dalam kamar mandi."Ini ibu" ucap nya.Langsung aku keluar dari kamar mandi sudah berganti pakaian dan aku sedang mengelus rambut ku dengan handuk agar cepat kering sehabis keramas."Loh mau kemana bu kok udah rapi gini?" tanya ku."Habis ini ibu dan ayah keluar ke Surabaya kamu jaga rumah ya sama kalau pingin keluar rumah jangan lupa pintu nya semua di kunci" pesan dari ibu."Kok ke Surabaya malam sih bu,pulang nya jam berapa?" ucap ku."Ada urusan mendadak sama adik nya ayah terus paling ibu pulang nya agak malam jadi kalau kamu ngantuk tidur aja gausah nunggu ibu entar ibu bawa kunci rumah cadangan kok" ucap ibu."Iyah bu hati-hati" ucap ku sambil salim(mencium tangan ibu).Ibu lalu pergi meninggalkan kamar ku dan menutup pintu kamar ku kembali."Semua orang pada pergi jadi merasa kesepian gini" aku bergumam sendiri di dalam kamar.Aku punya niatan untuk pergi ke indomart(pasar modern) untuk membeli pasta soal nya aku ingin membuat spageti karya ku sendiri.Tak lama kemudian aku mengeluarkan motor ku dan mengunci semua pintu lalu aku pergi menuju indomart.
Saat aku melewati pertigaan yang tak jauh dari rumah,aku bertemu dengan Kak Dicky yang sedang duduk-duduk dengan teman-teman nya.Aku mencoba pura-pura tak tau lalu tiba-tiba Kak Dicky memanggil nama ku dan aku pun menoleh ke arah nya.Ku lihat wajah nya yang cool itu dan senyuman nya bagai coklat shilverquen.Aduhaayyy !!! Aku jadi tak fokus menyetir sepeda akhir nya pun aku oleng dan menabrak selokan air yang ada di depan jalan ku.
......Briiiiiaaaakkkkk....
Aduhhhh...aku terjatuh ke pinggir jalan dan motor ku roboh pula.Kak Dicky langsung menghampiri ku."Astaga mari aku bantu untuk berdiri" ucap nya sambil mengulurkan tangan nya kepada ku."Aku tak mampu berdiri kaki ku sangat sakit" ucap ku sambil memegangi kaki ku yang sakit.Dengan tindakan nya yang cepat itu langsung ia menggendong ku dan menaruh ku ke tempat duduk dekat pertigaan.Dagg...Digg..Dugg...Seerrr rasa nya hatiku saat di gendong Kak Dicky.Teman-teman nya membantu mendirikan motor ku yang roboh."Kok bisa sih sampai jatuh kayak gini?" tanya Kak Dicky."Ehhmmm tadi aku gak fokus waktu nyetir nya" jawab ku sambil terbata-bata menghadap kak Dicky.(Sungguh hal yang memalukan) ucap ku dalam hati.Di situ aku duduk berdua dengan dia sedangkan teman-teman nya di suruh mencarikan minyak urut seperti nya kaki ku kesleo.Saat teman nya sudah membawakan minyak itu lalu ia kembali ke teman-teman nya yang duduk disana,seperti nya teman nya melihat ku dari kejauhan deh.
.......Aaaaaaa.....Sakittttt !!!!
Kaki ku di pijat oleh Kak Dicky,meskipun itu sudah pelan-pelan tapi rasa nya sungguh-sungguh subhanallah sakit.Saat aku memandangi wajah nya,ia masih sempat senyum saat memijat kaki ku.Dasar orang manis wkwkwk.Aku tak sadar kalau aku melamun mengadap nya sambil senyum-senyum."Gimana udah mendingan apa gak? Heeiii kok malah melamun" ucap nya sambil melambaikan tangan nya ke depan wajah ku."Ehhh iya kak udah kok makasih ya kak" ucap ku sambil tersipu malu."Ayo aku antar pulang aja" tawar nya."Iya deh kak" jawab ku.Dia membocengku lalu teman-teman keluar sambil berkata Cieee...Cieeee....Respon Kak Dicky hanya tersenyum manis.Kok dia gak marah ya? aneh biasanya kan kalau cowok lain di gitu in kan marah ucap ku dalam hati.
Saat sampai di rumah aku membukakan kunci rumah dan mempersilahkan Kak Dicky untuk main ke dalam,tapi Kak Dicky gak enak jadi dia langsung berpamitan untuk pulang.Saat ingin pulang dia menyulurkan tangan nya dengan niat ingin bersalaman dengan ku.Lantas aku seketika kaget dan langsung menyulurkan tangan ku juga.Ia lagi-lagi tersenyum dan melepas tangan nya."Terima kasih banyak kak" ucap ku."Iya sama-sama,aku pamit dulu assalamualaikum" ucap nya."Waalaikumsalam" ucap ku.Dia berjalan kaki kasihan banget,demi aku dia rela pulang sendiri sambil jalan kaki.Saat ku pandangi ia sudah mulai berjalan jauh diujung jalan sana.Aku masuk ke rumah dan menuju ke kamar ku.Di dalam kamar aku memegangi tangan ku yang tadi berjabat tangan dengan dia,sungguh celaka yang Indah di malam ini.Aku tak menyangka kalau aku bisa bertemu dengan nya seindah malam ini.