
Suara perempuan tersebut adalah Ray Diana yang merupakan kakak kedua dari Ray Xray Xia.Dia memiliki sifat yang tegas dan lembut pada keluargannya,namun juga sedikit ceroboh.
Keadaan disana menjadi hening dan cangung karena tidak ada yang berbicara,saat Ray Perez ingin memulai pembicaraan agar suasana menjadi cair,namun seketika Ray Xray Xia berbicara terlebih dahulu.
"Kalau tidak ada hal yang ingin dibicarakan aku akan pergi terlebih dahulu."ucap Ray Xray Xia dengan nada dingin.
Dan saat itu juga dirinya segera membalikan badannya ingin pergi dari sana,namun sebelum dirinya melangkah lebih jauh tangannya ditarik oleh seseorang yang ternyata dia adalah Elyptica Erithia.
"Hai,apa yang kamu lakukan,aku ingin pergi." ucap Ray Xray Xia dengan nada marah.
"Diam dulu dan dengarkan apa yang ingin mereka katakan."betak Elyptica Erithia kepada Ray Xray Xia.
"Huh....apa yang akan kalian bucarakan."ucap Ray Xray Xia sambil menghela nafas.
"Sebelum itu bisakah kamu mengguanakan ruang Kegelapan terlebih dahulu."balas Ray Perez.
Tanpa menunggu waktu lebih lama lagi Ray Xray Xia segera mengeluarkan sebuah asap gelap dari bawah kakinya dan terus muncul hingga menutupi seluruh ruangan.
Elyptica Erithia yang melihat itu terkejut dan binggung pasalnya Elemen yang dipunyai oleh Ray Xray Xia bukannya adalah Racun kenapa dia bisa memakai teknik Elemen Kegelapan.
Ray Xray Xia yang melihat keterkejutan Elyptica Erithia segera menjelaskan singkat identitas aslinya.
"Namaku Ray Xray Xia,tuan muda ketiga di keluraga Ray serta pemilik tubuh semua Elemen."jelas Ray Xray Xia yang masih mengeluarkan tekniknya.
Kemudian asap gelap tersebut segera membentuk sebuah ruangan yang sangat gelap dan membuat mereka susah untuk melihat sekitar.
Setelah itu Ray Xray Xia menggunakan Elemen Apinya yang berwarna hitam yang kemudian berubah menjadi putih biru dan terakhir berwarna merah dan menerangi seluruh ruangan Kegelapan itu.Setelah mereka bisa melihat Ray Xray Xia segera membuka pembicaraannya.
Note:sedikit penjelasan,aku tadi lagi searching-searching untuk mencari api paling panas dan menemukan hal yang menurutku bagus untuk dijelaskan.Bahwa yang membuat kehidupan dibumi ini berasal dari api hitam berukuran semut dari penjaga neraka yang di dinginkan selama 350 ribu tahun dan berubah warna menjadi Hitam-Putih-Biru-Merah.
"Sekarang tidak akan ada yang menguping pembicaraan kita sama sekali."kata Ray Xray Xia.
Kemudian Ray Diana tiba-tiba mengeluarkan sebuah aura yang sangat kuat dan membuat Ray Xray Xia sedikit mengangkat alisnya penasaran.Tidak lama kemudian muncul sebuah Spirit dengan diselimuti aura angin yang tenang yaitu Manusia Bersayap atau Polip sebut saja Rafael.
"Spirit takdir."ucap Ray Xray Xia yang melihat itu dan mengejutkan Elyptica Erithia.
Dan tidak berselang lama sebuah aura yang kuat lagi tiba-tiba muncul dari tubuh Elyptica Erithia dan mengeluarkan Spiritnya yang diselimuti percikan Api yaitu Permaisuri Rubah Api sebut aja Kitsune.
Kemudian kedua Spirit tersebut melirik kearah Ray Xray Xia dan segera berbicara.
Aura yang lebih kuat dari kedua Spirit tadi keluar dari tubuh Ray Xray Xia dan muncul Spirit yang di selimuti dengan Kegelapan yang pekat yaitu adalah Spirit takdir milik Ray Xray Xia yaitu Malaikat Penyabut Nyawa atau Reaper.
"Ternyata benar-benar kau Reaper tetapi kenapa pada anak laki-laki ini."ucap Kitsune.
"Bukannya kamu sudah mempunyai pemilik." lanjut Rafael sambil menatap Ray Xray Xia.
"Kenapa kamu menatap kearahku,mana aku tahu alasannya biar Reaper saja yang menjelaskannya."ucap Ray Xray Xia dengan nada sedikit kesal karena ditatap.
Kedua Spirit tersebut terkejut karena Ray Xray Xia masih mempunyai kesadaran walaupun telah mengeluarkan Spiritnya.Pasalnya seseorang yang mempunyai Spirit takdir akan berada dibawah kendali Spirit tersebut.
"Ba-bagaimana bisa...."kata kedua Spirit tersebut yang masih tak percaya dengan apa yang mereka lihat.
"Kalian pasti tidak usah terkejut,anak ini benar-benar berbeda.Selain mempunyai tubuh semua Elemen dirinya juga mempunyai Spirit yang belum pernah diketahui yaitu Phoenix Api Neraka."jelas Reaper.
Kemudian Reaper juga menjelaskan kenapa dia bisa terjebak ditubuh Ray Xray Xia dan apa yang terjadi dengan pemiliknya dulu.
Setelah selesai mereka ingin segera masuk kedalam tubuh miliknya masing-masing, namun sebelum itu Ray Xray Xia segera mengigatkan untuk rahasia yang ada didalam tububnya itu agar kekuatan aslinya tidak diketahui semua orang.
Setelah semua Spirit tersebut kembali kepada pemiliknya masing-masing,Ray Diana dan Elyptica Erithia segera kesadarannya kembali.
Ray Xray Xia juga segera menarik tekniknya tersebut setelah melihat keduanya tersandar. Setelah teknik tersebut menghilang terlihat Ray Perez yang sedang duduk tenang di kursinya.
Yah,karena Ray Xray Xia merasa Ray Perez yang tidak akan kuat menahan tekanan dari ketiga Spirit itu segera mengeluarkannya dari ruangan Kegelapan.
Karena setelah merasa semuanya telah selesai dia segera pergi dari ruangan tersebut dan meninggalkan Elyptica Erithia yang masih dalam kebingungan untuk menuju keasramanya untuk tidur.
Setelah sampai dia segera membuka pintu kamarnya segera dia ingin menjatuhkan dirinya kekasur,tetapi terhenti karena melihat sebuah surat serta foto.
Untuk pertama dia membaca tulisan yang ada di kasurnya itu.
"Apa kamu menyukai hadiah yang kukirim."
Setelah membaca surat tersebut Ray Xray Xia mengerutkan alisnya karena bingung dengan maksud dari surat tersebut dan segera melihat foto yang juga tergeletak di kasurnya.
"I.....ini."ucap Ray Xray Xia.