THE BAD GIRL KETOS IS MY WIFE

THE BAD GIRL KETOS IS MY WIFE
CHAPTER 1



RESYA POV


Pagi ini adalah pagi yang Indah, embun yang masih terlihat, udara yang sangat segar dan pepohonan hijau dihalaman rumah membuat gua semangat sekolah hari ini.


Hari ini semua berjalan dengan normal, tidak ada kendala, hanya ada masalah, yaa masalah gua di hati, hari ini gua merindukan seseorang. Ilhan, dia kekasih yang sangat gua cintai, ldr dan tidak pernah bertatap wajah sama sekali, ingin rasanya bertemu dan menghabiskan waktu berdua, makan berdua, bercanda berdua, senang sekali rasanya.


Ditengah lamunan gua, ada pengacau yang teriak dibalik pintu kamar gua.


"Kak Resya, cepetttt udah jam berapaaa iniiii nantu macet malah tambah ke siangan" - Teriak Sandra dari luar kamar.


"Sabar woi, bentar lagi gua keluar, tunggu aja dibawah" - Balik teriak.


Terdengar suara sepatu yang melangkah menjauh dari kamar gua.


"Bawel banget sih tuh bocah" - Gerutu gua sambil membuka pintu kamar dan bergegas untuk kebawah.


"Rapih - rapih diarab ya lu? lama banget" - Gumam sandra.


"Iyaaa elah gak usah banyak bacot mulu, sini kunci mobil" - Tanya gua.


"mana gua tau, emang gua kantongin" Jawab sandra.


"Bibiiii" - Teriak gua memanggil salah satu seorang paruh baya yang bekerja membantu membereskan rumah.


"Iyaaaa non" - Jawabnya sambil berjalan menuju tempat gua berdiri.


"Maaf bi bisa minta tolong ambilin kunci mobil Resya di laci nakas samping tempat tidur? " - Pinta gua.


"Baik non" - Jawabnya dan segera bergegas mengambil kunci mobil gua.


Setelah kunci sudah ditangan gua, dan Sandra sudah ngebet mau masuk kesekolah karna takut telat, gua pun pamit ke bibi, kebetulan mama sama papa sudah berangkat ke kantor duluan, makannya sandra bareng sama gua. Gua dan sandra pun masuk ke mobil dan berangkat menuju ke sekolah.


Sesampainya di sekolah gua langsung menuju kantin untuk menemui teman teman gua, dan disana sudah ada Dinda, anggun,dan okta yang sudah melihat gua daru kejauhan.


"Ehhh, tumben udah dateng, biasanya nunggu gerbang di tutup baru lu nyampe sekolah hahahahaha"- Celetuk okta.


"Tuhh, adek guaaa bawel nyuruh buruan, padahal gua masih ngayal" - Jawab gua.


"Pasti Ilhan ya kan? hahahaha" - Dinda.


"You know lah" - Jawab gua sambil menaikan pundak gua dan menurunkannya dengan cepat.


"Mending lu sama kak Isco res, yang jelas jelas ada tiap hari, kak isco itu ganteng, hits, tajir, gentle, cool, idaman cewe bangetttt"- Puji Dinda sambil senyum senyum.


"Nah bener juga tuhhh, dari pada lu sama ilhan, yaa ilhan baik sih, tapi kan gak enak ldr, jauh banget lagi rumahnya, gak pernah ketemu, video call aja gak pernah. Lagian nih ya, kayaknya tuhh kak isco deh suka sama lu, you know lah dia gimana ke orang, apalagi ke cewe, cueknya minta ampun deh, tapi kalo sama lu bawel banget ngomong ini ngomong itu, yaaaaa liat sendiri deh, paling dikit lagi juga dateng tuh orang" - Ucap okta.


"Ehh ehh tapi kalo lu sama kak isco, saingannya banyak banget" Ucap anggun yang dari tadi diem aja langsung angkat bicara.


Tiba tiba


"Pantes kuping gua pengeng, jadi kalian yang ngomongin gua" - Ucap Isco


Seketika semua temen temen gua diam.


"Tuhh kan bener, dateng kan hahaha" - Okta


"syutttt" - Kata anggun biar okta yang bar bar itu diam.


"Res,ikut gua yuk" - Kata Isco yang tiba tiba menarik tangan Resya.


"Ehh ehh mau kemanaaaa? gua gak mau" - Kata gua sambil nepok nepok tangan isco yang lagi narik tangan gua.


\- **BERSAMBUNG** \-