
"Ka....kau bagaimana bisa kecepatanmu seperti itu?"kata gadis tersebut.
Ray Xray Xia yang mendengar itu kaget karena tidak menyangka kalau kecepatannya akan sangat cepat walaupun dia tidak menggunakan sepersen pun kekuatannya hanya mengandalkan fisiknya.
"Ah....mungkin karena sepatu yang aku pakai hari ini."jawab Ray Xray Xia tenang sambil mencari alasan yang tepat.
Gadis itu menatap Ray Xray Xia penuh selidik untuk melihat apakah dia berbohong atau tidak namun karena Ray Xray Xia sudah mengetahui kalau dia sedang di selidik hanya berdiri dengan tenang.
Karena dirinya tidak menemukan adanya kebohongan langsung mempercayai apa yang dibilang Ray Xray Xia serta alasan bahwa dia adalah orang terlemah di angkatan kali ini jadi tidak mungkin kecepatannya seperti tadi kecuali memakai sebuah peralatan khusus.
Note:haduh yang cowoknya kurang ajar yang ceweknya bodohnya minta ampun,haiz emang pasang yang cocok.
"Oh ya siapa namamu?"tanya gadis tersebut.
"Hai hai pakai etika dong,perkenalkan diri lo dulu baru nanya nama orang.Emangnya kamu tidak pernah di ajarin etika hah percuma lo kuat kalau tidak punya sopan santun."ocehan Ray Xray Xia yang bikin kesel siapapun.
"Grr....haiz ok perkenalkan namaku Elyptica Erithia."balas gadis tersebut yang bernama Elyptica Erithia.
"Oh seharusnya kamu sudah tahu siapa namaku kan."sahut Ray Xray Xia simpel dan santai.
"Jika aku tahu mana mungkin akan nanya bodoh."teriak Elyptica Erithia dengan marah besar kepada Ray Xray Xia.
"ho ho,Aku bodoh kamu buta jelas-jelas saat ujian tertulis kata n.a.m.e name apa kamu nggak lihat aduh parah."jelas Ray Xray Xia.
Saat mendengar itu Elyptica Erithia mau marah tapi apa yang dikatakannya memang benar kalau saat pengujian memang tertulis namanya namun saat itu dia tidak melihatnya.
"Emm saat itu mungkin....."kata Elyptica Erithia yang berhenti karena langsung dipotong oleh Ray Xray Xia.
"Saat itu kamu nggak ngelihat karena nggak nyangka kalau kamu berhasil menyembunyikan kekuatanmu kan."sahut Ray Xray Xia membuatnya tak bisa berkata apa-apa lagi.
'Kelihatannya apa yang ku bicaraanin benar dia mempunyai teknik penyembunyian kekuatan seperti ku,tapi kelihatannya lebih kuat aku suka itu.'gumam Ray Xray Xia.
Ketika wajah gadis tersebut menjadi muram karena sepertinya tebakannya yang Ray Xray Xia katakan benar adanya.
"Ba...bagaimana mungkin!Eh,tidak apa yang kamu katakan bagaimana mungkin aku menyembunyikan kekuatanku."perkataan Elyptica Erithia yang sedikit gugup.
"Hihihi....mungkin aku yang terlalu banyak pikiran aku akan pergi kekelas dulu."katanya dan langsung keluat dari ruangan tersebut meninggalkan Ray Xray Xia sendiri.
Setelah Elyptica Erithia pergi dia langsung mengganti pakainnya dan segera keluar menuju ke kelasnya.Akhirnya setelah beberapa menit dia sampai juga di pintu kelas dan membukanya Krek.....
"Kamu baru datang ya,murid baru berani sekali sudah telat ya."suara seorang pria.
"Hyek....suara ini......kakak Perez."kata Ray Xray Xia sambil menenggok keatas.
Orang yang ada di depan Ray Xray Xia sekarang adalah kakaknya sendiri yaitu Ray Perez yang juga wali kelas serta gurunya di kelas F.
"Ok karena kamu berani telat di hari pertama nanti kamu masuk ke ruanganku saat waktu istirahat."tegas Ray Perez ke Ray Xray Xia.
Ray Xray Xia hanya bisa menggertakkan giginya karena saat dia tidak mau melihat orang-orang dari keluarga Ray malahan sekarang kakaknya yang dilihatnya.
Karena misinya yang disuruh menyembunyikan kekuatannya hanya bisa mengepalkan tangannya dan segera menuju ke tempat duduknya.
'Hah tak kusangka orang dari keluarga Ray yang kulihat adalah kakakku sendiri Ray Perez.'pikir Ray Xray Xia.
Pembelajaran dimulai dan berjalan dengan lancar,namun Ray Xray Xia yang merasa pembelajarannya sangat membosankan hanya tidur saja dari awal.
Elyptica Erithia yang melihat Ray Xray Xia yang sedang tertidur pulas memiliki pemikiran untuk membalas dendam karena hal-hal yang terjadi padanya tadi.Dia mengangkat tangan kanannya dan menampar Ray Xray Xia di pipinya dengan keras sampai merah Plak.....
"Awh....Apa-apaan kamu menamparku saat tidur."teriak Ray Xray Xia sambil berdiri dan memukul mejanya dengan keras yang membuat semua orang kaget dan langsung menoleh kearahnya.
Ray Perez yang mendengar murid sekaligus adiknya itu membuat keonaran merasa kesal
dan segera memberikan tatapan tajam kepadanya dan bilang.
"Dan karena kamu membuat kegaduhan di dalam kelas akan aku berikan tambahan hukuman yaitu membersihkan semua toilet di semua Akademi."kata Ray Perez.
"Haah........Apaaaaaa.....!"teriak Ray Xray Xia yang terdengar sampai di luar kelas.