
Hallo Para Readers Terima Kasih Sudah Support novel Ini Dari Awal Sampai Saat Ini Semoga Kalian Suka Ya Sama Novelnya Dan Sama Alur Ceritanya
Agar Author Semangat Terus Buat Uploud Setiap Hari Jangan Lupa Di Like, Comment,Dan Vote Ya
HAPPY READING
AUTHOR BY AXRANS
Murid murid sudah memasuki kegiatan belajar mengajarnya,pada kelas 11 Ipa 2 guru Matematika sedang menerangkan materi Trigonometri pada bab ke 3 halaman 40
"ta,ngerti?" - Tanyaku pada okta.
"ck pake nanya gua lagi lu yang jelas jelas otaknya jauh beda ama elu res" - Jawabnya.
"kali gitu...lu ngerti sama materi ini" - Ucapku.
Okta hanya menarik nafas panjang sambil menggelengkan kepalanya.
"ehh,kasih tau gua dong" - Ucapnya sambil menarik tanganku.
"kasih tau apa sii?!" - Ucapku mengotot.
"yang tadi pagi"
"yang mana sih sumpah dah lu gk jelas bat"
Tiba tiba
Prakkk
Lemparan kencang penghapus papan tulis dari guru mengenai jidat ku sampe benjol.
"awww" - Rintih ku.
"Siapa sih yang lempar penghapus sembarangan aja" - Lanjut ku.
"Saya emang kenapa? " - Tanya bu nina yang langsung menyamperi ku.
"KALIAN TIDAK MENGHARGAI SAYA?" - Lanjut bu nina sambil membentak.
"menghargai ko bu" - Jawab okta.
"MENJAWAB!KAMU LAGI,KETUA OSIS TAPI BEGINI KELAKUANNYA" - Bentak bu nina.
"ta ta tadi saya cuma bertanya bu sama okta ngerti pelajaran ini gak kalo ngerti saya minta ajarin,maaf ya bu" - Jawabku masih memegangi kepalaku.
"SEKARANG KAMU KELUAR!"
"baik bu"- Ucap aku dan okta serempak.
Aku berjalan menuju toilet dan okta di bangku taman belakang sekolah.
"ssstttt mana gede lagi benjolnya,nutupinnya pake apa ya?" - Ucapku didepan kaca
"eheemm"
Suara wanita di depan pintu berhasil mengejutkan ku.
"kompres pake es batu 15 menit,nanti juga kempes itu benjolnya"
Wanita itu,wanita yang aku lihat di atap sekolah bersama Isco.
"thanks you" - Ucapku seraya tersenyum.
"oh iya,kenalin,my name is Monica Caloryn,panggil aja monic,gua dari 11 ips 3" - Ucapnya sambil menjulurkan tangan kearah ku.
"Resya sandra alexander,dari kelas 11 ipa 2" - Ucapku menerima jabatan tangannya.
"ahh gua udah tau" - Ucapnya sambil tertawa kecil.
Aku hanya menaikan sebelah alisku.
"lu ketua osis kan disini?ya gua pasti tau lu siapa lah kan lu paling terkenal di sekolah ini"
Monic hanya menganggukan kepalanya.
"lu?pacarnya Isco?" - Tanya nya.
"gu gua?ohh eng engga bukan" - Jawab ku.
"alhamdulillah,ternyata Isco belum bisa move on dari gua selama ini" - Ucapnya lega.
"ohhh,lu mantannya" - Tanyaku.
"yaa,begitu lah,gua dateng kesini mau minta maaf ke dia karna udah pernah nyia nyiain dia,dan memperbaikinya dari awal" - Jelasnya.
Aku yang paham dengan niatnya itu hanya mengangguk dan menunjukan senyum palsunya. Ya,memang sakit,tapi aku ga bisa agresif dengan mengaku kalau sebenarnya akulah istri sah dari Azkisyah Isco Ibrahim,aku takut sekolahku bisa berantakan.
"ohhh gitu,semoga aja di maafin,tapi sebelum lu deketin dia lagi,lu harus tau dulu dia lagi deket gk sama orang,soalnya gua denger denger,dia udah punya pacar"
"serius??"
Aku mengangguk anggukan kepalaku mantap
"gua keluar dulu ya,bay" - Ucapku sambil berjalan keluar.
Akupun menghampiri okta di taman belakang.
"udah?" - Tanya okta.
"udah" - Jawabku.
"benjol lu gede bat dah bhaha"
"***"
"sumpah gua ga boong"
"ck udah dah bodo amat"
Aku dan okta bercanda canda di taman belakang,ngobrol hal hal gk penting,sampe akhirnya dia nanya untuk ke 3 kalinya.
"res lu itu ada hubungan apa sii sama ka isco?" - Tanyanya penasaran.
"gua?aduh gimana ya bilanginnya,plis bat ini mah jangan ngomong ke siapa siapa lagi,kecuali gua yang udah ngomong duluan"
"santai aja kali,kepo nih gua,secara lu itu kan dulu benci banget sama ka isco,kenapa sekarang jadi apa apa berdua"
"guaa...guaa itu...sebenernyaa gua itu udah..nikah...sama isco" - Jawabku.
"HAH?!NIKAH?!" - Ucapnya sedikit teriak.
"sshhuuttt shuuttt jan kenceng kenceng ***** kalo ada yang tau bisa rusak reputasi guaa!" - Ucapku bisik bisik.
"oh my god are you serious?no kidding?" - Tanyanya sekali lagi untuk meyakin kan.
"i'm not kidding baby,gua berani sumpah,gua punya photographic evidence nya" - Ucap ku sambil mengeluarkan handphone ku.
Aku memberi photographic evidence aku, Isco dan keluarga aku sama isco juga di atas pelamian.
"oh my gods sumpah this is shocking,lu nikah gk ngundang gua? astaga"
"acaranya cuma keluarga gua sama arga doang ta,ya mungkin sama temen temen mama papa mertua gua juga itu pun sedikit,plis gua minta maaf banget sama lu"
"terus sekarang lu tinggal dimana?" - Tanya okta.
"gua di kasih rumah sama mama papa gua"
"oke sebagai gantinya,hari ini gua,dinda,sama anggun maen kerumah lu"
"iyaa deh serah lu"
Aku pun mengganti topik pembicaraanku tentang yang lainnya,ya pastinya gk penting,sampai bel istirahat berbunyi aku dan okta langsung pergi kekantin menemui dinda dan anggun,setelah istirahat selesai aku tetap berada diluar karna jam pelajaran bu nina masih ada 1 jam lagi.