
Ray Xray Xia yang marah terhadap Elyptica Erithia karena dia ingin mengugurkan anaknya,dia pun pergi ke tempat parkir rumah sakit dengan amarah.
(Benar-benar hal yang tidak terduga.Karena kehamilannya aku jadi tidak perlu bertarung dengannya di pemilihan perwakilan Kelas F untuk pertarungan tahunan)Ray Xray Xia.
Ray Perez dan Elyptica Erithia yang sudah selesai melakukan pembayaran perawatan, segera pergi ke parkiaran untuk menemui Ray Xray Xia.
"Akhirnya mereka datang,.....Eh,yang di belakang itu.Sial."Ray Xray Xia.
Ray Xray Xia tanpa sadar melihat orang yang misterius mengawasi mereka,dan dia sekarang ingin menyerang Elyptica Erithia.Karena Ray Xray Xia tidak ingin orang lain ikut terluka dalam masalahnya,dia segera keluar dan menghalau serangan itu.
"Akh..."Ray Xray Xia.
"Xray Xia"
Ray Perez dan Elyptica Erithia kaget melihat Ray Xray Xia yang menghalau serangan.
"Apa kau baik-baik saja Xia."Elyptica Erithia.
"O...oke,tetapi orang itu."Ray Xray Xia.
"Aku yang akan mengejarnya."Ray Perez.
Ray Perez pun segera berlari untuk mengejar orang itu dan Elyptica Erithia membawa Ray Xray Xia kembali ke mobil.
"Kita harus segera pergi."Ray Xray Xia.
"Kita tidak mununggu guru."Elyptica Erithia.
"Bodoh,mereka kesini mengejarku."Ray Xray Xia.
"Eh,kalau begitu kita ke Akademi."Elyptica Erithia.
"Jangan,mereka pasti akan menyerang kita ditengah perjalanan menuju ke Akademi."Ray Xray Xia.
"Lalu kita kemana."Elyptica Erithia.
"Ah,akau tahu kita harus kemana."Ray Xray Xia.
Ray Xray Xia mengeluarkan GPS dari kantongnya dan mencari rute paling aman menuju ke villanya dan Elyptica Erithia sambil mengemudi.
"Eh,bukankah ini tempat..."Elyptica Erithia.
"Yah,aku tinggal di sana."Ray Xray Xia.
"Bukankah disana tidak ada perumahan selain satu villa milik si"X" sang penguasa dunia bawah.Jangan-jangan kamu..."Elyptica Erithia.
"Benar,aku adalah..."Ray Xray Xia.
"Salah satu pekerja disana."Elyptica Erithia.
"Eh..."Ray Xray Xia.
"Kamu bekerja sebagai apa?supir,penjaga rumah atau koki?apa pernah melihat orang itu?"Elyptica Erithia.
(Apa di matanya aku seburuk itu ya,tidak bisakah kau menayakan seperti seorang asistennya gitu)Ray Xray Xia.
"Bukan,aku jadi pelayan disana."Ray Xray Xia.
"Kamu jadi pelayan,lumayan.Pasti pelayan level rendah kan,hehe."Elyptica Erithia.
"Bukan,salah satu dari kepala pelayan disana." Ray Xray Xia sambil menahan amarah.
(Kan benar,di matanya aku seburuk itu)Ray Xray Xia.
Mereka saling berbincang di sepajang jalan, dan pada akhirnya mereka telah memasuki wilayah villa Ray Xray Xia dan orang yang mengikuti mereka juga sudah tidak terlihat.
"Ah,akhirnya sudah sampai."Ray Xray Xia.
"Ini,besar sekali."Elyptica Erithia.
"Oke,kamu tidak ikut masuk."Ray Xray Xia.
"Haha,kamu cuma kepala pelayan di sini. Bagaimana kamu bisa punya wewenang untuk menyuruh orang asing masuk."Elyptica Erithia.
"Hehe,tetapi aku juga di perbolehkan untuk bawa orang masuk."Ray Xray Xia sambil menahan marah.
"Kelihatanya pemilik villa ini baik sekali, bahkan baik pada pelayannya."Elyptica Erithia.
"Be...betul."Ray Xray Xia.
(Benar-benar kesal di bikinnya,mulutnya pedas sekali.Walaupun dia memujiku tetapi dia juga sedang menyindirku)Ray Xray Xia.
"Ah,tidak lah.Aku mau mencari guru dan kembali ke Akademi."Elyptica Erithia.
"Oke.Oh ya,sekalian minta ijin aku akan tidak masuk kelas 1 minggu ini."Ray Xray Xia.
"Ya."Elyptica Erithia.
"Dan juga jaga kesehatanmu agar bayinya sehat."Ray Xray Xia.
"Hng."Elyptica Erithia.
"Brum"
Suara mobil yang mengebut.
"Gila nih perempuan,tetapi menarik juga."Ray Xray Xia.
("Mirip orang itu kan")Reaper.
"Yep,benar.....Apa kamu bilang."Ray Xray Xia.
("Haha,kamu tidak berubah sama sekali.Kamu juga harus berterima kasih padaku karena telah membantumu menjadi akrab dengannya.")Reaper.
"Okelah itu semua karenamu telah mengurangi sainganku satu orang."Ray Xray Xia.
("Hmp,kata dari mulut tidak sesuai dengan hati.")Reaper.
"Ah udahlah aku mau masuk dulu."Ray Xray Xia.
("Huh benar-benar.")Reaper.
Ray Xray Xia masuk ke villanya sambil tersenyum,apa maksud dari senyumanya itu. Dan yang paling mengagetkan adalah Ray Xray Xia ternyata telah akrab dengan Spiritnya yaitu Reaper,apa tujuannya mengamuk saat di Akademi itu.
Bersambung