
Setelah 4 tahun berlalu. Dalam 4 tahun ini Aku melakukan cocok tanam tingkat lanjut dengan Ibu. Sebenarnya waktu dikamar mandi tersebut Ibu membuat sihir yang mana menghalangi jalur telur rahimnya agar tidak hamil saat kami melakukan cocok tanam terlarang. Ibu berbohong tentang ia hamil saat Aku melakukan hal tersebut yang mana membuatku semangat.
Kami melakukan hal tersebut secara diam-diam apalagi dirumahku kini Ibu Ifrit dan Ibu Lilith serta Chaterine dan Kanna. Ayah pergi dari rumah karena Ibu melarangnya dan kini Ayah bersama dengan Paman Arnold dan Paman Don.
......................
Untuk MAI, Sistem milikku. Hah... Dirinya pun tertidur kembali untuk menyesuaikan diri dalam lingkungan Dunia Gaia ini yang mana berbeda dengan Bumi. Juga MAI menyebutkan untuk membuat sebuah sistem perlindungan yang mana para Dewa tak mengetahuinya.
MAI memberitahu bahwa Dewa yang menjaga Bumi sudah bangun dari tidurnya. Penyebabnya adalah karena Rom. Rom menciptakan sebuah sistem yang mungkin para Dewa juga miliki ketika mereka melakukan pemanggilan yang bisa disebut sebagai alat yang membantu orang yang dipanggil.
Aku pun terkejut mendengar perkataan MAI. Aku pun bertanya sekarang bagaimana keadaan Bumi. MAI menjawab Bumi sekarang sudah berubah. Dimana kini ada sebuah energi yang sama seperti Dunia Gaia dan para manusia mendapat berkat dan terpilih sebagai Player.
MAI juga memberitahu bahwa mungkin ini adalah Permaian para Dewa yang baru terbangun. Sebuah portal terbuka di Bumi layakany sebuah novel yang Tuan baca yang membuat manusia menjadi Hunter.
Dan juga tidak setiap manusia terpilih menjadi Player yang mendapat berkah dari Dewa. Tapi ada juga sebuah kejadian dimana beberapa Manusia yang tak terpilih menjadi Player dipanggil oleh Dewa dan dipindahkan ke Dunia Lain sepert Dunia Gaia.
Aku pun semakin terkejut dengan informasi yang MAI berikan. Berarti karena Aku para Dewa terbangun. Sudah pasti sebab Aku bisa hidup kembali tanpa bantuan mereka dan lagi Aku menciptakan sebuah Mahakarya yang hidup didalam diriku dan para Dewa tak mengetahui eksistensi seperti diriku.
Aku pun mulai khawatir dengan Illia yang masih berada di Bumi. Aku bertanya kepada MAI dan MAI menjawab tidak tahu dan tidak bisa mencari informasi sebab para Dewa menciptakan penghalang yang menghalangi orang asing melihat informasi manusia di Bumi. MAI pun berkata bahwa dirinya mendapat semua informasi ini secara khusus dan sebelum para Dewa terbangun dan penghalang aktif.
Aku pun menghela nafas dan MAI pun menghilang tertidur kembali dan MAI berkata bahwa ia akan bangun mungkin setahun lagi.
......................
Setahun Kemudian
Desa Magia,
19 Septemmber EPB522.
Pagi Hari
Ibu tidak pernah menyebutkan apapun hingga dimana Aku melihat kini perut Ibu membesar yang mana itu melahirkan. Aku yakin Ibu oasti melahir karena Ayah sebab Ibu pernah berbohong mengatakan ia terbuahi olehku saat di kamar mandi.
Aku pun cuek dan berlatih bersama Chaterine dan Kanna. Sedangkan Ibu Ifrit dan Ibu Lilith membantu Ibu dalam pekerjaan rumah dan memasak.
Ayah? Cih... Dirinya tak nampak dirumah bahkan kurasa dirinya tak mengetahui Ibu melahirkan. Paling cuma pulang dan beberapa waktu kemudian pergi bersama Paman Arnold dan Paman Don. Kadang dirumah terus yang mungkin mereka melakukan hal intens.
Dan akhirnya dimana Ibu sedang dalam proses persalinan...
Aku hanya bisa bermain diluar bersama Chaterine dan Kanna. Bahkan Ayah juga datang tapi kami tidak diperbolehkan masuk.
Ibu Ifrit dan Ibu Lilith ikut membantu dalam proses persalinan yang cukup lama.
Aku mendengar suara erang kesakitan Ibu yang membuatku khawatir. Bahkan Ayah berjalan bolak-balik didepan pintu rumah dengan tangan menutup mulutnya dan selalu mencubit-cubit dagunya.
Aku, Rom Steveins hanya bisa diam dan berharap Ibu dan Adikku selamat dan sehat. Jadi kusampingkan kekhawatiranku dan mengajak Chaterine dan Kanna menggambar wajah Orangtua masing-masing.
Setelah beberapa waktu, pintu terbuka dan seorang perawat datang memberitahu bahwa proses persalinan sudah selesai.
Aku langsung senang begitu juga dengan Ayahku. Aku langsung berlari dan mengajak Chaterine dan Kanna untuk ikut.
Kami masuk kedalam dan udara serta suasana disana cukut tertekan dan pengap karena ramai akan perawat ditambah kami.
Para perawat serta dokter yang melaksanakan proses persalinan ini adalah orang yang sama pada saat Aku dilahirkan.
Kami memasuki sebuah ruangan yang mana para perawat berkeluaran meninggalkan tempat dan hanya menyisakan dokter serta keluarga Sang Ibu yang melahirkan.
Ayah dan Aku masuk duluan dan melihat Ibu menggendong bayi yang kini menangis dipangkuannya.
Ayah langsung bergegas dan mencium kening Ibu. Tampak Ibu dan Ayah meneteskan air mata bahagia.
Aku hanya tersenyum. Melihat Ayah meminta Ibu untuk menggendong bayi tersebut pun di izinkan. Dan ternyata bayi itu makin menangis melihat wajah Ayah. Masih lumayan jika Ibu menggendong sebab bayi yang merupakan Adikku hanya menangis pelan.
Aku tertawa dan menarik baju Ayahku. Lalu menyuruhnya untuk memberikan bayi tersebut kepadaku untuk digendong.
Ayah menatap Ibu dan Ibu menganggung dan menatapku dengan hangat dan senyum lebar. Melihat Ibu menatapku dan senyum yang ia berikan membuat suatu perasaan aneh tapi Aku mengerti yang dimaksud Ibu.
Aku menggendong bayi yang merupakan Adikku... tidak, Ibu sudah memberi isyarat bahwa bayi yang kini kugendong merupakan Anakku.
Ayah yang melihat ini terlihat kecewa dan kesal entah kenapa saat Aku lahir seperti itu juga dan kini Adikku yang merupakan Anakku begitu juga kepada Ayah.
Ibu pun tertawa dan meneteskan air mata melihat Anaknya yang baru lahir tertawa membuat beban dan kesakitan yang dialaminya pun sirna. Perlahan Ibu mulai menutup mata membuat kami sangat terkejut.
Deg...
Jantungku berhenti berdetak dan langsung meneteskan air mata. Aku mendekati kasur tempat Ibu berada dan Ayah segera memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Ibu.
Chaterine dan Kanna yang melihat ini pun langsung memeluk Ibunya sendiri. Ifrit dan Lilith pun terkejut dan mencoba mengedarkan Mana-nya kedalam tubuh Lilya dan gagal.
Dokter tersebut datang dan memeriksa keadaan Ibu. Kami semua terdiam dan hanya berharap semua baik-baik saja.
Dokter tersebut melakukan hal sama dengan menyalurkan Mana-nya dengan menyentuh dada kiri Ibu. Dokter tersebut menggelengkan kepala dan berpindah tempat dimana daerah ************ Ibu.
Dokter tersebut memasukkan jari telunjuknya dibibir surgawi Ibu dan menyalurkan Mana-nya. Terlihat Dokter tersebut kelelahan dan keringat bercucuran. Ifrit dan Lilith pun membantu Dokter tersebut dengan menyukbangkan Mana mereka kepada Dokter tersebut.
Beberapa waktu kemudian Dokter tersebut berdiri dan menundukkan kepalanya. Dokter tersebut agak lama menundukkan kepala. Aku merasakan firasat buruk tentang ini. Dan tiba-tiba Dokter tersebut mengangkat kepalanya dan menggeleng pelan.
Ayah langsung menangis begitu juga denganku tapi Aku menahan suaraku agar bayi yang kugendong tidak menangis lagi.
Aku keluar membawa bayi yanga mana Dia adalah Adikku sekaligus Anakku. Aku berjalan agak cepat meninggalkan temptlat tersebut hingga sampai di halaman rumah.
Air mataku pun menetes mengenai wajah bayi tersebut yang mana masih ingin meraih wajahku. Aku mengusap air mataku dan mengelap air mata yang jatuh diwajah Anakku. Yah, sekarang Aku menyebutkannya Anakku dan mungkin ke orang lainn Aku menyebutnya Adikku.
Aku mendekatkan wajahku dan Anakku memegangi wajahku dan tertawa. Seketika mata bayi tersebut seperti berasap hitam sama seperti diriku ketika mengalami perasaang yang bergejolak.
Dan tiba-tiba Badut Iblis yang ada dalam jiwa ku berkata "Dia sangat mirip denganmu serta Ibumu... Rambut hitam, wajah mirip Lilya, Mata biru gelap seperti gabungan dari Lilya, Kamu dan Illia? Dan kekuatanmu juga mengalir ditubuhnya."
"Apa itu kekuatan Kehampaan milikku?" Tanya Rom kepada Badut Iblisnya.
"Tentu. Bisa kukatakan bahwa Kau seorang Dewa. Mungkin Kau mati dan hidup dan terlahir lagi di Kehampaan. Bagaimanapun sepertinya Kau lebih layak disebut Mahluk Agung? Manusia Abnormal? Eksistensi yang harus dimusnahkan."
"Aku hanya memberitahumu. Anak ini yang membunuh Ibumu...."
...----------------...
...๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐...
...โน๏ธ B E R S A M B U N G โน๏ธ...
...๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐...
...----------------...
Terima kasih sudah membaca novel saya.
Jangan sungkan tuk berikan saran atau kritikan kepada Author ๐
Jangan lupa tinggalkan :
Like ๐
Komen ๐ฌ
Vote โ๏ธ/Hadiah ๐
Rate โ 5
Dukung terus Author dan Novel 'System : Project M.A.I.'.
Enjoy ๐
Romz ๐ฎ๐ฉ
๐๐๐๐๐ฟ
...****************...