
RESYA POV
09.25
Jam istirahat udah berbunyi, gua gak ngebet nunggu hasil suara nanti,karna gua gk terobsesi jadi ketua si,toh bukan gua sendiri yang nyalonin,tapi isco. Selesai bel berbunyi pengumuman suara pun terdengar lewat speaker.
"assalamualaikum warohmatullahi wabarokatu di umumkan kepada siswa siswi SMA Negri 1 Kaltim,peraih suara terbanyak dengan jumlah 545 suara adalah nomor 1 dan peraih suara yang lebih sedikit dengan jumlah 244 suara adalah nomor 2, jadi calon ketua osis terbaru adalah nomor 1 terimakasih dan selamat untuk Resya Sandra karna sudah menjabat sebagai ketua osis hari ini"
AUTHOR POV
Resya yang mendengar pengumuman tersebut pun merasa biasa saja, bahkan ia merasa sedikit kesal karna mulai hari ini tanggung jawab ia dengan jabatannya tersebut akan sangat besar, bagaimana tidak?dia sudah menjadi ketua osis di sekolah dan menjadi bagian dari orang orang terpercaya bagi guru dan murid murid. Resya sudah hits dan akan tambah hits karna jabatannya tersebut.
ISCO POV
Hari ini adalah hari dimana masa jabatan gua telah habis dan akan di gantikan,orang yang menggantikan gua sebagai ketua osis yaitu calon istri gua sendiri. Gua harus ngasih ucapan ke dia.
"mungkin buket dan coklat ini cukup, resya kan suka banget sama coklat"
Gua berjalan di koridor sekolah menuju kelas resya di temani oleh adhan dan aldi. Setibanya disana gua liat resya sedang memainkan handphonenya, dan di sampingnya ada irgi, gua cemburu karna irgi lagi ngeliatin resya sambil senyum senyum
"ehem"
Resya gak sadar sama deheman gua,tapi irgi sadar dan dia langsung pindah ke belakang. Mata seluruh isi kelas tertuju pada gua dan resya, ada beberapa yang bisik bisik,ada juga yang senyum senyum,ada juga yang biasa aja,ada juga yang cemberut,macem macem lah.
Resya bener bener gak tau kehadiran gua di kelasnya,gua taro bunga di depannya.
"nih,ucapan selamat dari gua,di makan ya coklatnya calon istri, bunganya di rawat biar gak layu, gua belinya susah tuh pake perasaan dan surat dispen juga lagi"
"kalo gak ikhlas gak usah di beliin, gua gak minta juga" - Ucapnya cuek sambil tetap menatap handphonenya itu
"ck ambil nih,gua ikhlas,kan buat calon istri gua hehe. Ohh iya, selamat"
Gua pun menjulurkan tangan ke arahnya,dia ngejabat tangan gua dan betapa mulusnya tangan itu.
"makasih" - Ucapnya sambil senyum
"ohh iya,pulang sekolah ikut gua yuu,kita makan bakso"
"yukkk" - Jawabnya semangat,bikin gua gemes aja hehe.
"getol lu,pantes pipi lu bulet kaya baso,bikin gua gemes"-ucap gua sambil mengacak ngacak rambutnya
"ck apan sii,sono lu ah"
"hahaha iyaa iyaa dadah sayang"
"palalu peyang,syuhhh"
"wah ga,di usir lu masa" - Ucap aldi
"nyok,ke kantin gua laper" - Gua
"skuy lah" - Aldi
RESYA POV
"dadah sayang" - Isco
"najis"
Mereka bertiga keluar dari kelas gua. Gua seneng? seneng lah siapa yang gak seneng dikasih buket bunga sama coklat, dan pulangnya juga mau di traktir baso mwehehe
"cieeeee" - Teriak seisi kelas
"yeee sarap lu semua!" - Ketus gua
AUTHOR POV
-Skip pulang sekolah-
Isco langsung bergegas kekelas resya. Sesampainya disana isco melihat teman teman kelasan isco masih berada dikelas dan resya masih memasukan bukunya kedalam tasĀ
"woi" - isco
"gak usah sok ngagetin, gua gak kaget" - Ucap resya jutek
"wih geer, siapa juga yang mau ngagetin, ayo cepet, udah mendung nih, mau keujanan?"
"sabar dikit dong,bisa liat kan gua lagi ngapain?"
"iyaa deh iyaaa ratu jutek"
Resya pun membulatkan matanya,tiba tiba kepala resya terasa sangat sakit, dia menghentikan kegiatannya sesaat dan memegangi kepalanya, isco yang menyadari hal itu langsung khawatir, bagaimana tidak?dia tau resya dari dulu,walaupun dia kenal baru SMA ini tapi dia sudah banyak mengetahui tentang resya
"res?kenapa?sakit?" - Tanya isco.
"Isco sumpah kepala gua sakit banget" - Jawab resya.
"lu pasti belom minum obat ya?" - Tanya isco lagi.
Resya hanya menjawabnya dengan gelengan kepala
"Resya, lu harus rutin minum obat lu,lu itu belom sembuh total"
"gua udah sembuh isco, kalo semua memperlakukan gua kaya orang sakit,gua bakal tetep ngerasain sakit terus,aawww"
"yaudah tahan,kita ke rumah sakit sekarang"
Flashback on
"maahh, resya band dulu ya" - Ucap resya.
"hujan sayang, nanti kamu kenapa napa"
"maaahh, kesian temen temen udah nungguin, resya baik baik aja, resya bisa jaga diri resya"
"hmm,yaudah,hati hati ya,pakai kendaraan apa?"
"motor mah,mobil resya dipake sandra tadi"
"perasaan mama gak enak nak" - batin mama
"ya sudah,hati hati ya sayang,telpon mamah kalo udah sampai tujuan"
"siap mah"
Resya mencium pundak tangan mama nya
"Resya berangkat ya mah,assalamualaikum"
"waalaikumsalam,pakai helm nak"
"iya mah"
Resya pun berangkat ke studio band menggunakan motor dilengkapi oleh helm,dia tidak memakai jas hujan,mengendarai motor besarnya Kawasuki Ninja ZX - 10R. Resya memang sedikit tomboy,you know lah.
Saat itu hujan sangat deras,helm yang resya pakai menjadi buram karna air hujan yang sangat deras dan dinginnya cuaca membuat helm menjadi berembun di bagian dalam,sudah berapa kali resya membersihkannya dengan tangan di setiap kali ada kesempatan lampu merah. Tapi tidak untuk yang kesekian kalinya.
"astagfirullah" - Teriaknya
Ya, resya tertabrak truk pasir berukuran besar sampai membuatnya terpental jauh.
Mama yang sedang duduk diruang tv dengan perasaan gelisah,tiba tiba
Prakk