System : Project M.A.I.

System : Project M.A.I.
Chapter 19 : Status



Setelah Rom mengecek pemberitahuan MAI, Rom pun melepas pelukannya dengan Ayahnya. Setelah itu, Rom, Chaterine dan Kanna pun melakukan Pengendalian atau Manipulasi Mana dalam Tubuh (Manipulation) , Mengumpul Mana (Gathering) serta Memanifestasikan atau mewujudkan Mana (Manifestation) agar bisa mengetahui jenis elemen apa yang terwujud atau hinggap dalam tubuh.


Proses tersebut cukup lama karena ini pertama kalinya dalam Manipulation, Gathering dan Manifestation sehingga proses tersebut mulai dari pagi hingga menjelang siang.


Whoosh~


Terik matahari yang cerah serta hembusan angin sepoi-sepoi membuat suasana panas menjadi sejuk. Ifrit dan Lilith menyiapkan minuman dingin yang mana Lilith sebagai Penyihir yang mempunyai elemen Es. Rein, Arnold dan Don duduk dirumput berhadapan dengan Rom, Chaterine dan Kanna yang sedang bersemedi. Jaraknya berkisar 3-4 Meter.


Whoosh~


Whing~


Rom, Chaterine dan Kanna perlahan bercahaya dan sedikit hembusan angin menyebar disekutar. Rom berdiri dengan mata masih terpejam dan mengeluarkan Aura hitam dibelakangnya, Tangannya memunculkan elemen Api berwarna Hitam, Tanah, Air dan Angin.


Lima elemen sekaligus, kedua tangan Rom melebar dan Manifestasi akan elemennya pun semakin kuat.


Whoosh~


Tekanan yang dikeluarkan Rom menyebabkan Rein, Arnold dan Don sedikit terkejut dan segera menjauh. Jantung mereka berhenti sejenak karena tekanan yang Rom keluarkan.


Chaterine masih keadaan bersemedi, ada asap yang keluar dari mulutnya serta hidungnya. Chaterine pun berdiri dan merentangkan kedua tangannya, tangan kanan memanifestasikan elemen Api dan tangan kiri memanifestasikan elemen Tanah. Dibawah kakinya terlihat tanah bergetar dan ada api menyala didalam yang berubah menjadi magma.


Kanna kini tubuhnya melayang dengan manifestasi elemen angin dikakinya yang membuat dirinya melayang. Tangannya direntangkan dan tangan kanan memanifestasikan elemen air dan tangan kirinya memanifestasikan gabungan elemen air dan angin yang membuat suhu sekitar dingin dan berubah menjadi es.


Rein, Arnold, Don, Ifrit dan Lilith yang menggendong Layla pun terkejut melihat Rom memiliki 5 elemen dan juga senang melihat ketiganya baik-baik saja dan berhasil.


Angin yang berhembus mulai tenang, burung-burung berkicauan, terik matahari masih bersinar menusuk kulit menyebabkan suasanan panas yang mana itu sementara hilang menjadi dingin dan kembali lagi.


Rom membuka matanya diikuti oleh Chaterine dan Kanna yang mana mereka menghela nafas. Chaterine yang merasa ia menginjak sesuatu yang lembek dan panas pun menundukkan kepelanya dan melihat ada magma.


"Kyaa... Panas!! Eh... Ini tidak terlalu panas." Ucap Chaterine dan berbalik mencolek magma tersebut dengan telunjuknya.


"Tidak terlalu panas dan ini nyaman. Apa-apaan ini? Kekuatanku? Hehe...." Chaterine meneruskan colekannya terhadap magma dihadapannya.


Gedebuk-


Kanna yang melayang tiba-tiba jatuh.


"Aww... Sakit...." Erang Kanna. Lalu ia menggosok pantatnya yang sakit tapi merasakan dingin dimana ia duduk.


"Hiih... Apa itu?" Kanna seketika berdiri dan melihat bongkahan es yang tak terlalu kecil dihapannya.


Rein, Arnold, Don, Ifrit dan Lilith pun tertawa melihat kejadian antara Chaterine dan Kanna. Keduanya pun mengembungkan pipi dan tertunduk malu.


Lalu mereka semua menoleh kearah Rom yang masih berdiri diam dengan mata masih terpejam.


"Hey, apa yang terjadi?" tanya Don.


Slurp...


"Heh, entahlah. Mungkin masih dalam tahap penyesuaian Mana dalam tubuh. Kau tahu dia memiliki 5 elemen. Yah, mungkin sebentar lagu ia sadar." Ucap Rein yang mana menyesap minuman dinginnya.


Rom yang masih memejamkan mata tersebut sebenarnya melihat sebuah hologram didepannya.


...----------------...


...[ Selama proses Manifestation, Tuan mewujudkan 6 elemen, yaitu Api, Air, Tanah, Angin, Kegelapan dan Ruang ]...


...[ Selamat kepada Tuan yang telah berhasil dalam proses Kebangkitan Bakat ]...


...[ Untuk info lebih lanjut bisa di cek di Status ]...


...----------------...


'6 Elemen? Elemen Ruang? Yah, Aku selangkah lebih dekat dengan tujuanku balik ke Bumi. Oke, Status'


...----------------...


...[ System : Project M.A.I. ]...


...[ STATUS ]...


[ Nama : Rom Steveins ]


[ Umur : 11 Tahun ]


[ Jenis Tubuh : Void and Cosmic Body ]


[ Level : 0 (0/1.000) ]


[ Gelar : One of The Abnormal, System Maker, The One Who Makes The System, Lord of The Void, One of The People Who Reincarnated by Himself. ]


[ Pekerjaan : - ]


[ Elemen : Kehampaan (Bawaan) (Lv. 0), Kosmik (Bawaan) (Lv. 0), Api (Lv. 0), Air (Lv. 0), Tanah (Lv. 0), Angin (Lv. 0), Kegelapan (Lv. 0), Ruang (Lv. 0) ]


[ Kemampuan : - ]


[ Teknik : - ]


[ Kekuatan Fisik : Tingkat 3 (10/800) ]


[ Kekuatan Sihir : Tingkat 0 (0/100) ]


[ Kapasitas Mana : 1.000 ]


[ Poin Sistem : โˆž ]


[ Poin Kemampuan : - ]


[ Keadaan : Normal, Sehat ]


[ Evaluasi Sistem : Seseorang yang baru membangkitkan kekuatan. Masih lemah dan sampah tak berguna tetapi memiliki elemen yang kuat dan berbahaya. Berlatih dan berjuanglah ]


[ Versi Sistem : 1.0 ]


...----------------...


'Wow, ini terlihat rapi dan indah. Ternyata Aku memiliki 8 elemen. Dua elemen bawaan yaitu kehampaan dan kosmik yang mana ini kudapat saat membentuk tubuh 11 tahun yang lalu. Kekuatan fisik dan sihir? Aku belum tahu tentang ini. Nanti saja kutanya dengan MAI. Dan evaluasi sistem? Uhuk... Sa-sampah. Sialan kau MAI!' Teriak Rom dalam batinnya dan membuka matanya.


Gedebuk-


"Ugh... Sangat lelah." Ucap Rom.


"Hey, Rom!" Teriak Chaterine dan Kanna.


"Huh? Ap-"


Gedebuk-


Chaterine dan Kanna melompat kearah Rom duduk. Kini Chaterine dan Kanna menimpa tubuh Rom.


"Hey, kalian menyingkirlah. Aku susah bernafas." Ucap Rom.


"Hehe, maaf." Ucap Chaterine dan Kanna bersamaan dan menyingkir dari atas tubuh Rom dan bergeser kesamping.


"Hah, kalian. Tiba-tiba melompat kearahku." Ucap Rom.


"Heh, ini salahmu tak sadar dari tadi. Cuma berdiri disini sampai lama." Ucap Chaterine sambil mendengus.


"Yayaya, Rom lama sekali sadar dan berdiri disitu seperti orang gila. Oh, tidak, Orang gila saja bergerak terus menerus."


"Uhuk, sudahlah." Ucap Rom.


Lilith yang berdiri melihat Rom sudah sadar pun tersenyum. Layla yang berada digendongan Lilith pun bergerak dan tangannya meraih kearah Rom.


"Papa... Papa...."


Lilith yang sudah lama mendengar Layla memanggil Rom sebagai Papa pun terbiasa. Lilith pun berjalan mendekati Rom yang duduk bersama Chaterine dan Kanna. Lilith melepas gendongannya dan membiarkan Layla berjalan sendiri mendekati Rom.


"Papa! Papa... Pappa...." Teriak Layla yang berlari menerjang Rom.


Rom yang mendengar seseorang memanggil pun mendongak kepalanya dan melihat Layla yang berlari kearahnya.


Buk-


"Papa...." Ucap Layla yang memeluk Rom dengan erat.


"Layla, jangan berlari seperti itu lagi. Nanti jatuh." Ucap Rom sambil mengelus kepala Layla.


Rom masih terkejut melihat perkembangan Layla. Dalam setahun beberapa bulan, Layla sudah bisa berjalan dan sekarang cukup fasih dalam berbicara. Rom sangat menyayangi Layla dan cukup meluangkan waktu latihannya digantikan dengan menemani Layla bermain bersama. Kadang Chaterine dan Kanna berhenti berlatih dan berkumpul menemani Layla bermain dan mengajarinya berbicara.


"Rom, Chaterine, dan Kanna. Ayo masuk kerumah. Disini sangat panas. Ayo ini sudah mau makan siang." Ucap Lilith lalu berbalik pergi.


Rein, Arnold dan Don yang duduk cukup dekat dengan Rom pun beranjak dari tempat duduknya dan pergi pulang kerumah.


Rom pun menggendong Layla yang masih memeluknya dan mengajak Chaterine dan Kanna pulang.


Author : *Untuk para pembaca yang sudah menunggu lama update cerita ini. Maaf ya hari itu udah up tapi ditolak sebab yah, ada adegan beceknya dan kurevisi dan ditolak lagi, jadi baru up semalam.


Juga author sedikit sibuk di RL jadi bersabarlah atau bisa ditumpuk dulu Chapter mendatang biar bisa baca sekaligus.


Mungkin kedepannya up tidak menentu tapi diusahain up kok. Jadi santuy aja*.


...----------------...


...๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž...


...โ„น๏ธ B E R S A M B U N G โ„น๏ธ...


...๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž...


...----------------...


Terima kasih sudah membaca novel saya.


Jangan sungkan tuk berikan saran atau kritikan kepada Author ๐Ÿ˜Ž


Jangan lupa tinggalkan :


Like ๐Ÿ‘


Komen ๐Ÿ’ฌ


Vote โœŒ๏ธ/Hadiah ๐Ÿ™


Rate โ˜…5


Dukung terus Author dan Novel 'System : Project M.A.I.'.


Enjoy ๐Ÿ˜


Romz ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ


๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ†–๐Ÿ†Ž๐Ÿ—ฟ


****************