
Di perjalanan menuju ke Akademi,Via Tania yang baru pertama kali naik mobil terus bicara tanpa henti dan membuat Ray Xray Xia merasa kesal.
"Haiz....Kane nanti didepan itu kamu berhentikan mobilnya aku akan berjalan kaki menuju Akademi."ucap Ray Xray Xia.
"Baik boss Xia."jawab Kane dengan sopan.
Setelah sampai di sebuah perempatan Ray Xray Xia segera turun dan sebelum mobilnya pergi dia memberikan pesan kepada Via Tania untuk tidak terlalu menarik perhatian.
"Ingat ini setelah kamu berada di Akademi jangan pernah menarik perhatian siapapun disana."ingat Ray Xray Xia yang kemudian langsung pergi.
"Ba...baik tuan muda."kata Via Tania yang masih bingung maksud Ray Xray Xia sebenarnya.
Setelah Ray Xray Xia segera menghilang dengan cepat dari padangan keduanya,segera Kane mengemydikan mobil tersebut menuju ke Akademi yang masih jauh sekitar 5 Km jaraknya.
Di perjalanan Via Tania bertanya maksud dari Ray Xray Xia yang menyuruhnya tidak terlalu mencolok.
"Kane,apa maksud tuan muda dari menyuruh ku tidak mencolok,kan aku belum mempunyai kemampuan yang hebat."tanya Via Tania penasaran.
"Oh itu maksudnya dari boss menyuruh kamu jangan terlalu meebar pesona kesana kemari atau akan menyusahkan boss Xia."jelas Kane yang mengerti maksud Ray Xray Xia.
"Mana mungkin aku akan tebar pesona kepada pria lain,cuma tuan muda yang pantas menerima pesonaku."sahut Via Tania mengembungkan pipinya.
"Seperti prediksi boss Xia."ucap Kane.
"Tapi kenapa tuan muda menyuruhku tidak menarik perhatian kalau sudah mengetahui aku tidak akan melakukannya."tanya Via Tania setelah mendengar perkataan Kane.
'Yah karena kamu adalah tunanganya jika tidak dia mana mungkin peduli kamu akan menarik perhatian atau tidak.'batin Kane sambil memalingkan wajahnya melihat kedepan.
Di sisi lain Ray Xray Xia telah sampai di Akademi hanya dalam waktu 5 detik dalam jarak tempuh 5 Km yang bisa dikatakan dirinya sangat cepat..
'Tak kusangka kecepatannku secepat ini benar-benar.....mengecewakan aku harus berlatih lagi agar lebih cepat seperti dulu.'pikir Ray Xray Xia.
Setelah kekecewaan tersebut Ray Xray Xia jadi tidak mempunyai mood untuk masuk kedalam kelas,dan diapun memutuskan untuk kembali keasrama untuk tidur yang pulas sebelum memulai hari yang keras.
Sesampainya disana dia langsung masuk kedalam kamarnya dan segera melompat kekasurnya dan tertidur pulas disana sampai malam pun menjelang.
Ketika Elyptica Erithia melihat Ray Xray Xia sedang tidur dia menghela nafas lega dan langsung menghampirnya serta membangunkannya dari tidur nyenyaknya.
Saat Ray Xray Xia bangun dia membuat ekspresi kesal karena ada orang yang berani menggangunya saat tidur dan ingin menyerangnya,tetapi terhenti saat dirinya melihat sosok yang tidak asing berada didepannya.
"Eh,kamu ku kira orang lain."ucap Ray Xray Xia dengan tangannya yang bersiap ingin menyerang.
"Apa jika bukan aku kamu langsung menyerangnya atau bahkan membunuhnya begitu."kata Elyptica Erithia yang membuat Ray Xray Xia tidak bisa berkata-kata lagi.
"Emm....jadi kenapa kamu membangunkanku saat tidur nyenyak dan kuminta kamu benar-benar memberikan alasan yang sangat tetap dan tidak membuat ku bosan."uvao Ray Xray Xia dengan tatapan membunuh.
"Ti....tidak kalau begitu ikutin aku kesuatu tempat."ucap Elyptica Erithia yang langsung menarik Ray Xray Xia keluar kamar asrama menuju kesuatu tempat.
Setelah berjalan sedikit lama akhirnya keduanya sampai di suatu ruangan yang ternyata adalah milik Ray Perez kakak tertua Ray Xray Xia.Dia yang melihat Elyptica Erithia membawanya ketempat orang yang tidak ingin dia temui langsung mengerutkan alisnya.
"Kenapa kamu membawaku kesini apa kamu bersekongkol dengan mereka."tanya Ray Xray Xia penuh waspada agar tidak terjadi hal yang tidak terduga.
"Xray kenapa kamu kelihatan tidak suka berada disini,apakah benar kamu marah kepada mereka karena mereka lebih kuat dari pada kamu,jadi itu memang benar tenyata kamu orangnya irinya,tak kusangka anakku mempunyai ayah yang seperti ini."oceh Elyptica Erithia yang membuat Ray Xray Xia jadi bingung.
"Hah lemah apa maksudmu."kata Ray Xray Xia kepada Elyptica Erithia.
"Apa kamu pura-pura nggak tahu,kamu pergi dari keluarga Ray karena merasa dirimu lemah dan iri kepada kakakmu yang hebat kan."balas Elyptica Erithia dengan tatapan sinis.
'Kelihatanya mereka membuat alasan seperti ini,tapi yang mohon alasannya yang bagus sedikit napa.Lemah,jika bukan karena master aku juga ogah menekan kekuatanku ketahap rendah seperti itu.'pikir Ray Xray Xia.
"Ya udah kita bahas itu nanti sekarang lebih baik masuk dulu."kata Ray Xray Xia menarik Elyotica Erithia masuk.
Saat Ray Xray Xia membuka pintunya terlihat dua sosok yang berbeda kelamin yaitu perempuan dan laki-laki yang juga ternyata mereka adalah....
"Lama sekali kamu datang...."ucap Ray Diana.
"Ka....kakak kedua."kata Ray Xray Xia terkejut.