
Ceklekk
Aku pun kaget dan langsung menaruh foto tersebut di laci itu kemudian menutupnya kembali.
"aku ingin mengambil pakaianku" - Ucap isco sambil membuka lemari baju tanpa melihatku.
"iyaa"
"sudah mandi?" - Tanya nya
"belum, tubuhku masih berkeringat, setelah kering aku akan mandi" - Jawabku
"mandi lah, aku tunggu diruang makan, jadi gofood gak?, kita mesen makan duluan aja yang lain belum pada pulang"
"tidak jadi deh, aku yang akan memasaknya, tunggulah di kamar mu dulu, akan ku panggil jika sudah siap"
Isco hanya mengangguk dan keluar begitu saja,aku pun cepat memasuki kamar mandi karna takut isco sudah lapar. Selesai mandi aku pun ke bawah dengan handuk yang masih di kepala, ku lihat jam menunjukan pukul 17.05.
"mau dimasakan apa?" - Tanyaku.
"seadanya bahan di kulkas saja"
"baiklah tunggu sebentar ya"
Aku membuka kulkas dan mengambil 2 ikat sayur bayam dan beberapa telur. Aku mulai memasaknya satu persatu hingga selesai.
Ding dong
Bel rumah berbunyi 2 kali
"aku saja yang buka pintunya" - Ucapku.
Akupun membuka pintu dan melihat seorang laki laki dengan jaket navy dan celana boxer pendek doraemon itu tersenyum.
"bangg apinn" - Ucapku dan langsung memeluknya sebentar kemudian melepasnya lagi
"nih seragam lu gua bawain" - Ucap bang alvin sambil menyodorkan tas jinjing yang isinya seragam sekolahku.
"thank you, masuk dulu yu bang, gua barusan masak"
"gua masak semur telur mata sapi kesukaan lu tuh" - Ucapku berbisik.
"otw,assalamualaikum"
"waalaikumsalam,weyyyy bang"
Mereka berdua tosan ala laki lakinya
"sini bang makan bareng sama kita"
Aku, isco dan bang alvin pun makan di meja makan, selesai makan kita mengobrol sampai jam 8 malam, kita bertiga solat bersama dan setelah itu bang alvin berpamitan untuk pulang karna sudah malam.
"pulang dulu yaa,makasih makanannya,de gua baru tau kalo lu bisa masak hahaha,enak" - Ucapnya sambil mengacungkan jempol.
"lu jarang dirumah,mana tau gua bisa masak" - Ucapku sambil memutarkan bola mata.
"gua pulang ya,assalamualaikum"
"waalaikumsalam"
Mobil bang alvin sudah hilang menjauh. Aku pun berjalan menuju tangga dan isco menuju kamar tamu, sambil berjalan aku pun berfikir.
"emm ga?"
"apa?"
"aku tunggu kamu dikamarmu"
"ada apa?" - Tanyanya sambil mengangkat 1 alis.
"sudah selayaknya suami istri tidur satu ranjang" - Ucapku lalu menutup pintu kamar.
ISCO POV
Belum sempat ku jawab resya sudah menutup pintunya, mau tidak mau aku harus menurutinya.
Aku membuka perlahan pintu kamarku yang didalamnya sudah ada Resya.
"yakin mau tidur satu ranjang?" Tanya ku
"asal kamu tidak macam macam itu tidak jadi masalah" - Jawabnya yang membelakangi ku
Aku merebahkan tubuhku dan menutupnya dengan selimut.
••••••
05.00
Selesai menunaikan ibadah sholat subuh,aku dan Resya sama sama mempersiapkan diri untuk pergi kesekolah. Resya sudah rapih dengan seragamnya,ia sempatkan waktu membuat sarapan untuk aku dan dirinya.
Langit langit sudah terlihat terang karna jam sudah menunjukan pukul 6 kurang 2 menit.
"mau berangkat jam berapa?" - Tanyaku kepada amel yang sedang mengunyah makanannya.
"terserah"
"kalo kamu jawab terserah terus aku malah bingung" - Jawabku sambil menggaruk garuk kepala.
"biasanya kamu berangkat jam berapa? "
"sesuain aja sama biasa kamu berangkat, ribet"
"yaudah iya"
RESYA POV
Sedikit tidak tega kalau aku jutek jutek terhadap Isco.
Aku dan Isco berangkat jam 06.25.
Di sekolah belum ada satu orang pun yang tau kalau kita berdua sudah menikah.
"isoma, selesai solat, temuin gua di atap sekolah ya" - Ucap isco.
"mau ngapain?" - Tanyaku.
"ada deh"
"oke,gua masuk kelas duluan ya"
Isco menjawabnya dengan satu kali anggukan di tambah senyuman di wajahnya.